Studi Genetik di Irak Ungkap Hasil Mengejutkan Terkait Klaim Silsilah Keturunan Nabi

Posted by: Kang Diens 04-Sep-2026 Tidak ada komentar

​Sebuah studi genetik yang dilakukan di wilayah Irak mengungkap temuan mengejutkan terkait klaim garis keturunan Hashemite (Ahlulbait/Sada).

Laporan mengenai penelitian ini disampaikan oleh penulis terkenal asal Irak, Rusly Al-Maliki (رسلي المالكي), melalui unggahan di akun Facebook pribadinya 12 Juli 2025.

​Penelitian tersebut menganalisis sebanyak 144 sampel genetik dari masyarakat di kawasan Eufrat Tengah—meliputi wilayah Al-Hillah, Karbala, Najaf, Al-Kut, Al-Diwaniyah, hingga ibu kota Baghdad.

​Dalam studi tersebut, sampel dibagi menjadi dua kelompok seimbang:
​1) 72 sampel berasal dari individu yang memiliki tradisi atau klaim silsilah keturunan Hashemite (Alawiyyin).

2) ​72 sampel lainnya diambil dari masyarakat umum dengan latar belakang silsilah yang beragam. ​Tidak Ditemukan Haplogroup J1-L859 pada Kelompok Klaim Hashemite.

Berdasarkan keterangan yang dibagikan Rusly Al-Maliki, hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa dari seluruh 72 sampel kelompok yang mengklaim keturunan Hashemite, tidak ada satu pun sampel yang berada pada haplogroup J1-L859—garis keturunan genetik m silsilah Hashemite.

​Selain itu, cabang genetik Arab yang dikenal luas, FGC11, dilaporkan absen sepenuhnya dari seluruh sampel penelitian, kecuali pada satu keluarga yang teridentifikasi berada pada cabang J-ZS9061.

​Variasi Haplogroup yang Ditemukan
​Data yang disampaikan Rusly Al-Maliki mencatat bahwa garis keturunan genetik yang paling dominan muncul di antara kelompok yang mengklaim keturunan Alawiyyin tersebut adalah J-PF7263.

​Selain J-PF7263, penelitian ini juga mencatat kemunculan beberapa variasi haplogroup lain pada sejumlah sampel, yaitu:

​J-Z1828
​J-ZS6591
​J-P56

​Temuan yang disebarluaskan oleh Rusli ini memberikan gambaran ilmiah mengenai anomali hasil tes Y-DNA terhadap klaim silsilah Hasemit di wilayah Eufrat Tengah dan sekitarnya. (KD)