Habib Hanif Al-Athos (selanjutnya disebut Hanif), di Banten, menganulir hipotesanya tentang nama-nama keluarga Ba Alawi Bani Jadid yang ada dalam kitab Al-Suluk karya Al-Janadi (w.732 H). Menurut Hanif, hipotesanya, yang termuat dalam tulisannya “Bingkisan Lebaran Untuk Imaduddin Utsman”, mengenai nama-nama yang ada dalam kitab Al-Suluk, salah. Sebelum penulis melanjutkan penjelasan, penulis akan terangkan kronologisnya terlebih...
Menarik. Mungkin untuk pertama kali diadakan di Banten, sebuah debat terbuka mengenai suatu masalah yang melibatkan para “kiai sepuh”. Dalam debat itu, penulis mengirim tulisan berisi narasi hipotesa penulis tentang terputus dan tertolaknya nasab Ba Alawi, untuk dicarikan penyelesaian dan jawabannya. Apakah debat itu mampu untuk mencari penyelesaian dan jawabannya? sebelumnya, berikut ini, tulisan penulis...
Alhamdulillah tanpa rencana sebelumnya, penulis bisa bertemu dengan Kiai Budi Harjono dan istrinya Umi Siti Rohmah di kediamannya Bulusan Tembalang Semarang. Sabtu pagi (26/8/2023) penulis punya niatan menggunakan puisi-puisi Kiai Budi untuk jadi bahan tulisan dan bahan video di media sosial. Penulis menyapa Kiai lewat WhatsApp kebetulan centang satu. WA tersebut penulis teruskan ke istri...
Gus Rumail berdusta, tanpa tanda kutip, ketika menyatakan penulis mengatakan “nasab Ba Alawi hanya di itsbat mimpi-mimpi”. Kenyataannya, dalam tulisan penulis, tidak pernah ada kata “hanya”. Sebelum mengutip tulisan Muhammad Khirid tentang di itsbatnya nasab Ba Alawi oleh mimpi-mimpi, penulis telah mengutip tulisan Muhammad Khirid tentang usaha Ali Ba jadid mengitsbat nasabnya ke Irak kehadapan...
Belakangan ada informasi seputar proklamasi kemerdekaan Indonesia 1945, sarat akan pemelintiran sejarah dari oknum yang penyampaiannya selalu subyektif, tendensius. Bahkan bermaksud menghilangkan jasa dari bapak pendiri bangsa yang kebetulan beda keyakinan. Seolah terjadinya peristiwa hebat dalam sepanjang sejarah Indonesia itu tidak ada peran orang lain yang diduga berbeda suku dan agama tersebut. Ini sangat memprihatinkan...
Setelah dilakukan diskusi dan bedah nasab, baik dari Kajian : Dan dihadiri oleh banyak tokoh lintas keturunan Walisongo dan terutama keturunan langsung Sunan Gunung Jati. Baik dari beberapa keturunan Kesultanan Cirebon dan beberapa Keturunan dari Kesultanan Banten, maupun daerah lainnya seperti Purwakarta, Sukabumi & Garut. Mereka yang hadir ketika disampaikan kesimpulan : Maka setelah berdiskusi...
Setelah dilakukan diskusi dan bedah nasab, baik dari Kajian : Dan dihadiri oleh banyak tokoh lintas keturunan Walisongo dan terutama keturunan langsung Sunan Gunung Jati. Baik dari beberapa keturunan Kesultanan Cirebon dan beberapa Keturunan dari Kesultanan Banten, maupun daerah lainnya seperti Purwakarta, Sukabumi & Garut. Mereka yang hadir ketika disampaikan kesimpulan : Maka setelah berdiskusi...
Habib Rumail Assegaf (HRA) mengatakan: “Kitab itu berjudul Al-Jauhar Al-Syafaf yang ditulis oleh Al-Khatib yang wafat pada tahun 724 H…” HRA, sebagai seorang historian, Penulis yakin, telah mempunyai kesimpulan yang sama dengan penulis tentang nasab Ba Alawi ini. Tetapi, nampaknya, ia ingin berselancar terlebih dahulu dalam diskursus yang menantang ini. Ditambah, Ia tidak ingin kokohnya...
Muhammad Al-Azraq disebut Kiai Hannan sebagai kakek baru bagi Alawi. Yang demikian itu, menurutnya, terdapat dalam suatu manuskrip yang menjelaskan tentang sub-geneologi Ba Alawi dari keluarga Al-Haddad. Menurutnya, Alawi adalah anak Isa Arrumi bin Muhammad Al-Akbar Al-Azraq bin Isa Al-Naqib bin Muhammad Al-Naqib bin Ali-Al-Uraidi. Tetapi, jalur nasab inipun ternyata “deadlock”. Dalam kitab-kitab nasab, Isa...