Kiai Imad Mendo’akan NU di Hadapan Makam Mbah Wahab Hasbullah

Tambak Beras–K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani atau yang akrab disapa Kiai Imad mendatangi acara Muktamar NU yang ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang pada Jum’at (28/08/2026). Dalam kesempatan itu Kiai Imad memenuhi undangan PWI-LS Jatim yang mengadakan acara istigosah di dalem Gus Hakam di komplek Tambak Beras. Istigosah itu dimaksudkan sebagai ikhtiar doa...

Istigosah PWI-LS di Area Muktamar NU ke-35 Tambakberas Jombang Berjalan Khidmat

Jombang–Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah (PWI-LS) mengadakan acara istihotsah di lokasi muktamar komplek Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa-Timur pada hari Jumat (28/8/2026). Acara tersebut dilaksanakan oleh PW PWI-LS Jawa-Timur. Ketua panitia Gus Imam Sayuti menyatakan bahwa acara ini sebagai ikhtiar agar acara muktamar berjalan lancar dan membawa kemaslahatan untuk umat dan bangsa. “Sebagai warga...

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Tahun 2021, saya ingat betul karena saat itu masa Covid-19 dan saya sedang nyervis motor, saya mendapat pertanyaan Gus itu apa? Kyai itu apa? Ulama itu apa? Hadirnya pertanyaan itu mungkin karena memang label-label sosial-keagamaan itu ruwet pemahamannya di tengah masyarakat urban dan generasi yang lebih muda. Serba rancu, ndak...

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Oleh: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Tanggal 13 Juli 2024 penulis telah menguraikan permasalahan penggunaan diksi ‘habib’ yang saat itu banyak disalahpahami dan disalahterapkan. Namun demikian, sebagai landasan tulisan ini penulis ulangi kembali dengan ringkas. Gelar Habib adalah gelar untuk keturunan Ubaid (Alwi bin Ubaidillah), keluarga Baalwi Imigran Yaman. Habib bukanlah kata ganti atas frase ‘keturunan...

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, menjadi arena krusial bagi reorientasi arah gerak organisasi keagamaan kemasyarakatan terbesar di Indonesia. Menghadapi lanskap sosial-politik yang kian kompleks, Nahdlatul Ulama diperhadapkan pada krisis kepercayaan internal yang menguji independensi, meritokrasi keilmuan, serta integritas kelembagaannya. Artikel ini menganalisis secara kritis dinamika kepemimpinan...

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Diskursus nasab batalnya nasab Ba’alwi (habaib) di Indonesia yang dimotori ulama Banten K.H. Imaduddin utsman al-Bantani (Kiai Imad), telah membawa perubahan besar dalam dunia ilmu pengetahuan agama di Indonesia. Pengajaran paham keagamaan yang semula hanya berupa doktrin yang harus diterima seperti kewajiban memuliakan keturunan Rasulullah, kini bukan hanya digugat tentang mana dalil yang mewajibkannya tetapi...

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

Oleh: Hamdan Suhaemi Belakangan setelah memperhatikan komentar banyak orang, baik dilakukan setelah wawancara atau obrolan biasa hingga melihat komentar-komentar status di media sosial, baik Facebook, Tiktok, Instagram dan media sosial lainnya itu semua tanggapannya menolak, menghujat dan membenci klan Ba’alwi terutama mereka yahg tinggal di pulau Jawa. Jika dianalisa tentu akarnya adalah tesis ibthal atas...

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Buku ini berjudul lengkap: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia (Kronik Dialektika Ilmiyah Terbongkarnya Kepalsuan Nasab Habaib Kepada Nabi Muhammad SAW) buku ini terdaftar di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan nomor ISBN 978-634-7727-52-7 dipublikasikan oleh penerbit Arta Media Buku ini merupakan karya K.H. Imaduddin Utsman al-Bantani yang mendokumentasikan perjalanan ilmiahnya dalam diskursus nasab Ba’alwi selama periode...

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Serang – Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum Cempaka kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026. Pada cabang lomba Kitab Kasyifatussaja, para santri Nahdlatul Ulum berhasil menyapu bersih seluruh posisi juara, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya tradisi keilmuan dan pembinaan kitab kuning di lingkungan pesantren. Adapun para...

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

​TANGERANG — Santri Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum, Kresek, Kabupaten Tangerang, kembali menunjukkan keunggulannya dalam penguasaan literasi keislaman klasik di kancah regional. Pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten, kontingen Nahdlatul Ulum berhasil memboyong deretan juara di cabang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dari tingkatan Ula, Wustho, dan Ulya. ​Capaian ini mempertegas peran Pesantren...