Apa itu Dekonstruksi Dalam tulisan ini saya memilih konsep dekonstruksi dalam memahami eksistensi habib di Indonesia, bukan delegitimasi eksistensi dan peran habaib selama ini. Keberadaanya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalan kehidupan kebangsaan kita, dari sejak kemerdekaan hingga kini. Jangan lalu menafikan perannya hanya karena ketidaksukaan. Kenapa yang dipilih dalam tulisan ini dekonstruksi bukan...
Hanif Alatas, membuat buku sanggahan yang kedua terhadap penulis. Buku itu diberi judul “Bingkisan Lebaran Untuk Imaduddin Utsman: Catatan atas jawaban Imaduddin utsman terhadap Risalah Ilmiyah M. hanif Alatas”. Pertama, Hanif mengatakan: “Dalam tulisannya Imaduddin mengatakan ‘risalah Hanif ini, belum dapat membantah terputusnya nasab Ba Alwi, karena didalamnya hanya mengetengahkan tentang pembicaraan para ulama terhadap...
Setelah penulis berusaha mencari referensi darimana kitab Tuhfat al-Tholib karya Sayid Muhammad bin al-Husain as-Samarqondi (w. 996 H) menyebut bahwa Abdullah bin Ahmad mempunyai anak bernama Alwi, maka telah penulis temukan bahwa Habib Ali bin Abu Bakar As-Sakran (w.895 H.), seorang tokoh internal Ba Alawi sendiri, yang mula-mula menyebut Alwi sebagai anak dari Abdullah bin...
Beliau Kyai Imad dengan kesibukannya yang luar biasa tapi mampu disela-sela waktunya mengarang lebih dari 20 kitab yang luar biasa. Dalam dunia akademis tidak berlebihan jika Ini melampaui sebuah desertasi dan layak bergelar di atas profesor dan S3. Beliau juga terpilih menjadi ketua komisi Fatwa MUI prov Banten, artinya dari sekian cendekiawan yang ada Beliau...
Kecintaan KH. Imaduddin Utsman terhadap khazanah ilmu ilmu Agama Islam sangat luar biasa. Beliau yang diberi amanat sebagai Ketua RMI PWNU Banten, Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten merangkap pengurus LBM PBNU, dan Pengasuh Ponpes Nahdlatul Ulum yang santrinya Seribu lebih dan banyak yang mengukir prestasi sebagai juara-juara baca kitab Kuning pada MTQ tingkat kabupaten/kota...
Memahami penelitian nasab habaib oleh KH. Imaduddin Utsman itu didasari niat membersihkan kesucian dzuriyat Rasul yang dikotori oleh tindakan oknum habib-habib yang merasa dirinya superior karena darahnya darah Rasulullah SAW. Perilaku oknum habib yang tidak mencerminkan sebagai dzuriyat justru jadi sorotan publik, ini akan mengantarkan paham ke publik bahwa itu dibenarkan hanya karena dibungkus oleh...
Latar Belakang Awalnya kitab ini Abnau al-Imam fi al-Mishri wa al-Syam al-Hasan wa al-Husein pernah didiskusikan dengan KH. Imaduddin Usman, awal tulisan tentang penelitian ilmiah nasab habib di Indonesia, dan sebelum jadi diskursus hangat sekarang ini. Sebab berkali-kalinya menegaskan bahwa tidak ada yang lebih kuat soal kitab nasab kecuali kitab yang ditulis abad 5, abad...
Penerjemahan Islam dalam Fikih Islam Nusantara didalam buku ini merupakan antitesis dari pelbagai pendekatan yang selama ini bermunculan namun tidak menjawab permasalahan secara rinci, tidak otoritatif, dan bahkan berasal dari kalangan radikal dan teroris.
Dari nama-nama kitab yang telah ditulis Kyai Imaduddin menunjukan beliau cukup produktif menyusun kitab dalam bahasa arab. Dan berbagai disiplin ilmu meliputi Nahu, Sharaf, Tasauf, dan Mantik (logika). Ilmu tajwid, faraid tak ketinggalan Ushul dan Tafsir. Hal Ini merupakan sesuatu yang langka dikalangan ulama muda Banten.