Living Sunnah, Otoritas Keagamaan Dan Konstruksi Nasab Ba’Alwi

Oleh: Imaduddin Utsman Al-Bantani Otoritas keagamaan  dalam Islam dilihat bukan sebagai konstruksi teologis tetapi lebih sebagai konstruksi sosial. Dari sudut itu,  ia dilihat lebih sebagai fenomena sosial yang terbangun dari relasi saling mempengaruhi antara realitas sosial di suatu sisi  dan keyakinan keagamaan di sisi lainnya. Secara teologis, Islam tidak mengenal otoritas formal dalam agama sebagaimana...

Marga Yahudi Bin Yahya

MARGA YAHUDI BIN YAHYA(Undercover KHAZAR di Nusantara) “Hak Istimewa Seumur Hidup Adalah Menjadi Diri Anda Yang Sebenarnya !”—jangan sia-siakan apalagi memalsukannya— (Bapak Psikologi Analitik-Carl Jung) Oleh: KRAT. FAQIH WIRAHADININGRAT SEJARAH KELAM DI NUSANTARA Melihat bagaimana Imperialis Belanda sangat terkait dengan Jaringan Yahudi di dalam menjajah Nusantara sudah bukan rahasia lagi. Marilah kita mencermati fakta-fakta sejarah...

Bukan Sejarawan, Rumail Tidak Paham Sumber Sejarah

Dalam meneliti historiografi nasab dan sejarah Ba’alwi, selain penulis menggunakan metode ilmu nasab yang biasa dipakai para ulama nasab, penulis juga menggunakan pendekatan ilmu sejarah. Dalam pendekatan ilmu sejarah, pertama penulis menempuh “metode penelitian sejarah”, kemudian penulis menggunakan “metodologi penelitian sejarah”. “Metode penelitian sejarah” adalah suatu sistem dari cara-cara yang benar untuk mencapai kebenaran sejarah....

Kiai Pengecut Bagian Dari Ulama Su’ ?

Penulis: KRAT Faqih Wirahadiningrat “Pemberani mati hanya sekali, sementara pengecut mati berkali-kali !”(Abraham Lincoln)ULAMA PEWARIS NABIBegitu tingginya posisi ulama di dalam Islam, adalah sama mulianya dengan para spiritualis di agama manapun. Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat, demikian QS Al Mujadalah : 11). Dan...

Mengaku “Buya”, Bela Ba’Alwi, Takut Ditantang Diskusi

Seorang Kiai yang tinggal di Sumedang yang dikenal sebagai pendukung Anis Baswedan dan murid para Ba’alwi, Kiai Muhyiddin, dalam sebuah video yang beredar nampak berpidato berapi-api sambil sesekali memukulkan tongkatnya ke tiang bangunan sebuah makam. Dalam pidatonya, kiai tersebut menyatakan ia wajib membela Ba’alwi yang nasabnya penulis batalkan. Ia mengatakan: “Buya wajib melawan, wajib melawan,...

Kedunguan Makin Nampak Jika Membendung Tesis Kyai Imadudin.

لاجل الجهال كثر الخلاف بين الناس.ولو سكت من لايدري لقل الخلاف بين الخلق “Akibat orang-orang dungulah banyak terjadi kegaduhan diantara manusia, seandainya orang-orang bodoh dapat menahan diri berhenti ngomong niscaya berkuranglah kegaduhan diantara sesama” (kitab faishilat tafriqoh baynal Islam walzindiqoh, imam Alghozali) Terjadi kegaduhan terkait nasab bukan faktor tesis kyai Imadudin yang menyoal ketersambungan nasab...

Pak Fahrur Dan Metode Nasab Ba Alwi

Fenomena Masih adanya orang yang percaya bahwa Ba’alwi yang berhaplogroup G adalah keturunan laki-laki Nabi Muhammad SAW yang berhaplogroup J1, itu mirip dengan fenomena “kaum bumi datar” yang masih percaya bahwa bumi itu tidak bulat. Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin tetap percaya bahwa Bumi datar, meskipun mayoritas ilmuwan telah membuktikan bahwa Bumi adalah bulat....

Film Shaolin Jurus Dewa Mabok Melawan Tesis Kyai Imadudin

Bagi pihak yg aktif mengikuti perdebatan nasab dari awal hingga hari ini, dipastikan akan menemukan jalan keluar dari pemikiran-pemikiran yang mengarah kepada merasa paling benar sendiri, tanpa menelaah seberapa urgenkah pembahasan nasab ini menjadi sebuah diskursus ilmu pengetahuan. Urgensi bagi pencari kebenaran harus didasari dugaan-dugaan terlebih dahulu (dzoni), tidak kekeh mempertahankan argumentasi dalam berpendapat dengan...

Menakar Kejujuran Ba ‘Alwi Dan Rumail Abbas

(Jawaban Atas Beberapa Narasi Rumail Abbas Dalam Buku Menakar Dan Beberapa Pernyataan Lainnya) Kitab Al Mawahib dan Al Arbaun dan kitab Palsu Lainnya Masih saja ada orang percaya bahwa ada naskah abad ke-7 yang memuat nasab Ba’alwi. Padahal, telah berulangkali percobaan kedustaan dilakukan Ba’alwi untuk mempertahankan nasab telah terbukti. Mulai dari Al-Burqoh di abad sembilan...

Hanya Habaib Yang Berbeda

Keturunan Rasulullah Muhammad SAW itu banyak dan tersebar di seluruh dunia, tetapi tidak menunjukkan jati dirinya, mungkin khawatir perilaku dan akhlaknya tidak sama dengan datuknya tersebut. Lain halnya dengan Habaib yang merasa paling berhak sebagai keturunan Rasulullah, bahkan menghujat orang yang menggugat nasabnya tersebut, dan menganggapnya sebagai iblis. Sikap habaib belakangan ini ada yang marah-marah...