Oleh: Didin Syahbudin Dalam tradisi keislaman, para sayyid—yang dikenal sebagai keturunan murni Nabi Muhammad SAW melalui jalur Sayyidah Fatimah dan Sayyidina Ali—dikenal menjadi simbol kehormatan dan keistimewaan. Namun, dalam era genetika modern, seperti paper yang ditulis oleh Anatoly A. Klyosov dan Ramazan G. Luguev (di antara beberapa karya Klyosov yang telah dipublikasikan sejak 2008) sebanyak...
Oleh: Didin Syahbudin Di balik perbedaan budaya dan agama yang tampak jelas, terdapat benang merah genetik yang menyatukan umat manusia. Penelitian genetika modern telah membuka jendela baru untuk memahami asal usul populasi Semitik di Timur Tengah. Salah satu studi penting yang patut dicermati adalah paper Anatole A. Klyosov (2010), yang mengungkap bahwa tanggal nenek moyang...
“Tanpa hukum, kehidupan akan berubah menjadi kekacauan.” – Thomas Hobbes STATUS KEWARGANEGARAAN PARA HABIB KLAN BA’ALWI Seorang putra bangsa yang bernama M. Subhan, dia adalah pengacara senior dan sekaligus seorang Magister Hukum UI telah melakukan suatu langkah yang sangat berani dan bersejarah. Seorang diri dia mengajukan Judicial Review (Uji Materi) ke MK terkait status kewarganegaraan...
Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen Tanggal 18 Februari 2025 Al Mukarrom Bang Haji Rhoma Irama (bangaji) datang di acara Dakwah Sphere LDNU. Acara tersebut disiarkan secara langsung (live) di YouTube TVNU. Sambil tiduran penulis menonton live tersebut tepat pada saat acara selesai disiarkan. Dua catatan penulis. Pertama. Sepertinya si Habib Cucu Yuya Dukun Firaun itu bukan...
Oleh : Hendri Asmoro Banyak sekali perilaku-perilaku buruk yang dipertontonkan oleh golongan klan ba’alwi di hadapan masyarakat luas tentang akhlak adab dan kesopan santunan di depan umum. Ini adalah tulisan yang akan menampar kalian semua khususnya para santri atau yang pernah mondok di pesantren. Sebenernya nalar saya selama ini tidak nyambung ketika para santri dididik...
Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen Penulis salah satu orang yang riang gembira dengan munculnya Gus Baha pertama kali di medsos. Seingat penulis pertama kali beliau viral pada medio tahun 2017-2018. Situasi saat itu pemahaman agama masyarakat kacau, berantakan, dan psikologi masyarakat mengalami pengerasan. Wacana publik yang awalnya dikuasai wacana “semua bid’ah, apa-apa bid’ah”, bertambah menjadi “semua...