Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen Nabi Sulaiman as menganulir keputusan hukum hakim senior yang juga bapaknya sendiri, yaitu Nabi Daud as, pada kasus sengketa kepemilikan seorang anak oleh 2 orang ibu. Kisah itu pasti pernah didengar oleh umat Islam karena syuhroh wal istifadhoh, terlebih kalangan pesantren NU. Publik dapat membaca kisah lengkapnya pada tulisan berjudul ‘Kecerdasan...
Oleh: Komarudin Daid Berkali-kali kita dengar pengakuan kiyai Imaduddin Usman al-Bantani tentang latar belakang dirinya menulis karya ilmiah tentang nasab habib atau habaib,yaitu berangkat dari keprihatinannya melihat perilaku sebagian habib yang justru sangat bertolak belakang nabi Muhammad SAW yang mereka klaim punya ketersambungan nasab sebagai datuk mereka. Beliaupun berusaha keras mengumpulkan dan mempelajari kitab –...
Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen Habib bukanlah kata ganti atas frase ‘keturunan Nabi Muhammad Saw’. Kata ganti atas frase ‘keturunan Nabi Muhammad Saw’ adalah Sayyid-Syarif. Gelar bagi keturunan Nabi Muhammad Saw adalah Sayyid-Syarif; bukan Habib. Gelar Habib adalah untuk keturunan Ubaid, keluarga Baalwi Imigran Yaman, yang terbukti bukan keturunan Nabi Muhammad Saw bahkan mustahil keturunan Nabi;...
KH. Imaduddin Utsman al Bantaniy, dalam menjelaskan kepalsuan/batalnya nasab Ba Alwiy, sama sekali bukan propaganda. Karena tidak pernah ditemukan sebuah karya ilmiyah dalam menunjukkan kebenaran dianggap mengganggu kepentingan umum, walau terkadang dapat menyinggung seseorang atau suatu golongan. Namun yang pasti, kebenaran tetap saja adalah fakta yang harus diakui oleh hukum negara sekalipun. Berdasarkan kabar yang...
Salah satu kitab andalan para pengasong taklid dari para pembela nasab palsu Ba’alwi adalah kitab Addaw’ullami’ karya Imam al Sakhawi (w.902 H.). Menurut mereka, karena nasab Ba’alwi sudah ditulis dalam kitab tersebut, maka nasab Ba’alwi sahih karena pengarangnya adalah ulama besar. Wajar mereka berfikir demikian, mereka, mungkin, belum mengenal apa itu study teks dan konteks....
Oleh: Ahmad Suhadi Teori pengenalan suatu ide gagasan masih relevankah ketika diskursus nasab sedang berlangsung? Pertanyaan di atas tentu saling keterkaitan sesuai kemampuan dan kapasitas para penggerak untuk disampaikan kepada publik. Memang beberapa tahun ke belakang yang sering disorot terjadinya gunjang-ganjing hingga hampir terjadi polarisasi sesama anak bangsa adalah dari prilaku sekelompok orang dan individu...
Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen Setelah menghadirkan KH. Imaduddin Utsman Al Bantani[1], Prof. Menachem Ali[2], dan Dr. Sugeng Sugiharto[3], ketiga expert tersebut menyatakan hal yang sinkron: Habib bukan Cucu Nabi, Mustahil Habib Cucu Nabi Muhammad Saw. Pada tanggal 5 Juli 2024 Bang Haji Rhoma Irama mengumumkan kepada publik bahwa beliau mengundang secara resmi Rabithah Alawiyah (RA)...
Dalam kitab Tsabatnya Ibnu Hajar Al Haitami menyebut sanad khirqoh sufiyah Syekh Abu Bakar bin Abdullah Al-Idrus (w. 914). Benarkah dengan ia menyebut sanad itu, Ibnu Hajar mengitbat nasab Ba Alawi? Dalam kitab Tsabat itu, Ibnu Hajar menyebutkan sanad Abu Bakar bin Abdullah Al idrus. Tetapi Ibnu Hajar mengakui bahwa ia tidak pernah bertemu dengan...
Oleh: KRAT. Faqih Wirahadiningrat “Bumi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan semua orang, namun tidak cukup untuk memuaskan segelintir orang yang serakah !” (Mahatma Gandhi) KILAS BALIK KLAN BA’ALWI Sangat perlu dan penting bagi kita untuk merefresh dan mereview tentang siapa itu Klan Ba’alwi, yaitu migran Yaman yang di Nusantara ini paling getol menjual nasabnya ke...
Syekh Salim bin Jindan, adalah ulama Ba’alwi pertama yang menyebut dalam kitabnya bahwa Walisongo adalah keturunan Ba’alwi. Walisongo dalam manuskrip-manuskrip tua Nusantara abad 17 disebut merupakan keturunan Syekh Jumadil Kubro terus tersambung ke Musa al Kadzim. Namun sekitar tahun 1940-an baru ditulis oleh ulama Ba’alwi semacam Syekh Salim bin Jindan bahwa Walisongo berasal dari keluarga...