INDRAMAYU – PWI-LS Kertasemaya Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan menggelar santunan bagi anak yatim dan dhuafa pada Minggu, 16 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus, anggota, serta masyarakat sekitar yang turut merasakan suasana hangat penuh kebersamaan. Puluhan...
Klaten, Jawa Tengah – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Pimpinan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PD PWI LS) Kabupaten Klaten dengan menggelar buka puasa bersama sekaligus penyaluran zakat mal kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026 di Pondok Pesantren Al Huda, Dompyong, Granting, Klaten ini diikuti oleh jajaran...
Oleh: Ubaidillah Tamam Munji[1] Diskursus mengenai keabsahan nasab Ba’alwi di Indonesia dalam kurun waktu 2023 hingga 2025 telah memasuki fase kritis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selama tiga tahun ini, narasi silsilah yang selama berabad-abad dianggap sebagai kebenaran teologis yang mapan, mendadak goyah di hadapan audit historiografi yang ketat. Inti dari persoalan ini adalah kegagalan...
Sejumlah Pimpinan Daerah (PD) dan Pimpinan Cabang (PC) PWI LS Jawa Tengah menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut terlihat dilaksanakan oleh beberapa daerah seperti PD Banyumas, PD Pekalongan, dan PD Purbalingga, serta beberapa wilayah lain di Jawa Tengah. Ketua PWI LS Jawa Tengah, Agus Mar, mengatakan kegiatan ini...
PEKALONGAN — Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas di Jalan Raya Bojong, Senin (9/3/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kegiatan berbagi takjil tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk membantu para pengendara dan musafir yang masih berada di perjalanan menjelang waktu...
Oleh: Ubaidillah Tamam Munji[1] Dr. H. Amir Tajrid, M. Ag.[2] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi metodologi dekonstruksi nasab Ba’alwi yang ditemukan oleh KH Imaduddin Utsman Al-Bantani. Dekonstruksi nasab Ba’alwi ini mengungkap adanya krisis literasi sejarah dan kemunduran logika Ushul Fiqh dari pendidikan tradisional, yang berujung pada fenomena kemunculan jahl murakkab. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner...
Setelah nasab Ba’alwi diputus oleh Majma Fuqaha Jawa bahwa mereka mustahil sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, Riziq Syihab pimpinan ormas terlarang, FPI, kini rajin mengiklankan bahwa Walisongo adalah termasuk klan Ba’alwi. Di berbagai kesempatan Riziq selalu menyisipkan pesan bahwa Walisongo adalah bagian dari klan Ba’alwi. Mungkin, menurut Riziq, usaha yang dilakukannya mudah-mudahan bisa mengurangi keterpurukan...
Oleh: Dr. KH. Ubaidillah Tamam Munji[1] Tulisan ini mengeksplorasi fenomena keberanian ilmiah K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani dalam melakukan dekonstruksi terhadap keabsahan nasab klan Ba’alwi di Indonesia. Melalui metodologi kritik sejarah yang ketat, Kiai Imaduddin membedah ketiadaan landasan historiografi kontemporer (mu’tabar) yang menghubungkan klan tersebut kepada Nabi Muhammad ﷺ, terutama terkait kekosongan catatan selama lima abad....
Ketua Lembaga nasab klan Ba’alwi Naqobatul Asyrof al-Kubro, Zainal Abidin Seggaf Assegaf, menyatakan secara formal dengan surat resmi bahwa nasab Walisongo tertolak sebagai bagian dari klan Ba’alwi. Surat itu, seperti terdapat dalam link: https://www.instagram.com/p/CbFzPa-Jog4/ ditandatangani langsung oleh yang bersangkutan pada 10 April 2018. Surat itu membantah dengan tegas klaim Riziq Syihab yang belakangan, setelah nasab...
Oleh: Tulisan ini dari hasil diskusi berempat melalui virtual, berisi menganalisis legitimasi historis dan genealogis Rabithah Alawiyah sebagai lembaga pencatat nasab klan Ba’alwi di Indonesia. Didirikan pada tahun 1928 di bawah naungan kebijakan kolonial Belanda, eksistensi lembaga ini memunculkan pertanyaan kritis mengenai motivasi politis di balik pembentukannya. Permasalahan utama yang dikaji adalah fenomena kekosongan sejarah...