Virus Post Kolonialisme adalah tersisanya mental terjajah bagi sebuah bangsa yang pernah lama dijajah. Ia tidak segera hilang dari seluruh bangsa secara merata bersamaan dengan kemerdekaan yang telah diraih yang diperjuangkan para pahlawan bangsa. Bagi para pejuang, ia tetap merdeka bahkan ketika negerinya yang tercinta diduduki bangsa lain serta mayoritas saudara-saudaranya yang sebangsa masih sebagai...
Oleh: K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantanie Diskusi Publik yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo ini bertema: “Migrasi, Agama, dan Peran Sosial Keagamaan Klan Ba’alwi di Indonesia”. Sepertinya, penulis diundang lebih untuk membahas kaitan antara migrasi mereka dengan klaim mereka sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW. disengaja ataupun tidak, klaim sebagai keturunan...
Agus Abubakar al-Habsyi dalam sebuah podcast di Padasuka TV mengatakan: “Kalau anda mengatakan keturunan orang itu rungkad, anda tidak mempunyai bukti yang pasti dan tidak disepakati oleh banyak orang hanya anda sendiri, ya anda harus juga siap untuk, kalau meyakini dengan pasti Haqul yaqin ya kan anda harus siap dong terima risikonya, …tapi tidak ada...
Dalam tulisan terbarunya, Lora Ismail tidak menyinggung lagi hal-hal elementer tentang metode penetapan nasab. Setelah membaca tulisan saya, mungkin sekarang ia sudah memahami bahwa nasab Ubed yang katanya anak Ahmad, tidak bisa diitsbat dengan iqrar; tidak bisa diitsbat dengan syahadah dua orang saksi; tidak bisa diitsbat dengan Al-Syuhrah wa Al Istifadlah, dan tidak bisa diitsbat...
Sayyid Chaidar, dari Lasem Rembang, cucu Sayyid Zaini Dahlan Makkah, pada tahun 1978 membuat buku berjudul “Sejarah Pujangga Islam Syech Nawawi AlBanteni Indonesia”. Dalam buku tersebut, Chaidar menceritakan bagaimana Mbah Kholil Bangkalan mengakui Syekh Nawawi Al-Bantani sebagai gurunya. Menurut Chaidar, di Makkah, antara Syekh Nawawi dan Mbah Kholil, sering mengadakan mudzakarah, berdiskusi dan tak jarang...
Syekh Murad Syukri Suwaidan menggugat nasab Ba Alwi dan mengatakan bahwa nasab Ba’alwi sebagai nasab yang batil, karena tidak disebut dalam kitab Umdat al-Tolib karya Ibnu Inabah (w. 828 H.). Syekh Murad Syukri Suwaidan, Ia adalah ulama madhab Hambali di Kementerian Wakaf Negara Yordania. Ia banyak menulis kitab dalam ilmu fikih. Di antara kitabnya adalah...
Sebelumnya penulis memohon maaf kepada pembaca, jika dalam tulisan ini menggunakan kalimat-kalimat yang tidak berstandar kampus-kampus Indonesia yang excellent. Lora Ismail mengatakan: “ Kiai Imad meminta syarat kitab sezaman.” Saya jawab: yang saya minta adalah kitab sezaman jika ada, kalau tidak ada, kitab yang mendekati saja juga boleh. Dan nasab Ba’alwi tidak didukung oleh kitab...
Nabawi TV membuat iklan-iklan pembelaan nasab Ba’alwi yang telah terbukti palsu. Memang, setelah mereka angkat tangan tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan penulis tentang dalil-dalil nasab mereka, yang dilakukan mereka sekarang, nampaknya, hanyalah memproduki video iklan-iklan pendek bahwa mereka masih cucu Nabi. Selain memproduksi iklan-iklan, hal yang di lakukan pendukung Ba’alwi adalah bikin meme-meme penghinaan kepada ulama-ulama...
Ada sebuah kitab yang menjawab kitab penulis : “Kasyf al fadihat al ‘Ilmiyyah li Tarikhi wa Nasab Ba’alwi”. kitab itu bernama: اظهارحقيقة مدعي كشف الفضيحة العلمية لتاريخ ونسب السادات باعلوي “Idzhar al Haqiqat li Mudda’I Kasfi al Fadihat al ‘Ilmiyyah li Tarikh wa Nasab al Sadat Ba’alwi” (selanjutnya kita sebut Al-Idzhar). Kitab tersebut ditulis oleh...
Salah satu kitab andalan para pengasong taklid dari para pembela nasab palsu Ba’alwi adalah kitab Addaw’ullami’ karya Imam al Sakhawi (w.902 H.). Menurut mereka, karena nasab Ba’alwi sudah ditulis dalam kitab tersebut, maka nasab Ba’alwi sahih karena pengarangnya adalah ulama besar. Wajar mereka berfikir demikian, mereka, mungkin, belum mengenal apa itu study teks dan konteks....