Dalam bukunya: “Islam, Kolonialisme dan Zaman Modern di Hindia-Belanda, Nico J.G. Kaptein –seorang akademisi dan pakar studi Islam terkemuka asal Belanda yang memiliki fokus mendalam pada perkembangan Islam di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia– menyatakan bahwa jabatan “Mufti” yang disandang Usman bin Yahya bukan begitu saja diberikan oleh penjajah, tetapi karena Usman bin Yahya beberapa...
Oleh: Imaduddin Utsman Al-bantani Kiai Raden Mas Muhammad Salim bin Kiai Raden Mas Muhammad Mughni (Kiai Salim) yang beralamat di Pondok pesantren Bumi Sholawat Kanjeng sunan Ampel Jl Arda menawi rt06/07 Rawajaya bantarsari Cilacap –pemilik ratusan manuskrip peninggalan Walisongo terutama Sunan Ampel Ali Rahmatullah– bersedia memperlihatkan kepada penulis dan rombongan (termausk Raden Tubagus Mogy Nurfadil)...
Oleh: TB. M. Nurfadhil Satya Al Bantani Pada Rabu, 15 April 2026, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani bersama saya berkesempatan bersilaturahmi kepada KH. Salim Cilacap, salah satu trah dan ahli waris Kanjeng Sunan Ampel. Pertemuan ini menjadi momen penting karena mengungkap berbagai manuskrip dan data autentik primer yang sezaman dengan era Kanjeng Sunan Ampel beserta anak...
Oleh: TB. M. Nurfadhil Satya Dalam buku Sejarah Tahlil keluaran tahun 2013 yang dikutip oleh NU Online dalam artikel: https://www.nu.or.id/pustaka/sejarah-tahlil-JPnpB, diulas siapa sosok yang dianggap pertama kali menyusun rangkaian bacaan tahlil dan mentradisikannya. Menurut penulis buku itu, sejarah tahlil telah dibahas dalam forum Bahtsul Masail oleh para Kyai Thariqah Jatman kala itu (pada masa tahun...
Oleh Rifky J. Baswara Setelah para peneliti Indonesia berhasil membongkar kepalsuan nasab kelompok Ba’alwi (habaib) yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW dan telah terbukti bahwa sama sekali mereka bukan keturunan Nabi secara ilmiyah, kini para peneliti bergeser meneliti berbagai macam klaim kelompok Ba’alwi terhadap sejarah masuknya Islam di Indonesia dan sejarah kemerdekaan Indonesia. Abdurrahman...
Oleh: Rifky J Baswara Setelah gagal sebagai cucu Muhammad SAW, Riziq Syihab kini mengaku sebagai cucunya Si Pitung. Lagi-lagi klaimnya tanpa ditunjang oleh sumber sejarah. Sama seperti klaim kelompok Baalwi bahwa mereka keturunan Nabi yang telah terbukti kepalsuannya. Bahkan kini telah terbongkar, bahwa kelompok Baalwi, jangankan sebagai keturunan Nabi, orang Arab saja bukan. Klaim Rizieq...
Dalam ilmu Mantiq, klaim bahwa Haplogroup G adalah sepupu garis laki-laki dari Haplogroup J1 dari kakek bersama Sayidina Ali (1400 tahun yang silam) merupakan sebuah kemustahilan. Secara spesifik, dalam terminologi Mantiq, hal ini disebut dengan Ijtima’ al-Naqidayn ( Pertemuan dua hal yang saling kontradiksi). Ini merupakan hukum kemustahilan paling dasar dalam logika. Haplogroup J1 tercipta...
Pernyataan tegas disampaikan Pengasuh pesantren Nadwatul Ummah Buntet Cirebon, DR. K.H. Abbas Bili Yahsyi tentang klaim Riziq Syihab bahwa para habib adalah penyebar Islam di Indonesia. Menurut Abbas, Klan Habib Ba’alwi telah membelokan sejarah penyebar Islam di Indonesia. Menurutnya, Klan Habib Ba’alwi sengaja menulis banyak buku tentang bahwa penyebar Islam di Indonesia adalah Klan Ba’alwi...
Sejarawan Indonesia Prof. Dr. Anhar Gonggong dengan tegas meminta masyarakat tidak mempercayai klaim-klaim historis palsu yang menyebut adanya peran seorang “Habib” dalam penentuan waktu maupun proses Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, klaim semacam itu tidak memiliki dasar sumber sejarah, tidak bisa dipertanggungjawabkan, dan berpotensi menyesatkan publik. Prof. Anhar menekankan bahwa berbicara sejarah tidak boleh asal bicara,...
Di zaman kita ini, banyak terjadi penarikan kembali pernyataan dari seorang ulama terkait nasab, cara pembuktiannya, dan penolakannya. Hal ini disebabkan oleh temuan DNA yang telah membuktikan kebohongan banyak pihak yang mengaku memiliki nasab syarif Hasyimi Nabawi. Sebagai contoh, seseorang yang mengaku sebagai syarif bernama Rizq Syihab Ba’alawi dari Jakarta mendorong orang lain untuk melakukan...