Empat Nama Nasab Ba Alawi Terindikasi Kuat Fiktif

Dalam tulisan lalu penulis katakan “Bahkan dari manuskrip Habib Rumail, penulis sekilas dapat tambahan dukungan keterputusan nasab Ba Alawi semakin panjang menjadi 651 tahun”, mengapa demikian? Perhatikan di menit ke-4.05 dari video Habib Rumail Assegaf (HRA)! Di sana ia menampilkan manuskrip kitab Al-Suluk karya Al-Janadi (732 H). ternyata, nasab Bani Jadid dalam kitab Al-Suluk yang...

MASIH BANYAK ‘PR’ BUAT ‘HABIB’ RUMAIL ABBAS

Penulis terharu dengan kesemangatan ‘Habib’ Rumail Abbas dalam mencari ‘bayyinah’ berupa sumber-sumber primer yang dapat menyambungkan nasab Ba Alawi Ubaidillah kepada Nabi Muhammad Saw, yang tenggelam dalam kegelapan sejarah selama 550 tahun. Nasab Ubaidillah baru muncul dinisbatkan kepada Nabi Muhammad Saw di akhir abad 9, tepatnya ketika Habib Ali al-Sakran (w.895 H) berasumsi bahwa nama...

Membaca Kitab Ra’ihatu Al-Wardiyah Karya Syaikh Tubagus Ahmad Bakri Sempur Purwakarta

Mukadimah Masih ingat ketika saya dinasehati orang tua agar menyambungkan silaturahmi dengan para keluarga guru kakek saya, agar tetap ada ketersambungan batin murid pada gurunya secara terus menerus dilanjutkan oleh keturunannya. Kakek saya mesantren di Sempur perkiraan tahun 1948-1950 M. Beberapa waktu lalu, saya menziarahi maqbaroh Syaikh Tubagus Ahmad Bakri, seorang maha guru dari kakek...

Batalnya Nasab Kesayyidan: Sejarah, Tes DNA Dan Pemalsuan Nasab

Oleh: Ali Mashar (Alumni Al-Azhar, aktifis NU) Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulilaahi robbil ‘aalamiin.  Wassholaatu wassalaamu ‘alaa sayyidil mursaliin, Muhammadinil mab’uuts Rahmatan Lil ‘Aalamiin, wa ‘alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin. Apakah ada kemungkinan seseorang atau sekelompok orang memalsukan nasab? Dalam sebuah hadis sahih riwayat Bukhari, Rasulullah saw memperingatkan siapapun yang berani memalsukan nasab dengan ancaman “haram surga baginya”....

Penolakan Metode Test DNA Dalam Pembuktian Validasi Nasab Nabi

Oleh: KRT. Faqih Wirahadiningrat Ketika sekian lama menunggu, akhirnya dari Keluarga Bani Alawi bin Ubaidillah, muncul seorang figur yang tampil untuk menanggapi Uji Genetika Test DNA untuk validasi Nasab Nabi. Ulasannya bisa dilihat pada channel Youtube : https://youtu.be/6_QA0B1EePQ. Awalnya sebagai seorang PEMERHATI, diliputi rasa suka-cita, karena segalanya akan menjadi lebih jelas dan nyata. Namun, ternyata...

Nasab Habib Ba Alawi Seperti Malam Likuran

Para habaib sering mengungkapkan narasi bahwa, nasab para habib Ba Alawi sudah terang benderang bagaikan matahari di sianghari. Jika di siang hari, dalam keadaan matahari terang benderang, ada orang yang tidak bisa melihat, maka hanya ada dua kemungkinan, kalau tidak ia buta, maka ia sedang sakit mata. Tabariyah di Makkah tidak tersambung dengan nasab al-Husaini,...

Terbangunnya Kesadaran Pribumi Dengan Ilmu dan Akhlak

Oleh : Hamdan Suhaemi Sudah lama anak negeri ini dijajah, ratusan silam dalam tekanan dan ketakutan. Begitu merdeka ternyata tidak merdeka seutuhnya, fisik boleh merdeka dari belenggu penjajahan Belanda atau penjajahan Jepang, tetapi pemikiran sepanjang sejarahnya selalu dipasung oleh anak negeri sendiri. Ketidaksukaan karena berbeda selalu menyeruak dibalik itu. Beda paham selalu jadi musuh atas...

Meneruskan Sanad Mewariskan Nasab

Tiga generasi meneruskan sanad mewariskan nasab. 1. Syaikh Muhammad Syanwani bin Abdul Aziz, lahir di Sampang Susukan Tirtayasa 13 Agustus 1926. Ayahnya KH. Abdul Aziz bin Mardali, beliau telah wafat 17 April 1993. Sepanjang hidupnya telah menuntut ilmu kepada Syaikh Siddiq Combong, Baros. Kepada Syaikh Abdul Halim Kadupeusing Pandeglang, dan Syaikh Ahmad Bakri Sempur Plered...

Kode Memaknai Kitab Kuning

Pendahuluan Orang yang hidupnya pernah di pesantren sudah pasti mengenal cara memaknai kitab kuning, ada yang menamainya dengan ngelogat, ada juga menyebutnya dengan istilah nyoret. Istilah tersebut lumrah dikenal di pondok pesantren di seluruh Indonesia. Maka setiap pesantren selalu diidentikan ngaji kitab kuning dan kitab kuning identik dengan santri, dari dulu hingga sekarang. Pesantren itu...

Nasab Ba Alawi Terputus 550 Tahun Bisa Diyakini Dengan Husnudzon?

Diskursus nasab Ba Alawi telah sampailah pada titik terang. Yaitu, bahwa nasab Ba Alawi terputus selama 550 tahun, sampai nama Ubaidillah disebutkan oleh Habib Ali al-Sakran (w.895 H) sebagai anak Ahmad bin Isa. Yaitu, dalam kitabnya al-Burqat al-Musyiqoh (kemudian disebut al-Burqoh). Dalam kitab itu, Habib ali al-Sakran menyebutkan sebuah kosidah (terdiri dari bait-bait syair) tentang...