Klan Ba’alwi, sebuah komunitas yang berasal dari wilayah Hadramaut, Yaman, secara historis mengklaim garis keturunan paternal (patrilineal) mereka bermuara pada Bani Hasyim. Sebelum maraknya pemanfaatan teknologi genetika modern, klan Ba’alwi sempat mengklaim sebagai nasab yang paling sahih. Namun, kemunculan metode arkeologi genetik melalui analisis kromosom Y (Y-DNA) membuat setiap klaim semacam itu sia-sia ketika berhadapan dengan fakta genetic sel-sel mereka sendiri yang memberi kesaksian sebaliknya.
Berdasarkan data filogenetik, mayoritas hasil tes DNA klan Ba’alwi menunjukkan bahwa mereka berada di bawah Haplogrup G dengan SNP G-Y32612 dan G-Y32613, sementara konsensus ilmiah dan data pembanding dari berbagai klan yang memiliki validitas historis kuat sebagai keturunan Bani Hasyim dominan berada pada Haplogrup J1 (khususnya sub-klade spesifik di bawah marker L859). Perbedaan fundamental pada tingkat haplogrup utama (macro-haplogroup) ini secara genetis menggugurkan kemungkinan adanya hubungan leluhur paternal langsung dalam garis waktu sejarah Islam. Bahkan, divergensi antara Haplogrup G dan J1 diperkirakan terjadi pada masa prasejarah, jauh sebelum era Nabi Ibrahim AS.
Ketika dilakukan penghitungan estimasi waktu leluhur bersama terdekat atau TMRCA (Time to Most Recent Common Ancestor) menggunakan mutasi SNP (Single Nucleotide Polymorphism) antara klan Ba’alwi (Haplogrup G) dengan klade Bani Hasyim yang valid (Haplogrup J1), hasil yang ditemukan menunjukkan angka 50.000 tahun yang lalu. Secara ilmiah, rentang waktu yang mencapai puluhan ribu tahun ini membuktikan bahwa kedua populasi tersebut tidak berbagi kakek bersama dalam koridor sejarah antropologi modern (khususnya silsilah Adnaniyah maupun Qahthaniyah).
Upaya memvalidasi silsilah klan Ba’alwi dengan mencari titik temu sesama penyandang Haplogrup G pada klan lain yang mengklaim keturunan Bani Hasyim—seperti sebagian kecil individu dari klan Al-Idrisi—juga menemui jalan buntu secara ilmiah.
Meskipun mayoritas klan Al-Idrisi berada pada Haplogrup J1, terdapat anomali genetika di mana beberapa individunya teridentifikasi berhaplogrup G. Namun, ketika dilakukan analisis komparatif silsilah molekuler terhadap varian SNP spesifik dari klan Ba’alwi dan individu Al-Idrisi berhaplogrup G tersebut, perhitungan TMRCA menunjukkan angka 17.000 tahun yang lalu.
Mengingat figur historis seperti Ali bin Abi Thalib RA hidup pada abad ke-7 Masehi (sekitar 1.300–1.400 tahun yang lalu), maka jarak genetik sebesar 17.000 tahun secara mutlak menegasikan (membantah) bahwa kedua SNP tersebut diturunkan dari individu yang sama di era historis Islam. Dengan demikian, anomali Haplogrup G pada kedua klan tersebut terbukti merupakan hasil dari konvergensi genetik prasejarah yang terpisah, dan secara ilmiah mustahil menjadi bagian dari struktur genealogi Bani Hasyim yang mapan.
65 Hasil Tes Y-DNA Ba’alwi: Klan Terbanyak Melakukan Tes Y-DNA
Penelitian Y-DNA klan Ba’alwi termasuk penelitian yang mudah, karena sebelum polemic batalnya nasab Ba’alwi di Indonesia viral, Klan Ba’alwi termasuk klan yang sangat antusias dengan tes Y-DNA. Dibanding para klaimer Bani Hasyim lain, klan Ba’alwi termasuk klan yang paling banyak melakukan tes Y-DNA. Sampai dalam laman Familitree klan Ba’alwi diletakan dalam proyek khusus. Jumlah sampel hasil tes Y-DNA Ba’alwi dan sepupunya terkumpul sebanyak 65 sampel. Dari ke-65 sampel itu 19 bersipat public, 44 terverifikasi Y-Full, dan tiga diumumkan oleh “Proyek Genetik hadramaut”. Sisanya tidak dipublis tetapi dapat diakses melalui akun Familitree.
Data Publik Y-DNA Klan Ba’alwi di Familitree
Hasil-hasil tes Y-DNA klan Ba’alwi dan sepupunya yang bersifat public bisa diakses para peneliti di Proyek “Ba’Alawi sadah DNA Project“ dengan link sebagai berikut:
dalam data public proyek Ba’alwi itu, Familitree memasukan 137 individu (sebelumnya 180) sebagai sampel penilitian. Dari 137 itu dibagi menjadi beberapa klaster di antaranya 13 individu dikelompokan sebagai Ba’alwi. Tiga Ba’alwi lagi tercatat dalam klaster yang tidak dikelompokan. Jadi jumlah individu Ba’alwi yang dipublikasi berjumlah 16 individu. Ada seorang individu Al-Haddad yang anomaly berada di haplogroup E.
Tangkapan layar proyek Ba’alwi di Familitree sebagai berikut:[1]


Data Y-DNA Klan Ba’alwi di Proyek Genetik Hadramaut
“Proyek Genetik Hadramaut” (Masyru’ Hadramaut al-Jaini) melansir pengumuman hasil tes Y-DNA dari 3 individu klan Ba’alwi yang terverifikasi berada di Haplogroup G. jadi jumlah klan Ba’alwi yang secara public bisa dijadikan bahan penelitian menjadi 19 individu.

Proyek Genetik Hadramaut (Masyru’ Hadramaut al-Jaini) adalah sebuah proyek pemetaan genetika populasi independen yang digagas oleh para peneliti silsilah (genealogis) dan penggiat DNA di Timur Tengah. Proyek ini bertujuan untuk memetakan, mengklasifikasikan, dan memverifikasi silsilah suku-suku asli yang mendiami wilayah Lembah Hadramaut, Yaman, menggunakan teknologi pengujian kromosom Y (Y-DNA).
Di platform global seperti FamilyTreeDNA (FTDNA), proyek ini biasanya terorganisasi dalam bentuk Geographic Project atau Regional Project dengan nama seperti Hadramaut DNA Project.

Proyek ini mengandalkan kesediaan individu-individu asal Hadramaut untuk melakukan swab pipi secara mandiri dan mengirimkannya ke laboratorium genetika komersial global.
Keberadaan Proyek Genetik Hadramaut ini menjadi sangat krusial dan kerap memicu perdebatan hangat belakangan ini karena menemukan adanya divergensi (perbedaan) haplogrup yang masif di antara penduduk Hadramaut sendiri.
Proyek ini berhasil memetakan suku-suku Qaba’il asli Hadramaut yang dominan berada pada garis evolusi Haplogrup J1 (terutama cabang-cabang Arab Selatan/Qahthaniyah) dan beberapa pada Haplogrup E. Salah satu temuan paling kontroversial dari kumpulan data dalam proyek ini adalah teridentifikasinya mayoritas sampel dari klan Ba’alwi ke dalam Haplogrup G. Karena konsensus silsilah molekuler Quraisy/Bani Hasyim di Timur Tengah umumnya mengarah pada cabang J1-L859, data dari proyek Hadramaut ini sering dijadikan rujukan oleh para kritikus untuk menggugat validitas nasab klan tersebut secara ilmiah.

Secara singkat, Masyru’ Hadramaut al-Jaini berfungsi sebagai laboratorium digital terbuka yang menguji apakah klaim naskah sejarah tertulis dari kabilah-kabilah Hadramaut selaras dengan bukti biologis mutasi genetik mereka selama ribuan tahun.
Data Y-DNA Klan Ba’alwi di YFull[2]
YFull adalah sebuah platform layanan analisis bioinformatika digital independen asal Rusia yang berfokus pada genealogi genetik paternal (garis keturunan ayah) melalui pengolahan data mentah (raw data) kromosom Y. Platform ini tidak menjual alat tes usap pipi (swab) atau sampel darah sendiri. Sebaliknya, YFull bertindak sebagai laboratorium digital pihak ketiga tempat orang-orang dari seluruh dunia mengunggah file hasil tes DNA mendalam mereka (seperti dari FTDNA Big Y, YSEQ, Nebula Genomics, atau Dante Labs).
Berikut adalah fungsi utama dan keunggulan YFull yang membuatnya sangat populer di kalangan peneliti sejarah dan silsilah:
Membentuk “YTree” (Pohon Silsilah Genetika Global)
YFull memiliki salah satu pohon filogenetik (pohon kekerabatan) kromosom Y terbesar dan paling mutakhir di dunia yang disebut YTree. Setiap kali ada pengguna baru yang mengunggah data DNA mereka, algoritma YFull akan memindai ratusan ribu mutasi titik (SNP) pada kromosom Y orang tersebut, lalu menempatkan ID akun anonimnya di ujung cabang keluarga yang paling spesifik.
Menghitung Garis Waktu Leluhur (TMRCA)
Ini adalah fitur unggulan yang membuat YFull sangat unik. Menggunakan perhitungan laju mutasi genetik ilmiah yang konstan, YFull dapat memprediksi Estimasi kapan sebuah cabang mutasi haplogroup pertama kali terbentuk/muncul di dunia ( Formed) dan Estimasi kapan kakek moyang bersama dari seluruh individu di dalam grup tersebut hidup (TMRCA -Time to Most Recent Common Ancestor ). Angkanya ditulis dalam satuan ybp (years before present / tahun yang lalu).
Untuk melindungi privasi pemilik DNA, YFull tidak pernah memajang nama asli, melainkan hanya menampilkan Nomor ID unik berawalan YF. Pengguna hanya dianjurkan memasukkan nama negara asal leluhur paternal tertua mereka agar mempermudah pelacakan migrasi geografis sebuah klan atau suku di masa lampau.
Menemukan Varian Mutasi Baru (Novel SNPs)
Jika Anda melakukan tes DNA yang sangat mendalam (Whole Genome Sequencing) dan ternyata Anda memiliki mutasi genetik unik yang belum pernah ditemukan pada manusia lain di database mereka, tim YFull akan mencatatnya sebagai Novel SNP. Jika di kemudian hari ada orang lain yang memiliki mutasi yang sama dengan Anda, YFull akan otomatis memecah cabang pohon baru dan mempertemukan Anda dengan “saudara jauh” tersebut.
Singkatnya, YFull adalah jembatan yang mengubah data mentah kode genetik yang rumit menjadi sebuah pohon silsilah keluarga berbasis waktu dan geografi, sehingga kita bisa tahu dari mana asal-usul leluhur kita ratusan hingga ribuan tahun yang lalu secara ilmiah.
Berikut ini data klan Ba’alwi yang ada di YFull:
| No. | No. ID | Negara Asal Leluhur (Kode Negara) | SNP | Haplogroup |
| 1 | YF115158 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 2 | YF074338 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 3 | YF074343 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 4 | YF073289 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 5 | YF123088 | Qatar (QAT) | G-Y32613 | G |
| 6 | YF074353 | Indonesia (IDN) | G-Y32613 | G |
| 7 | YF081411 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 8 | YF114734 | Rusia (RUS) – Klan Chechen | G-Y32613 | G |
| 9 | YF074354 | Indonesia (IDN) | G-Y32613 | G |
| 10 | YF122568 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 11 | YF112841 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 12 | YF132405 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 13 | YF074341 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 14 | YF112519 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 15 | YF074361 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 16 | YF074352 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 17 | YF121643 | Malaysia (MYS) | G-Y32613 | G |
| 18 | YF074348 | Malaysia (MYS) | G-Y32613 | G |
| 19 | YF009292 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 20 | YF143145 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 21 | YF074349 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 22 | YF074351 | Irak (IRQ) | G-Y32613 | G |
| 23 | YF014532 | Oman (OMN) | G-Y32613 | G |
| 24 | YF133000 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 25 | YF074358 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 26 | YF074344 | Indonesia (IDN) | G-Y32613 | G |
| 27 | YF074340 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 28 | YF074362 | Mesir (EGY) | G-Y32613 | G |
| 29 | YF074345 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 30 | YF074355 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 31 | YF074347 | Indonesia (IDN) | G-Y32613 | G |
| 32 | YF131314 | Indonesia (IDN) | G-Y32613 | G |
| 33 | YF074357 | Indonesia (IDN) | G-Y32613 | G |
| 34 | YF074350 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 35 | YF074360 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 36 | YF009304 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 37 | YF102498 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 38 | YF074359 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 39 | YF080284 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 40 | YF074342 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 41 | YF074374 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 42 | YF072926 | Arab Saudi (SAU) | G-Y32613 | G |
| 43 | YF132772 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
| 44 | YF132494 | Yaman (YEM) | G-Y32613 | G |
Data ini sudah lebih dari cukup dari segi kwantitas untuk membuat kesimpulan bahwa klan Ba’alwi konsisten berada di haplogroup G. Terdapat tiga indikator utama dalam biostatistika dan filogenetik yang membuat data di atas sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan kesimpulan yang kokoh dan tidak terbantahkan (absolute conclusion):
Homogenitas Mutasi SNP yang Sempurna (100% Monofiletik)
Dari total 44 sampel yang diuji melalui metode pengujian YFull dengan resolusi tinggi, seluruh sampel secara konklusif mengarah pada satu titik mutasi spesifik yang sama, yaitu G-Y32613 di bawah makro-haplogrup G. Dalam genetika populasi, tidak ditemukannya percabangan (splitting) atau anomali haplogrup lain (seperti J1 atau J2) dalam klaster data ini menunjukkan sifat monofiletik yang sempurna. Artinya, seluruh individu ini secara biologis terbukti mewarisi kromosom Y dari satu nenek moyang paternal yang sama (founder mutation).
Validitas Distribusi Geografis Trans-Nasional
Kekuatan data ini tidak hanya terletak pada jumlahnya, melainkan pada diversifikasi geografisnya. Sampel tidak diambil dari satu wilayah lokal saja, melainkan tersebar secara global mencakup:
Tanah Asal (Yaman), menjadi jangkar historis silsilah; Wilayah Diaspora Historis (Indonesia, Malaysia, Arab Saudi), menunjukkan bahwa migrasi klan selama ratusan tahun tetap membawa cetak biru genetik yang identik. Jaringan sebaran ini mematahkan hipotesis adanya kesalahan isolasi sampel (sampling error) lokal dan membuktikan bahwa mutasi G-Y32613 melekat pada struktur silsilah klan Ba’alwi secara global.
Resolusi Kedalaman Molekuler
Seluruh sampel tidak lagi tertahan pada penanda purba tingkat atas (seperti G-M201), melainkan telah berhasil dipetakan hingga ke tingkat terminal clade kontemporer yang sangat spesifik (G-Y32613). Konsistensi pada tingkat Single Nucleotide Polymorphism (SNP) hilir ini memberikan tingkat kepastian matematis yang mendekati 100% dalam menentukan batas-batas genealogi biologis mereka.
Berdasarkan prinsip-prinsip genetika populasi, ukuran sampel (sample size) sebanyak 44 subjek yang menunjukkan nilai homogenitas mutlak (100% berada pada G-Y32613) sudah memenuhi syarat redundancy data (kejenuhan data). Secara ilmiah, penambahan sampel baru di masa mendatang tidak akan mengubah kesimpulan makro bahwa klan Ba’alwi secara paternal adalah penyandang Haplogrup G. Data ini secara genetik mengunci posisi silsilah mereka pada garis evolusi tersebut, sekaligus menjadi batas demarkasi ilmiah yang mutlak dengan klan lain yang berada pada Haplogrup J1.
Daftar 65 Sampel Y-DNA Klan Ba’alwi dan Sepupu Paternal Dengan Akun Familitree
Dengan akun Familitree, kita tidak hanya bisa menelusuri klan Ba’alwi yang bersifat public, tetapi juga bisa memitigasi Y-DNA mereka secara presisi. Kita sudah mendapatkan 65 sampel Y-DNA Ba’alwi dan sepupunya konsisten di haplogroup G dengan subklade SNP tersebut (Y-32613/2) atau SNP di atasnya yang akan bermuara ke SNP penanda. Saya mengatakan “dan sepupunya” karena ada klan-klan yang seharusnya satu jalur dengan klan Ba’alwi namun hari ini mengidentifikasi sebagai jalur berbeda. Data 44 sampel klan Ba’alwi dan sepupunya yang mengirimkan data mentah ke YFull yang tidak disertai nama dapat ditelusuri dengan akun Familitree. Kami telah mempunyai data itu plus nama dan marga, tetapi untuk alasan etika ilmiyah, saya akan samarkan nama-nama itu dengan mengganti nama-nama itu dengan kalimat “subjek”. Individu-individu itu sebagai berikut:
| No. | Nama Sampel / Klan | Haplogroup / Sub-Klad |
| 1 | Subjek1 | G-Y94775 |
| 2 | Subjek 2 | G-FTA45948 |
| 3 | Subjek 3 | G-FT260979 |
| 4 | Subjek 4 | G-Y32619 |
| 5 | Subjek 5 | G-FTH46930 |
| 6 | Subjek 6 | G-FTA45948 |
| 7 | Subjek 7 | G-Y94775 |
| 8 | Subjek 8 | G-Y91281 |
| 9 | Subjek 9 | G-FT261126 |
| 10 | Subjek10 | G-Y91281 |
| 11 | Subjek11 | G-Y32619 |
| 12 | Subjek12 | G-FTH46930 |
| 13 | Subjek13 | G-Y32619 |
| 14 | Subjek14 | G-BY64206 |
| 15 | Subjek15 | G-Y102555 |
| 16 | Subjek16 | G-M201 |
| 17 | Subjek17 | G-M201 |
| 18 | Subjek18 | G-M201 |
| 19 | Subjek19 | G-M201 |
| 20 | Subjek20 | G-M201 |
| 21 | Subjek21 | G-M201 |
| 22 | Subjek22 | G-M201 |
| 23 | Subjek23 | G-M201 |
| 24 | Subjek24 | G-M201 |
| 25 | Subjek25 | G-M201 |
| 26 | Subjek26 | G-M201 |
| 27 | Subjek27 | G-M201 |
| 28 | Subjek28 | G-M201 |
| 29 | Subjek29 | G-M201 |
| 30 | Subjek30 | G-M201 |
| 31 | Subjek31 | G-M201 |
| 32 | Subjek32 | G-M201 |
| 33 | Subjek33 | G-M201 |
| 34 | Subjek34 | G-M201 |
| 35 | Subjek35 | G-M201 |
| 36 | Subjek36 | G-M201 |
| 37 | Subjek37 | G-M201 |
| 38 | Subjek38 | G-M201 |
| 39 | Subjek39 | G-M201 |
| 40 | Subjek40 | G-M201 |
| 41 | Subjek41 | G-M201 |
| 42 | Subjek42 | G-M201 |
| 43 | Subjek43 | G-M201 |
| 44 | Subjek44 | G-Y94775 |
| 45 | Subjek45 | G-M201 |
| 46 | Subjek46 | G-M201 |
| 47 | Subjek47 | G-M201 |
| 48 | Subjek48 | G-M201 |
| 49 | Subjek49 | G-M201 |
| 50 | Subjek50 | G-FT382283 |
| 51 | Subjek51 | G-M201 |
| 52 | Subjek52 | G-M201 |
| 53 | Subjek53 | G-Y94309 |
| 54 | Subjek54 | G-M201 |
| 55 | Subjek55 | G-M201 |
| 56 | Subjek56 | G-M201 |
| 57 | Subjek57 | G-M201 |
| 58 | Subjek58 | G-M201 |
| 59 | Subjek59 | G-M201 |
| 60 | Subjek60 | G-M201 |
| 61 | Subjek61 | G-M201 |
| 62 | Subjek62 | G-FT260979 |
| 63 | Subjek63 | G-BY64206 |
| 64 | Subjek64 | G-FT261126 |
| 65 | Subjek65 | G-Y94309 |
Sampel yang berjumlah 65 itu mencakup beberapa marga popular klan Ba’alwi seperti: Assegaf, Alatas, Bin Syekh Abubakar, Al-Haddad, Al-Haddar, Al-Jufri, Shihab, Shahab, Jamalullail, Alidrus, Al-Kaf, Al-Hamid, Al-Baiti, Al-Aqil, Baaqil, Bin Hafidz, Al-Habsyi, Ba’alwi, Mulachela.
Anomali Y-DNA Klan Non Ba’alwi Menguatkan Anomali Klaim Bani Hasyim Bagi Ba’alwi
Data public dari familitree pula mengungkap, adanya individu-individu non Ba’alwi yang memiliki penanda genetic kontemporer yang sama, sehingga Familitree memasukannya dalam proyek Ba’alwi. Bagi peneliti itu adalah petunjuk kuat adanya heterogenitas klaim dari satu klan di masa lalu dari satu rumpun keluarga yang sama: Sebagian mengklaim sadah sebagiannya lagi tidak. Itu membongkar adanya kesengajaan perubahan identitas nasab di masa lalu. Misalnya seseorang yang bernama Al-Khalid, melaksanakan tes Y-DNA di familitree dengan nomor KIT IN138459. Hasil dari tes Y-DNA Al-Khalid membawa SNP G-Y32619. Perhatikan tangkapan layar berikut ini:[3]

SNP ini adalah anak kandung dari G-Y32613 milik Ba’alwi. Tidak ada marga Ba’alwi yang menggunakan nama Al-Khalid. Jika Al-Khalid tidak mengaku keturunan Nabi Muhammad mengapa Ba’alwi mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad, padahal mereka satu keluarga?
Contoh lain lagi: akun X Y-DNA Sequencing in Syria menampilkan hasil tes DNA Muhammad bin Usamah bin Ladin seperti berikut ini:[4]
GM201>L89>L156>P15>L1259>L30>M406>PF3299>PF3293>PF3296>FT262973>PF3302>Y33232>Y32613
Tangkapan layar tentang Y-DNA Usamah bin Ladin sebagai berikut:[5]

Hasil tes DNA tersebut identic dengan DNA Ba’alwi dari Indonesia Agus Arslan Al-Habsyi. Ia terkonfirmasi sebagai keturunan G-M201 yang merupakan induk dari G-Y32613, sebagaimana diumumkan oleh Familitreedna.
Menurut Dr. Sugeng P. Sugiharto, subclade Y32613 hidup 950 tahun yang lalu. Artinya orang-orang yang mempunyai subclade tersebut mempunyai satu kakek bersama 950 tahun yang lalu. Artinya pula antara leluhur Agus Arslan Al-Habsyi dan leluhur Usamah bin Ladin 950 tahun yang lalu adalah bersaudara. Hasil tes DNA Usamah bin ladin ini menambah kuat terbongkarnya kepalsuan nasab Ba’alwi, di mana dua orang bersaudara yang satu mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW yang satu lagi tidak: klan Ba’alwi mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW, keluarga Usamah tidak.
Ketika leluhur Usamah bin Ladin dan Ba’alwi 950 tahun yang lalu adalah bersaudara, maka kita hitung: tahun ini adalah tahun 1447 H. kemudian kita kurangi 950 tahun, hasilnya adalah 497. Jadi keluarga Usamah dan Baalwi bertemu di kakek bersama yang hidup tahun 497 H. pertanyaannya siapakah kakek Ba’alwi yang hidup di tahun 497 Hijriah? Kita lihat di catatan keluarga Baalwi bahwa kakek Ba’alwi yang hidup di tahun itu adalah seorang bernama Alwi bin Muhammad (lahir 450 H. wafat 512 H.). Alwi bin Muhammad dalam kitab keluarga Ba’alwi dicatat mempunyai dua anak yaitu Ali Khali Qasam dan Salim (Syamsudzahirah h. 70). Seharusnya Alwi bin Muhammad juga adalah kakek Usamah bin Ladin dari anaknya yang Bernama Salim.
Pertanyaanya, kenapa hari ini sislislah keluarga Baalwi dan Usamah berbeda. Kenapa keluarga Usamah bin Ladin tidak mempunyai kakek garis laki di 950 tahun yang lalu Bernama Alwi bin Muhammad. Jawabannya: salah satu di antara keduanya pasti ada yang berdusta: salah satunya ada yang mengurut nasab bukan sebagaimana adanya. Pertanyaannya: siapa di antara mereka berdua yang berdusta?
Berdasarkan penelitian saya, yang berdusta adalah keluarga Ba’alwi bukan keluarga Usamah bin Ladin. Kenapa? Karena silsilah keluarga Ba’alwi yang mengaku bahwa Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubed adalah seorang sayyid dengan mengklaim ia anak Ahmad bin Isa tidak terkonfirmasi kitab-kitab nasab di masa hidupnya Alwi. Kitab-kitab nasab yang hidup di masa hidupnya Ubed, Alwi dan Muhammad, seperti kitab Tahdzibul Ansab, Al-Majdi, dan Muntaqilah tidak mencatat Ahmad bin Isa mempunyai anak Bernama Ubed. Kitab-kitab sejarah dari mulai abad ke-5 sampai ke-9 Hijriah pun tidak ada yang mencatat bahwa tahun 490 Hijriah ada seorang “ulama” (sesuai klaim hari ini) bernama Alwi bin Muhammad.
Maka nama Alwi bin Muhammad ini jelas nama fiktif. Lalu siapa leluhur mereka yang hidup 950 tahun yang lalu itu? Jawabannya: Namanya tidak terdeteksi dan terverifikasi, yang jelas ia adalah seorang yang berhaplogroup G dengan subclade Y32613. Kita sebut saja Syekh G-Y32613. Dan Syekh G-Y32613 ini adalah kakek bersama yang menurunkan keturunan di antaranya Usamah bin Ladin dan Umar bin Hafidz.
Apakah masih ada sepupu-sepupu Ba’alwi yang tidak mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW? Jawabannya masih banyak. Dan semuanya tidak mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW. Kita ambil contoh keluarga Bothar di Oman.
Keluarga Bothar di Oman mempunyai subclade G-Z28113. G-Z28113 merupakan subclade dari G-Y68554 yang merupakan keturunan G-32612 yang dimiliki klan Ba’alwi juga. Hari ini dua orang bersaudara dekat itu silsilahnya berbeda-beda: yang satu mengaku keturunan Nabi yang satu tidak. Perhatikan tangkapan layar di YFull berikut ini:[6]

Perhatikan tangkapan layar Klan Bothar di familitree sebagai berikut:[7]

Keluarga Bothar ini juga seharusnya sekarang mengaku keturunan Nabi karena ia sepupu garis laki keluarga Baalwi, pertanyaanya mengapa sekarang keturunannya di Oman tidak mengaku keturunan Nabi? Jawabannya karena pengakuan Ba’alwi sebagai keturunan Nabi baru muncul di tahun 895 Hijriah tanpa mengajak sepupunya dari keluarga Bothar.
Kesimpulan: dilihat dari hasil tes Y-DNA Klan Baalwi bukanlah keturunan genetic dari Nabi Muhammad SAW, sebagaimana ia bukan keturunan Nabi Muhammad SAW menurut penelitian berbasis kitab-kitab nasab dan sejarah. Yang demikian itu berdasarkan hal-hal sebagai berikut:
Penulis Imaduddin Utsman Al-Bantani
[1] https://www.familytreedna.com/public/baalawi?iframe=ydna-results-overview&srsltid=AfmBOoobYdPUTMgruQydCq22mEQ95t4vseLWJG2hvL60-pcjDtzXbxpm
[2] https://www.yfull.com/tree/G-Y32613/
[3] https://www.familytreedna.com/public/baalawi?iframe=ydna-results-overview&srsltid=AfmBOoppJJf4dxSnPDpY31sf35mlao5WCE9yCavsN6XucXMJXhS5kEvW
[4] https://x.com/DNASyria/status/1909717755605274794
[5] https://x.com/DNASyria/status/1909717755605274794
[6] https://www.yfull.com/tree/G-Y32612/
[7] https://www.familytreedna.com/public/uae?iframe=ydna-results-overview&srsltid=AfmBOooU_nyHBmqmrVYJpHTiaxQDSZeajm98hJz-Yrs6GzvVRvMDxlUz