# pwils.net > Perjuangan Walisongo Indonesia ## Posts - [Sejarah Terusik: Trah Sunan Ampel dan Marwah Leluhur di Winongan Wajib Dijaga](https://pwils.net/sejarah-terusik-trah-sunan-ampel-dan-marwah-leluhur-winongan-wajib-dijaga/): Oleh: TB. M. Nurfadhil Satya Al Bantani Pada Rabu, 15 April 2026, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani bersama saya berkesempatan bersilaturahmi kepada KH. Salim Cilacap, salah satu trah dan ahli waris Kanjeng Sunan Ampel. Pertemuan ini menjadi momen penting karena mengungkap berbagai manuskrip dan data autentik primer yang sezaman dengan era Kanjeng Sunan Ampel beserta anak cucu keturunannya. (Link Video: https://youtu.be/kZdzKbrY_6E?si=-G5SfoqhdITjXavI) Bukti-bukti historis tersebut secara faktual menegaskan rekam jejak karya dan peninggalan Sunan Ampel serta Sunan Drajat. Fakta ini menguatkan bahwa kiprah dakwah penyebaran Islam di Nusantara, khususnya di Tanah Jawa, digerakkan oleh para Walisongo dan keturunannya yang memiliki akar sejarah... - [Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil Yang "Dibaalwisasikan"](https://pwils.net/meluruskan-sejarah-amaliah-tahlil-yang-dibaalwisasikan/): Oleh: TB. M. Nurfadhil Satya Dalam buku Sejarah Tahlil keluaran tahun 2013 yang dikutip oleh NU Online dalam artikel: https://www.nu.or.id/pustaka/sejarah-tahlil-JPnpB, diulas siapa sosok yang dianggap pertama kali menyusun rangkaian bacaan tahlil dan mentradisikannya. Menurut penulis buku itu, sejarah tahlil telah dibahas dalam forum Bahtsul Masail oleh para Kyai Thariqah Jatman kala itu (pada masa tahun 2000 – 2013, Jatman dibawah kepimpinan Luthfi bin Yahya). Sebagian mereka berpendapat bahwa yang pertama menyusun tahlil adalah Sayyid Ja’far Al- Barzanji. Sedangkan pendapat yang lain mengatakan bahwa yang menyusun tahlil pertama kali adalah Abdullah bin Alwi Al Haddad. Dari dua pendapat tersebut, yang dianggap... - [Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab](https://pwils.net/kedustaan-kedustaan-klaim-di-media-terkait-riziq-syihab/): Oleh Rifky J. Baswara Setelah para peneliti Indonesia berhasil membongkar kepalsuan nasab kelompok Ba’alwi (habaib) yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW dan telah terbukti bahwa sama sekali mereka bukan keturunan Nabi secara ilmiyah,  kini para peneliti bergeser meneliti berbagai macam klaim kelompok Ba’alwi terhadap sejarah masuknya Islam di  Indonesia dan sejarah kemerdekaan Indonesia. Abdurrahman Azzahir yang diklaim klompok Ba’alwi sebagai pejuang anti Belanda,  telah diteliti dan terbukti klaim itu tidak benar bahkan ia adalah penghianat rakyat Aceh yang menerima gaji dari Belanda.  Begitu pula Usman bin Yahya, kakek dari isteri Riziq Syihab, diklaim sebagai pejuang dan sempat diusulkan sebagai... - [Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji](https://pwils.net/tedi-isyaratkan-ada-reshuffle-kabinet-kiai-imad-usul-presiden-copot-nusron-terkait-korupsi-kuota-haji/): Beberapa hari ini Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka di publik. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan isyarat bahwa pergantian menteri tersebut tinggal menunggu waktu. Ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (7/4/2026), seperti dalam laporan kompas.id, Teddy Indra Wijaya hanya mengatakan, “Tunggu aja,” menanggapi pertanyaan seputar reshuffle. Hal ini mengindikasikan adanya kemungkinan perubahan komposisi kabinet dalam waktu dekat. Menanggapi isu tersebut, K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (akrab dipanggil Kiai Imad), seorang kiai NU dari Banten yang juga pengasuh Pesantren NU Kresek Banten dan wakil ketua umum PWI-LS,... - [Figur Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”](https://pwils.net/figur-gus-aziz-jazuli-alumni-tarim-yang-berani-angkat-isu-nasab-ilmu-itu-untuk-menguji-kebenaran/): Serang — Nama Gus Aziz Jazuli telah dikenal publik setelah sejumlah ceramahnya tentang pembahasan nasab Baalwi dan khurofatnya beredar luas di media sosial khsusunya dari kanal YouTube Gus Aziz Jazuli, Lc, MH. Ia dikenal sebagai santri yang pernah menempuh pendidikan di pesantren di Pasuruan, Jawa Timur, sebelum melanjutkan studi ke kota Tarim di Hadramaut, Yaman. Dalam berbagai kesempatan, Gus Aziz menceritakan perjalanan pendidikannya yang cukup panjang. Ia mengaku belajar di pesantren selama sekitar empat setengah tahun sejak 2004 hingga 2008. Setelah itu, ia melanjutkan kuliah di kota Tarim, Yaman, yang dikenal sebagai pusat pendidikan Islam klasik di kawasan Hadramaut. “Guru-guru... - [Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan](https://pwils.net/mengapa-nu-harus-memisahkan-diri-dari-klan-habib-baalwi-sejarah-panjang-masa-depan/): Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Prolog Sebenarnya sudah lama saya ingin merampungkan tulisan ini tapi pada saat itu timingnya saya nilai belum tepat. Masyarakat masih terkonsentrasikan pada turbulensi polemik nasab habib, eksekusi kuburan palsu dan pemalsuan sejarah. Pada tanggal 08 April 2026 ini situasinya saya pikir sudah agak settle sehingga masyarakat luas, khususnya Nahdliyyin, relatif sudah memiliki ruang dan waktu guna berpikir lebih mendalam dan meluas tentang relasi NU dan Klan Habib Baalwi ke depannya. Dengan suatu pertimbangan, saya harus mengucapkan ini bahwa apa-apa yang saya tuliskan ini tidak mengada-ada dalam artian sesuatu yang tidak begitu lalu saya plintir menjadi... - [Sinopsis Kitab: AL-FATḤ AL-MUNĪR FĪ SYARḤ MANẒŪMAH AL-TAFSĪR](https://pwils.net/sinopsis-kitab-al-fat%e1%b8%a5-al-munir-fi-syar%e1%b8%a5-man%e1%ba%93umah-al-tafsir/): (Telaah Kitab Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Karya KH. Imaduddin Utsman al-Bantanie; Merawat Khazanah Keislaman, Menjaga Sanad Keilmuan) Oleh: Riko Aji Darma (Alumni Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences) Dinamika perkembangan ilmu al-Qur’an dan tafsir tidak terlepas dari peran karya-karya ringkas yang kemudian mendorong lahirnya pengembangan keilmuan yang lebih luas. Salah satu di antaranya adalah kitab Nuqāyah al-‘Ulūm karya Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī (849-911 H), yang kemudian disempurnakan oleh penulisnya sendiri melalui kitab Itmām al-Dirāyah li Qurra’ al-Nuqāyah . Karya ini menghimpun secara ringkas empat belas disiplin keilmuan dalam khazanah keislaman, dengan pembahasan tentang ilmu al-Qur’an dan tafsir sebagai salah satu bagian... - [Rizieq Syihab Mengaku Keturunan Si Pitung, Data Sezaman: Si Pitung Mencuri Setrika Baju](https://pwils.net/rizieq-syihab-mengaku-keturunan-si-pitung-data-sezaman-si-pitung-mencuri-setrika-baju/): Oleh: Rifky J Baswara Setelah gagal sebagai cucu Muhammad SAW, Riziq Syihab kini mengaku sebagai cucunya Si Pitung. Lagi-lagi klaimnya tanpa ditunjang oleh sumber sejarah. Sama seperti klaim kelompok Baalwi bahwa mereka keturunan Nabi yang telah terbukti kepalsuannya. Bahkan kini telah terbongkar, bahwa kelompok Baalwi, jangankan sebagai keturunan Nabi, orang Arab saja bukan. Klaim Rizieq sebagai keturunan Pitung bisa dilihat di link berikut ini: (lihat: https://www.youtube.com/@wahyumicorazon/shorts). Sebelum kita permasalahkan klaim Rizieq sebagai keturunan Si Pitung, kita perlu tahu dulu siapa si Pitung? Pantaskah Riziq Bangga sebagai keturunannya? Si Pitung bukanlah sosok Fiktif. Ia adalah seseorang yang pernah ada di masa... - [Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go](https://pwils.net/muktamar-nu-2026-and-the-art-of-letting-go/): Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Prolog Apa jadinya (PB)NU jika tidak ada tesis Kyai Imad (polemik nasab) dan pengungkapan kejahatan Baalwisasi-Yamanisasi? Cobalah berandai-andai tidak ada itu semua dan NU berjalan terus sebagaimana keadaan pada pra-tesis dengan segenap komprehensi dan kompleksitasnya yang tidak perlu dirinci di sini. Setiap orang boleh saja menyusun prediksi skenario kalkulatifnya. Dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Mungkin kita bisa berbeda hasil perhitungannya namun izinkan saya memaparkan sesuatu kepada Anda. NU dan Klan Habib Baalwi Penulis pernah mendiskusikan ini dengan beberapa orang dan salah satu Gus di situ, sebut saja nama aliasnya adalah Gus Benhan, berkesimpulan dengan... - [Sinopsis Kitab Manāhij at-Tajdīd fī Naqd ar-Riwāyah fī al-Ḥadīth wa at-Tafsīr wa at-Tārīkh wa al-Ansāb Karya Syaikh Imaduddin Ustman al-Bantani](https://pwils.net/sinopsis-kitab-manahij-at-tajdid-fi-naqd-ar-riwayah-fi-al-%e1%b8%a5adith-wa-at-tafsir-wa-at-tarikh-wa-al-ansab-karya-syaikh-imaduddin-ustman-al-bantani/): Oleh: Riyadul Jinan(Mahasantri Ma’had Aly Yanbu’ul Qur’an Kudus) Kitab Manāhij at-Tajdīd fī Naqd ar-Riwāyah fī al-Ḥadīth wa at-Tafsīr wa at-Tārīkh wa al-Ansāb merupakan karya ilmiah yang mengkaji metodologi pembaruan (tajdīd) dalam kritik riwayat pada empat disiplin utama, yaitu hadis, tafsir, sejarah, dan nasab. Karya ini mencerminkan upaya penulis dalam menghadirkan pendekatan yang komprehensif dan integratif dalam menilai validitas riwayat, dengan memadukan warisan keilmuan klasik (turāts) dan analisis kritis yang kontekstual. Tujuan utama penulisan kitab ini adalah menegaskan pentingnya verifikasi ilmiah terhadap riwayat yang beredar dalam berbagai cabang ilmu keislaman, sekaligus mengoreksi pemahaman yang kurang tepat akibat penerimaan riwayat tanpa kajian... - [Dari Perjalanan Menuju Ilmu, Menyerap Wasiat Seorang Guru (Sinopsis Kitab Al-Aqwal al-Munirah karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani)](https://pwils.net/dari-perjalanan-menuju-ilmu-menyerap-wasiat-seorang-guru-sinopsis-kitab-al-aqwal-al-munirah-karya-k-h-imaduddin-utsman-al-bantani/): Oleh: Riyadul Jinan (Mahasantri Ma’had Ali Yanbu’ul Qur’an Kudus) Di antara deru kendaraan dan panjangnya perjalanan menuju Ma’had Aly Yanbu’ul Qur’an Kudus, waktu senggang di dalam bus menjelma menjadi ruang kontemplasi yang hening. Dalam satu dudukan, kitab Al-Aqwāl al-Munīrah fī al-Waṣiyyah lil-Abnā’ wa adz-Dzurriyyah karya guru mulia, Al-‘Allāmah KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani ḥafiẓahullāh, terbaca hingga tuntas—menghadirkan kesan yang tidak hanya intelektual, tetapi juga personal dan reflektif. Membaca karya seorang guru menghadirkan pengalaman yang berbeda. Setiap kalimat terasa lebih dekat, setiap nasihat seakan tertuju langsung kepada diri sebagai murid. Kitab ini tidak sekadar menjadi teks bacaan, melainkan perpanjangan dari majelis ilmu... - [Menolak Doktrin Habib dalam Kitab Tadzkirunnas yang Merendahkan Ibadah Haji dan Umrah](https://pwils.net/menolak-doktrin-habib-dalam-kitab-tadzkirunnas-yang-merendahkan-ibadah-haji-dan-umrah/): Oleh: KH Nur Ihya Hadinegoro (Peneliti Manuskrip dan Kitab Sejarah) Sejak dulu Umat Islam dihadapkan pada tantangan serius berupa fitnah akidah dan syariah yang seringkali bersumber dari pemahaman yang menyimpang dalam literatur-literatur tertentu. Salah satu yang paling klasik dan berbahaya adalah fitnah pendustaan yang mengaburkan batasan tentang hukum Allah. Tercatat dalam kitab Tadzkirunnas (Kumpulan Kalam Habib Ahmad bin Hasan Al Attas) halaman 258-259, penulis menemukan teks yang sangat bermasalah. Teks tersebut memuat dialog antara Habib Umar bin Abdurrahman Al Attas, sosok yang tercatat sebagai orang pertama yang menggunakan gelar “Habib” di kalangan Ba’alawi dengan muridnya, Syekh Ali Baros. Habib Umar... - [Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren](https://pwils.net/melawan-hegemoni-baalwi-menuju-dekolonisasi-mental-pesantren/): Oleh: KH. Ubaidillah Tamam Munji Tulisan ini menganalisis fakta adanya perlawanan kaum santri dan pribumi terhadap dominasi tanpa paksaan dan keangkuhan klan Ba’alwi sebagai manifestasi kontemporer dari renovasi budaya yang diusung oleh Gus Dur. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif-analitis, bertujuan membedah adanya pertarungan metodologis antara Islam formalis-transnasional dengan Islam lokalis-historis yang sangat egaliter. Tulisan ini hendak  menunjukkan bahwa klaim penguasaan yang kuat terhadap pihak lain berbasis silsilah biologis, adalah bertentangan dengan Pribumisasi Islam yang menjadi fondasi spiritual umat Islam dan pesantren (Islam Nusantara). Prinsip Islam Nusantara tidak berpijak pada darah suci, melainkan pada keilmuan yang mencakup dimensi... - [Antara Taipan Yahudi George Soros dan Si Suneo Rumail Abbas Ada Ketua PBNU](https://pwils.net/antara-taipan-yahudi-george-soros-dan-si-suneo-rumail-abbas-ada-ketua-pbnu/): Kita telah mengetahui bersama fakta bahwa si Historian Palsu, Rumail Abbas Al Ahdal Al Yamani, dibayar untuk membela Klan Habib Baalwi. Sedikit flashback tentang itu, pada tahun 2023 dia menyebar tuduhan bahwa orang-orang yang mengkritisi nasab Klan Habib Baalwi memperoleh dana 4-5 Trilyun. Dia mengatakan[1]: memang benar kan sekitar 4 sampai 5 triliun itu uang berputar di beberapa bulan terakhir untuk hanya untuk isu nasab ini. jadi yang untung itu siapa? yang untung ternyata konten kreator kan youtuber-youtuber seperti Zaini, Hanif Farhan, Mohsen Official,  Gus Hasan Syarief, yang mengkapitalisasi hal ini sebagai konten. Pada kesempatan yang sama si Historian Palsu... - [PWILS Temui KH Ma’ruf Amin, Perkuat Arah Perjuangan Umat di Tengah Dinamika Global](https://pwils.net/pwils-temui-kh-maruf-amin-perkuat-arah-perjuangan-umat-di-tengah-dinamika-global/): Banten – Jajaran pimpinan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWILS) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Wakil Presiden ke-13 RI, pada Jum’at (20/3/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PWILS Dr. KH Abbas Billy Yachsy, Wakil Ketua Umum KH Imaduddin Utsman Al Bantani, R.Tb. Mogy Nurfadhil Satya, Sekretaris Jenderal PWILS Ken Pramendra, serta Panglima Pusat LS Aly Hifni. Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa. Agenda tersebut menjadi ruang konsolidasi pemikiran antara tokoh ulama dan pegiat perjuangan Walisongo dalam merespons situasi kebangsaan yang kian kompleks, baik di level nasional maupun global. Dalam forum itu, PWILS menyampaikan laporan terkini terkait dinamika umat, tantangan... - [Innalillahi, Gus Hasan Pengasuh Ponpes Soleh Solehah Banyumas Wafat di Akhir Ramadan 2026](https://pwils.net/innalillahi-gus-hasan-pengasuh-ponpes-soleh-solehah-banyumas-wafat-di-akhir-ramadan-2026/): BANYUMAS – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Soleh Solehah, Desa Tambaksari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Seorang kiai muda yang dikenal sederhana dan ramah, Gus Hasan, wafat pada penghujung Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan akhir Ramadan 2026. Kabar wafatnya Gus Hasan disampaikan oleh Ketua PWI LS Jawa Tengah, Gus Mar, yang mengenal almarhum sebagai sosok yang penuh ketulusan dalam perjuangan dan pengabdian. “Gus Hasan adalah sosok yang sangat sederhana, sangat ramah kepada siapa pun. Kami semua mengenalnya sebagai pribadi yang hangat dan penuh kepedulian,” ungkap Gus Mar dalam keterangannya. Menurutnya, almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama... - [Ramadan Berkah, PWI-LS Kertasemaya Indramayu Berbagi Santunan](https://pwils.net/ramadan-berkah-pwi-ls-kertasemaya-indramayu-berbagi-santunan/): INDRAMAYU – PWI-LS Kertasemaya Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan menggelar santunan bagi anak yatim dan dhuafa pada Minggu, 16 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus, anggota, serta masyarakat sekitar yang turut merasakan suasana hangat penuh kebersamaan. Puluhan penerima manfaat tampak bahagia saat menerima santunan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Ketua PWILS Kertasemaya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda rutin, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral organisasi dalam membantu masyarakat. “Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik... - [Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban](https://pwils.net/memahami-klaim-nasab-suci-pentingnya-verifikasi-data-sejarah-dan-narasi-peradaban/): Oleh: Ubaidillah Tamam Munji[1] Tulisan ini bertujuan untuk merefleksikan koordinat kesadaran nalar menganalisis peran krusial kejujuran intelektual Habib dan Muhibbin di tengah semarak kodifikasi narasi sejarah. Perilaku negatif berkedok agama ini, seperti pengkultusan terhadap figur melalui kajian sejarah yang tidak terbukti atau terverifikasi. Hal ini sering menimbulkan manipulasi informasi yang mengglorifikasi status sosial atau silsilah individu tanpa bukti autentik. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan filsafat ilmu (ontologi, epistemologi, dan aksiologi), penulis hendak mengaskan bahwa peradaban yang memanipulasi data sejarah akan melahirkan ketidakadilan sosial dan pembodohan massal. Karenanya, verifikasi data sebuah sejarah bukan hanya sebagai prosedur akademis, melainkan kewajiban... - [Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?](https://pwils.net/klan-habib-baalwi-komunikasi-inter-kultur-atau-inter-makhluk/): Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Latar Belakang Tulisan ini didorong adanya perendahan terselubung dari seorang netizen kepada saya dengan dalih itu sebuah kritikan atas tulisan saya yang menjadikan Baalawi sebagai bahan olok-olokan atau ejekan. Dilihat dari caranya mengkritik nampaknya dia tidak mengetahui cara menyampaikan kritik dan saran; nampaknya pula dia tidak mengetahui perbedaan antara mengkritik, melecehkan, merendahkan dan mencacimaki. Ketidakmengertian membedakan hal tersebut menjadikan orang kerap tergelincir. Mengira mengkritik namun terjatuh pada melecehkan. Mengira dirinya berbuat baik padahal sedang berbuat buruk. Ini problem yang umum ditemui di tengah masyarakat khususnya di media sosial dan sudah sejak lama penulis mendidik publik... - [PWI LS Ranting Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Bagikan Takjil kepada Pengendara di Jalan Raya Purwokerto](https://pwils.net/pwi-ls-ranting-purwokerto-kidul-dan-pemuda-pancasila-bagikan-takjil-kepada-pengendara-di-jalan-raya-purwokerto/): Banyumas — Pengurus PWI LS Ranting Purwokerto Kidul, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas bersama Pemuda Pancasila setempat menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada para pengguna jalan, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jalan Raya Purwokerto ini menyasar para pengendara motor, mobil, serta masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Para pengurus dan anggota kedua organisasi tampak membagikan paket takjil secara langsung kepada para pengendara yang melintas di lokasi kegiatan. Aksi berbagi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memeriahkan suasana bulan suci Ramadan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara organisasi kemasyarakatan dan masyarakat. Para pengendara yang... - [Buka Bersama Tokoh Banten di Kresek, Ulama hingga Budayawan Bahas Sejarah dan Persatuan](https://pwils.net/buka-bersama-tokoh-banten-di-kresek-ulama-hingga-budayawan-bahas-sejarah-dan-persatuan/): Tangerang — Buka bersama sekaligus silaturahmi tokoh Banten digelar di Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum (PPS NU) Cempaka, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026). Acara tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari ulama, budayawan, tokoh adat, hingga organisasi kemasyarakatan yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian sejarah Banten. Kegiatan ini merupakan inisiatif bersama sejumlah komunitas dan organisasi, di antaranya Babad Kesultanan Banten, Ikatan Keluarga Besar Aria Wangsakara (Ikbar Wangsa), Balai Adat Kearaiaan Tangerang, Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWILS), serta keluarga besar PPS NU Cempaka. Pesantren yang menjadi lokasi kegiatan tersebut dipimpin oleh ulama Banten KH Imaduddin Utsman al-Bantani.... - [PC PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil untuk Pengendara di Bulan Ramadhan](https://pwils.net/pc-pwils-sumbang-banyumas-bagikan-takjil-untuk-pengendara-di-bulan-ramadhan/): Banyumas — Pengurus Cabang (PC) Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWILS) Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa dan menyasar para pengendara yang melintas di wilayah Kecamatan Sumbang. Puluhan pengurus dan anggota PWILS tampak turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada pengendara motor, mobil, serta masyarakat sekitar yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang melintas. Ketua PC PWILS Sumbang menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.... - [Ramadhan Berkah, PWILS Klaten Berbagi Zakat Mal untuk Fakir Miskin dan Sabilillah](https://pwils.net/ramadhan-berkah-pwils-klaten-berbagi-zakat-mal-untuk-fakir-miskin-dan-sabilillah/): Klaten, Jawa Tengah – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Pimpinan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PD PWI LS) Kabupaten Klaten dengan menggelar buka puasa bersama sekaligus penyaluran zakat mal kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026 di Pondok Pesantren Al Huda, Dompyong, Granting, Klaten ini diikuti oleh jajaran pengurus organisasi, tokoh masyarakat, serta puluhan warga penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, PD PWI LS Klaten menyalurkan paket bantuan kepada fakir dan miskin sebagai bagian dari pentasarufan zakat mal yang dihimpun dari para dermawan. Ketua PD PWI LS Klaten KH Jumakir mengatakan kegiatan ini merupakan... - [Titik Balik Thesis al Bantani, Konsensus dan Glorifikasi Nasab Ba'Alwi: Tiga Tahun  Gagal Raih Syuhra Wal Istifadlah (2023 2025)](https://pwils.net/titik-balik-thesis-al-bantani-konsensus-dan-glorifikasi-nasab-baalwi-tiga-tahun-gagal-raih-syuhra-wal-istifadlah-2023-2025/): Oleh: Ubaidillah Tamam Munji[1] Diskursus mengenai keabsahan nasab Ba’alwi di Indonesia dalam kurun waktu 2023 hingga 2025 telah memasuki fase kritis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selama tiga tahun ini, narasi silsilah yang selama berabad-abad dianggap sebagai kebenaran teologis yang mapan, mendadak goyah di hadapan audit historiografi yang ketat. Inti dari persoalan ini adalah kegagalan klan Ba’alwi dalam meraih status Syuhra Wal Istifadlah (kemasyhuran yang didasarkan pada kepastian sejarah) ketika diuji dengan standar filologi primer. Fenomena ini memicu upaya sistematis dari kalangan habib-muhibbin untuk melakukan glorifikasi melalui instrumen “ijmak” sebagai upaya terakhir untuk menambal celah kosong (missing link) sejarah selama... - [Sejumlah PD dan PC PWI LS Jateng Gelar Aksi Bagi Takjil Ramadan](https://pwils.net/sejumlah-pd-dan-pc-pwi-ls-jateng-gelar-aksi-bagi-takjil-ramadan/): Sejumlah Pimpinan Daerah (PD) dan Pimpinan Cabang (PC) PWI LS Jawa Tengah menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut terlihat dilaksanakan oleh beberapa daerah seperti PD Banyumas, PD Pekalongan, dan PD Purbalingga, serta beberapa wilayah lain di Jawa Tengah. Ketua PWI LS Jawa Tengah, Agus Mar, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari himbauan kepada seluruh jajaran pengurus agar aktif memberikan manfaat bagi masyarakat selama bulan Ramadan. “Kami memang memberikan himbauan kepada jajaran pengurus di setiap kabupaten di Jawa Tengah agar bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan ini. Minimal bisa berbagi takjil... - [PWI LS Bojong Pekalongan Bagikan Takjil kepada Pengendara di Jalan Raya Bojong](https://pwils.net/pwi-ls-bojong-pekalongan-bagikan-takjil-kepada-pengendara-di-jalan-raya-bojong/): PEKALONGAN — Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas di Jalan Raya Bojong, Senin (9/3/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kegiatan berbagi takjil tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk membantu para pengendara dan musafir yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa di bulan Ramadan. Para pengurus PWI LS terlihat antusias saat membagikan bingkisan takjil kepada pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas. Tak sedikit pengguna jalan yang tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih setelah menerima paket takjil tersebut. Bendahara PWI LS Pekalongan, Kiai Malul... - [Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik](https://pwils.net/jahil-murakkab-dan-runtuhnya-fabrikasi-nasab-validasi-ilmiah-kh-imaduddin-melalui-verifikasi-mustanad-dan-genetik/): Oleh: Ubaidillah Tamam Munji[1] Dr. H. Amir Tajrid, M. Ag.[2] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi metodologi dekonstruksi nasab Ba’alwi yang ditemukan oleh KH Imaduddin Utsman Al-Bantani. Dekonstruksi nasab Ba’alwi ini mengungkap adanya krisis literasi sejarah dan kemunduran logika Ushul Fiqh dari pendidikan tradisional, yang berujung pada fenomena kemunculan jahl murakkab. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan historiografi klasik, kaidah hukum Islam, dan genetika molekuler, penelitian ini membedah “kesunyian sejarah” selama lima abad (abad 4-8 H). Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaim retorika ijma’ nasab Ba’alwi pada abad ke-9 H gugur secara epistemologis karena ketiadaan mustanad (sandaran dalil) yang sezaman dan... - [Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?](https://pwils.net/mendukung-negara-kafir-membunuh-umat-islam-layakkah-wahabi-disebut-islam/): Fenomena orientasi keberagamaan kelompok Wahabi-Salafi yang lebih memprioritaskan permusuhan terhadap kelompok Syiah (sesama Muslim) dibandingkan menghadapi hegemoni imperialisme global (Amerika-Israel) layak dicermati. Dengan pendekatan tekstualis-literal, kelompok ini terjebak dalam tatharruf (sikap ekstrem) yang mengabaikan prinsip ukhuwah Islamiyah dan maslahah ammah, sehingga menciptakan anomali politik yang memperlemah posisi umat Islam di kancah internasional. Dalam tradisi pemikiran Islam moderat (Wasathiyah), musuh bersama umat adalah ketidakadilan dan penjajahan (isti’mar). Namun, ideologi Wahabi membangun fondasi gerakannya di atas pemurnian akidah yang sangat sempit. Akibatnya, mereka menciptakan kategorisasi “musuh dari dalam” yang dianggap lebih berbahaya daripada “musuh dari luar”. Logika ini menjadi akar mengapa dalam... - [Ini Sangsi Yang Akan Diterima Oknum Polres dan Jaksa Jika Paksakan RJ Dalam Kasus Pengeroyokan Oleh Bahar Smith Terhadap Anggota Banser](https://pwils.net/ini-sangsi-yang-akan-diterima-oknum-polres-dan-jaksa-jika-paksakan-rj-dalam-kasus-pengeroyokan-oleh-bahar-smith-terhadap-anggota-banser/): Kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan Bahar bin Smith terhadap anggota Banser di Tangerang terus menyedot perhatian publik. Di tengah bergulirnya proses hukum, muncul diskusi mengenai peluang Restorative Justice (RJ). Namun, publik dan pemerhati hukum mengingatkan bahwa memaksakan RJ dalam kasus ini bukan tanpa risiko hukum bagi aparat yang menanganinya. Jika oknum di Polres maupun Kejaksaan memaksakan penghentian perkara (RJ) yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sederet sanksi berat telah menanti. Berikut adalah ulasannya: Residivis Seperti Bahar Smith Tidak Bisa diberi RJ Berdasarkan Peraturan Polri No. 8 Tahun 2021 pasal 5 hurup (e), dan Peraturan Kejaksaan No. 15 Tahun 2020 pasal... - [إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم](https://pwils.net/%d8%a5%d8%ab%d8%a8%d8%a7%d8%aa-%d9%86%d8%b3%d8%a8-%d8%b9%d8%a7%d8%a6%d9%84%d8%a9-%d8%a7%d9%84%d9%85%d9%84%d9%83-%d8%b9%d8%a8%d8%af-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%ab%d8%a7%d9%86%d9%8a-%d9%85/): بقلم: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي رئيس لجنة الفتوى في مجلس العلماء الاندونيسيين في محافظة بنتن وعضو مجمع فقهاء جاوة والباحث المحقق في نسب اهل البيت وذريتهم يخضع إثبات نسب من يدّعون انتسابهم إلى النبي محمد (صلى الله عليه وسلم) من جهة الذكور لتحققين: أولهما تحقق الحمض النووي (DNA)، وثانيهما التحقق من النسب. ولتعزيز كلا التحققين، يُجرى التحقق التاريخي. يتضمن فحص الحمض النووي مقارنة نتائجه بنتائج أفراد أو عائلات ذات نسب صحيح تاريخيًا ونسبيا. تكشف نتائج فحص الحمض النووي عن مجموعات هابلوغروب الكروموسوم Y الموروثة من الأجداد منذ آلاف السنين، والتي تبقى ثابتة بين أبناء العمومة. أما التحقق من النسب... - [Dilema PSI: Menantang Arus Sentimen "Anti-Baalwi" Demi Politik Akomodasi](https://pwils.net/dilema-psi-menantang-arus-sentimen-anti-baalwi-demi-politik-akomodasi/): Dinamika politik Indonesia tahun 2024-2025 diwarnai oleh fenomena sosioreligius yang unik: gugatan massal terhadap validitas nasab kelompok Baalwi. Gerakan yang dipicu oleh penelitian ilmiah-sejarah ini telah melahirkan gelombang kesadaran baru di akar rumput, khususnya warga Nahdliyin, yang mulai mendambakan kembalinya otoritas keagamaan kepada ulama Nusantara asli. Namun, di tengah arus besar “demistifikasi” ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) justru mengambil langkah yang dianggap anomali dengan merangkul sosok Habib Husin Ba’agil ke dalam jajaran partai. Keputusan PSI untuk memamerkan keterlibatan tokoh Baalwi secara terang-terangan menciptakan dilema internal dan eksternal. Di satu sisi, PSI di bawah Kaesang Pangarep tampak ingin memperluas basis massa... - [Surat GP Ansor Kota Tangerang Terbaru: Tolak RJ dan Minta Pelaku Perkara Ridha Ditahan](https://pwils.net/surat-gp-ansor-kota-tangerang-terbaru-tolak-rj-dan-minta-pelaku-perkara-ridha-ditahan/): GP Ansor Kota Tangerang resmi menyampaikan surat penolakan terhadap upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice dalam kasus dugaan tindak pidana yang menimpa Sahabat Ridha. Surat tersebut ditujukan kepada Polres Metro Tangerang Kota dan secara khusus kepada Kapolres Metro Tangerang Kota. Dokumen itu diterbitkan di Kota Tangerang pada 13 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 3 Maret 2026 M, dengan perihal “Penolakan Restoratif Justice dan Permohonan Penahanan”, serta dilengkapi dua lembar lampiran. Dalam suratnya, GP Ansor Kota Tangerang merujuk pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/1395/IX/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya tertanggal 22 September 2025 terkait perkara yang dialami korban Sahabat Ridha. Pada... - [Menuju Muktamar NU 2026: "PBNU Terbebas Doktrin Ba’alwi"](https://pwils.net/menuju-muktamar-nu-2026-pbnu-terbebas-doktrin-baalwi/): ​Wajah Nahdlatul Ulama (NU) hari ini tengah mengalami guncangan diskursus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika selama puluhan tahun hubungan antara kiai-kiai NU dan kaum Ba’alwi (Habaib) dianggap sebagai relasi “Habib dan Sukibin” yang tak terpisahkan, kini arus balik dari akar rumput justru menyuarakan hal sebaliknya. Muncul aspirasi kuat agar kepengurusan PBNU di masa mendatang benar-benar “steril” dari dominasi doktrin dan pengaruh struktural kaum Ba’alwi. Warga Nahdiyyin kini di hadapkan dalam ​gugatan sejarah dan kembalinya Marwah 1926. ​Salah satu argumen paling tajam yang muncul dari kalangan Nahdliyin kultural adalah refleksi sejarah berdirinya jam’iyyah. Saat KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah,... - [Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi](https://pwils.net/alidin-assegaf-tegas-walisongo-dan-keturunannya-bukan-marga-habib-b-alwi-riziq-syihab-tetap-mengemis-keturunan-walisongo-agar-percaya-bahwa-mereka-adalah-ba-alwi/): Setelah nasab Ba’alwi diputus oleh Majma Fuqaha Jawa bahwa mereka mustahil sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, Riziq Syihab pimpinan ormas terlarang, FPI, kini rajin mengiklankan bahwa Walisongo adalah termasuk klan Ba’alwi. Di berbagai kesempatan Riziq selalu menyisipkan pesan bahwa Walisongo adalah bagian dari klan Ba’alwi. Mungkin, menurut Riziq, usaha yang dilakukannya mudah-mudahan bisa mengurangi keterpurukan nasabnya yang telah jatuh ke titik nadir, rungkad serungkad-rungkadnya. Fenomena ini Ini berbanding terbalik dengan masa-masa sebelum tahun 2022, di mana para habib menolak keras keturunan Walisongo yang mengaku sebagai bagian dari keluarga Ba’alwi padahal hal tersebut terdapat dalam beberapa kitab Ba’alwi sendiri. Berbagai macam... - [Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi](https://pwils.net/bubarkan-rabithah-memutus-rantai-manipulasi-ketulusan-kh-imaduddin-sebagai-jembatan-kejujuran-sejarah-bagi-baalwi/): Oleh: Dr. KH. Ubaidillah Tamam Munji[1] Tulisan ini mengeksplorasi fenomena keberanian ilmiah K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani dalam melakukan dekonstruksi terhadap keabsahan nasab klan Ba’alwi di Indonesia. Melalui metodologi kritik sejarah yang ketat, Kiai Imaduddin membedah ketiadaan landasan historiografi kontemporer (mu’tabar) yang menghubungkan klan tersebut kepada Nabi Muhammad ﷺ, terutama terkait kekosongan catatan selama lima abad. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis misi “pembebasan” intelektual yang diusung oleh Kiai Imaduddin, yang bertujuan agar umat dan generasi masa depan tidak lagi terbelenggu oleh klaim “kesucian darah” yang rapuh secara ilmiah. Analisis juga mencakup peran sains melalui bukti genetik (DNA profiling) sebagai instrumen... - [Lembaga Nasab Klan Ba Alwi Naqabatul Asyraf Al Kubro Tolak Walisongo Sebagai Ba Alwi](https://pwils.net/lembaga-nasab-klan-ba-alwi-naqabatul-asyraf-al-kubro-tolak-walisongo-sebagai-ba-alwi/): Ketua Lembaga nasab klan Ba’alwi Naqobatul Asyrof al-Kubro, Zainal Abidin Seggaf Assegaf, menyatakan secara formal dengan surat resmi bahwa nasab Walisongo tertolak sebagai bagian dari klan Ba’alwi. Surat itu, seperti terdapat dalam link: https://www.instagram.com/p/CbFzPa-Jog4/ ditandatangani langsung oleh yang bersangkutan pada 10 April 2018. Surat itu membantah dengan tegas klaim Riziq Syihab yang belakangan, setelah nasab Ba’alwi terbongkar palsu (tidak tersambung kepada Nabi Muhammad SAW), menyatakan sebaliknya. Berikut ini isi surat resmi Naqobatul Asyraf Al-Kubro tentang bahwa Walisongo bukan bagian dari klan Ba’alwi: NAQOBATUL ASYROF AL-KUBRO Lembaga Pemeliharaan, Penelitian Sejarah dan Silsilah “ALAWIYYIN” SURAT KETERANGAN Kepada Yth, Segenap keluarga Alawiyyin di... - [Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?](https://pwils.net/karya-kh-imaduddin-utsman-vs-rabithah-alawiyah-di-persimpangan-jalan-dokumentasi-sejarah-atau-sekadar-doktrin-politik/): Oleh: Tulisan ini dari hasil diskusi berempat melalui virtual, berisi menganalisis legitimasi historis dan genealogis Rabithah Alawiyah sebagai lembaga pencatat nasab klan Ba’alwi di Indonesia. Didirikan pada tahun 1928 di bawah naungan kebijakan kolonial Belanda, eksistensi lembaga ini memunculkan pertanyaan kritis mengenai motivasi politis di balik pembentukannya. Permasalahan utama yang dikaji adalah fenomena kekosongan sejarah (missing link) selama lebih dari 500 tahun—dari abad ke-4 hingga ke-9 Hijriah—di mana nama klan Ba’alwi tidak ditemukan dalam kitab-kitab nasab kontemporer (mu’tabar) pada masanya. Selain tinjauan historiografi, penelitian ini juga melakukan analisis kritis terhadap penolakan sistematis oleh pihak Rabithah Alawiyah terhadap penggunaan tes DNA... - [KENAPA SANTRI PENDUKUNG HABIB BA’ALWI BISA DISEBUT JAHIL MURAKKAB FAL MURAKKAB TSUMMAL MURAKKAB](https://pwils.net/kenapa-santri-pendukung-habib-baalwi-bisa-disebut-jahil-murakkab-fal-murakkab-tsummal-murakkab/): Dalam diskursus nasab Ba’alwi masih ada santri bahkan kiai yang masih mendukung nasab Ba’alwi padahal mereka tidak faham sedang mendukung apa dan siapa. Sedang merendahkan apa dan siapa. Fenomena santri-santri kibin dari Sarang Rembang yang membuat video-video pembelaan itu, menunjukan standar kurikulum pesantren kita yang masih ada masalah. Entah direstui oleh pengasuhnya atau tidak, yang jelas mereka langsung menyebut diri sebagai santri Sarang. Saya berharap mereka hanya inisiatif pribadi membuat video itu, agar ironi kurikulum Pendidikan pesantren itu hanya bersifat personal bukan merambat atasnama Lembaga. Mari kita buktikan bahwa santri-santri kibin itu jahil murakkab fal murakkab tsummal murakkab. Pertama: nasab... - [Logika Mantiqi Tentang Batalnya Nasab Ba’alwi: Ustadz Nuruddin dan Santri Pondok Sarang Harusnya Sudah Faham](https://pwils.net/logika-mantiqi-tentang-batalnya-nasab-baalwi-ustadz-nuruddin-dan-santri-pondok-sarang-harusnya-sudah-faham/): Dalam ilmu Mantiq, klaim bahwa Haplogroup G adalah sepupu garis laki-laki dari Haplogroup J1 dari kakek bersama Sayidina Ali (1400 tahun yang silam) merupakan sebuah kemustahilan. Secara spesifik, dalam terminologi Mantiq, hal ini disebut dengan Ijtima’ al-Naqidayn ( Pertemuan dua hal yang saling kontradiksi). Ini merupakan hukum kemustahilan paling dasar dalam logika. Haplogroup J1 tercipta sekitar 20.000 yahun lalu. Semua orang yang hari ini berhaplogroup J1 akan bertemu satu kakek Bersama di 20.000 tahun lalu. Sedangkan haplogroup G tercipta sekitar 45.000 tahun lalu. Dua orang yang mengaku keturunan Sayidina Ali jalur laki , mereka berdua harus bertemu di satu kakek... - [المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية](https://pwils.net/%d8%a7%d9%84%d9%85%d8%ad%d8%af%d8%ab-%d8%a7%d9%84%d9%81%d9%82%d9%8a%d9%87-%d8%a7%d9%84%d9%81%d8%b1%d8%b6%d9%8a-%d8%a7%d9%84%d8%b4%d9%8a%d8%ae-%d9%85%d9%81%d8%aa%d9%8a-%d8%a8%d9%86-%d8%a7%d8%b3%d9%86-2/): العلامة الشيخ مفتي بن أسنوي الجاوي البنتني هو فقيه ومحدث ونحوي وفرضي ولد في جاكونج بنوانج بنتن سنة الف وثلاثمائة وثلاثة وخمسين من الهجرة النبوية ترعرع بالعلوم الدينية تحت تربية ابيه ثم تعلم القرآن وأوائل العلوم في قريته من الشيخ فِينغيل والشيخ ابراهيم والشيخ استاري ثم سافر الى بونتانج قرية من قرى سيرانج ليلازم الشيخ مرشد البنتني بفتح الميم والشين فاقام فيها أعواما ثم سافر الى كادوكاوينج ليلازم الشيخ سنجا بن كسمين ليتعلم كتاب الالفية وغيره ثم الى الشيخ محمد أمين البنتني في كريشيك والد الشيخ معروف أمين ثم الى فلامونان ثم الى ليس ثم الى سوكابومي وغيره ثم عاد... - [MANIFESTO KEJUJURAN: Runtuhnya Hegemoni Nasab Palsu Berhadapan dengan Pedang Sains](https://pwils.net/manifesto-kejujuran-runtuhnya-hegemoni-nasab-palsu-berhadapan-dengan-pedang-sains/): Selama berabad-abad, peradaban Islam telah terperangkap dalam sebuah paradoks yang ironis. Ia terbalut kabut sejarah dan terjajah berhala darah. Di satu sisi, Islam datang untuk menghapuskan sistem kasta jahiliah, namun di sisi lain, muncul sebuah konstruksi sosial yang mendewakan garis keturunan di atas segala-galanya. Klaim sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW telah bermutasi dari sekadar penanda sejarah menjadi sebuah berhala baru yang menuntut penyembahan sosial, kepatuhan buta, dan privilese ekonomi. Namun, sejarah yang ditulis oleh tangan manusia selalu menyisakan celah. Di balik jubah-jubah kemuliaan dan kertas-kertas kuno yang mulai menguning, terdapat narasi-narasi gelap tentang penyusupan, pemalsuan, dan klaim sepihak. Kini para... - [Proyek Y-DNA Bani Hasyim Asyraf dan Sadah Alawiyyin: Haplogroup J1 - L859-FGC10500](https://pwils.net/proyek-y-dna-bani-hasyim-asyraf-dan-sadah-alawiyyin-haplogroup-j1-l859-fgc10500/): Oleh: Dr. Hadi al-Amili Nabi Ibrahim, Ismael, Ishac, Haroon, dan Mohamad (SAW) dianggap sebagai leluhur utama dalam pohon filogenetik J1. Saat ini, banyak kelompok dan keluarga mengklaim sebagai keturunan laki-laki langsung dari leluhur yang dihormati ini, tetapi mereka mendapati diri mereka berada dalam periode genetik yang jauh. Sejauh ini, FGC8712 adalah satu-satunya SNP yang mempertahankan dua garis keturunan paralel: satu garis 100% Ismaelit-Adnanit (~150 anak, sebagian besar dari Timur Tengah) dan yang lainnya 100% Yakobit (~45 anak, sebagian besar dari Eropa Timur). Usia subklade FGC8712 diyakini antara 3400-4200 tahun yang lalu – tahun sebelum sekarang. Namun, kelompok genetik kedua kuat... - [Haplogrup Y-DNA Nabi Ibrahim (Abraham) dan Keturunannya](https://pwils.net/haplogrup-y-dna-nabi-ibrahim-abraham-dan-keturunannya/): Leonardo Som (The Administrator of DNA and Histori in the World) Haplogrup yang Diusulkan: J1-YSC0000234 Pendahuluan Nabi Ibrahim (dikenal sebagai Abraham dalam Alkitab Ibrani) dianggap sebagai bapak dari tiga agama Abrahamik utama — Yudaisme, Kristen, dan Islam. Kedua putranya, Ishak dan Ismael, secara tradisional dianggap sebagai leluhur dari dua garis keturunan utama: Keturunan Ishak menjadi bangsa Israel dan kemudian bangsa Yahudi. Keturunan Ismael dianggap sebagai leluhur dari banyak suku Arab. Perspektif Genetik Dalam genetika populasi modern, haplogrup Y-DNA mewakili garis keturunan yang diturunkan dari ayah ke anak, menelusuri garis leluhur yang dalam. Banyak populasi Timur Tengah yang mengklaim keturunan Abraham... - [المحدث الفقيه الفرضي الشيخ مفتي بن اسنوي البنتني الجاوي وكتابه الجوارية في أمثلة الاعراب في اللغة العربية](https://pwils.net/%d8%a7%d9%84%d9%85%d8%ad%d8%af%d8%ab-%d8%a7%d9%84%d9%81%d9%82%d9%8a%d9%87-%d8%a7%d9%84%d9%81%d8%b1%d8%b6%d9%8a-%d8%a7%d9%84%d8%b4%d9%8a%d8%ae-%d9%85%d9%81%d8%aa%d9%8a-%d8%a8%d9%86-%d8%a7%d8%b3%d9%86/): العلامة الشيخ مفتي بن أسنوي الجاوي البنتني هو فقيه ومحدث ونحوي وفرضي ولد في جاكونج بنوانج بنتن سنة الف وثلاثمائة وثلاثة وخمسين من الهجرة النبوية ترعرع بالعلوم الدينية تحت تربية ابيه ثم تعلم القرآن وأوائل العلوم في قريته من الشيخ فِينغيل والشيخ ابراهيم والشيخ استاري ثم سافر الى بونتانج قرية من قرى سيرانج ليلازم الشيخ مرشد البنتني بفتح الميم والشين فاقام فيها أعواما ثم سافر الى كادوكاوينج ليلازم الشيخ سنجا بن كسمين ليتعلم كتاب الالفية وغيره ثم الى الشيخ محمد أمين البنتني في كريشيك والد الشيخ معروف أمين ثم الى فلامونان ثم الى ليس ثم الى سوكابومي وغيره ثم عاد... - [KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi](https://pwils.net/kh-jafar-shadiq-fauzi-madura-klan-baalwi-memalsukan-nasab-walisongo-ke-baalwi/): Peneliti dan sejarawan Abdullah bin Saleh bin Ali Al Abu Tal’ah Al-Sharfi, seorang ulama dari Dammaj di kota Sa’dah di Yaman utara, menurut Kiai Ja’far, berkata: “Mereka yang memberi mereka silsilah palsu ini dan menyembunyikan silsilah asli mereka adalah orang-orang yang suatu hari nanti akan mengkritik dan mencemooh mereka, mengklaim bahwa mereka tidak memiliki silsilah. Jika mereka dihadapkan dengan silsilah palsu ini, mereka akan terbantahkan karena yang membantah inilah yang memalsukannya.” Hal ini juga terjadi di Indonesia, di mana, seperti yang telah kami sebutkan, mereka memasukkan garis keturunan Walisongo sebagai Ba’Alawi dalam buku-buku mereka sejak tahun 1933 M, sementara Rabitah... - [Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba 'Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia](https://pwils.net/bantah-riziq-syihab-dr-kh-abbas-bili-yahsyi-habib-ba-alwi-bukan-penyebar-islam-di-indonesia/): Pernyataan tegas disampaikan Pengasuh pesantren Nadwatul Ummah Buntet Cirebon, DR. K.H. Abbas Bili Yahsyi tentang klaim Riziq Syihab bahwa para habib adalah penyebar Islam di Indonesia. Menurut Abbas, Klan Habib Ba’alwi telah membelokan sejarah penyebar Islam di Indonesia. Menurutnya, Klan Habib Ba’alwi sengaja menulis banyak buku tentang bahwa penyebar Islam di Indonesia adalah Klan Ba’alwi terutama dengan membelokan silsilah nasab Walisongo disebut berasal dari Klan Ba’alw padahal Walisongo bukan berasal dari Klan Habib Ba’alwi. “Klan Ba’alwi mengklaim bahwa para penyebar Islam di Indonesia yang pertama adalah mereka. Mereka banyak menulis buku tentang sejarah Indonesia lalu menyisipkan bahwa masuknya Islam di... - [Majma’ Fuqaha Jawa: Baalwi Lineage Invalid on Sharia, Historical, and Genetic Grounds](https://pwils.net/majma-fuqaha-jawa-baalwi-lineage-invalid-on-sharia-historical-and-genetic-grounds/): Indonesian Islamic jurists from “The Majma’ Fuqaha Jawa” held a Nadwah (scholarly meeting) at the Al-Arbain Islamic Boarding School in Demak on Saturday, January 31, 2026. The first Nadwah discussed the Ba’alwi lineage from a Sharia, historical, and genetic perspective. The alleged falsification of history by members of the Ba’alwi clan was also discussed. In the Nadwah, each of the fuqaha (Islamic jurists) delivered a scientific presentation in Arabic. The fuqaha presenting at the Nadwah were: K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (NU Cempaka Kresek Islamic Boarding School, Tangerang, Banten), Dr. K.H. Abbas Bili Yachsyi (Annadwah Islamic Boarding School, Cirebon), Gus Aziz... - [قرارات مجمع فقهاء جاوة في الندوة الاولى 31 يناير-1 فبراير 2026 في دماك جاوة الوسطى اندونسيا حول بطلان نسب باعلوي الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم](https://pwils.net/%d9%82%d8%b1%d8%a7%d8%b1%d8%a7%d8%aa-%d9%85%d8%ac%d9%85%d8%b9-%d9%81%d9%82%d9%87%d8%a7%d8%a1-%d8%ac%d8%a7%d9%88%d8%a9-%d9%81%d9%8a-%d8%a7%d9%84%d9%86%d8%af%d9%88%d8%a9-%d8%a7%d9%84%d8%a7%d9%88%d9%84/): الاول: ان باعلوي الذين ادعوا الشرف في القرن التاسع من الهجرة لا يثبت نسبهم الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم شرعا، لان نسبهم باطل غير صحيح، وذلك لأن أحمد بن عيسى الذي عاش في القرن الثالث الهجري ليس له ولد اسمه عبيد على ماشهدته كتب الانساب في القرون الخامس والسادس والسابع والثامن. فأولاد احمد بن عيسى بالنسبة على ما شهدته تلك الكتب انما من ثلاثة أبناء محمد وعلي وحسين، لا يكون فيهم ولد اسمه عبيد او عبد الله او عبيد الله. واما كتاب أبناء الامام في مصر والشام فكتاب منحول اخترعه يوسف جمل الليل باعلوي في سنة 1425 هـ... - [فقهاء إندونيسيون من مجمع فقهاء جاوة يُبطلون نسب باعلوي شرعًا وتاريخًا وجينيا](https://pwils.net/%d9%81%d9%82%d9%87%d8%a7%d8%a1-%d8%a5%d9%86%d8%af%d9%88%d9%86%d9%8a%d8%b3%d9%8a%d9%88%d9%86-%d9%85%d9%86-%d9%85%d8%ac%d9%85%d8%b9-%d9%81%d9%82%d9%87%d8%a7%d8%a1-%d8%ac%d8%a7%d9%88%d8%a9-%d9%8a%d9%8f/): عقد فقهاء إندونيسيون من مجمع فقهاء جاوة ندوة (اجتماعًا علميًا) في مدرسة المبارك الأربعين الإسلامية الداخلية في ديماك، يوم السبت 31 يناير 2026. ناقشت الندوة الأولى نسب باعلوي من منظور شرعي وتاريخي وجيني، كما نوقشت مزاعم تزوير التاريخ من قبل أفراد من عشيرة باعلوي. وقدّم كلٌّ من الفقهاء في الندوة عرضًا علميًا باللغة العربية. وكان من بين الفقهاء الذين قدّموا عروضهم: الشيخ عماد الدين عثمان البنتني (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن وخادم مدرسة نهضة العلوم الاسلامية الداخلية في بنتن)، والشيخ الدكتور عباس بيلي يحشي الشربوني (خادم مدرسة الندوة الإسلامية الداخلية في سيريبون)، والشيخ عبد العزيز... - [PARA AHLI FIQH INDONESIA YANG TERGABUNG DALAM MAJMA’ FUQOHA JAWA PUTUSKAN NASAB BAALWI BATAL SECARA SYARA’, HISTORIS DAN GENETIK](https://pwils.net/para-ahli-fiqh-indonesia-yang-tergabung-dalam-majma-fuqoha-jawa-putuskan-nasab-baalwi-batal-secara-syara-historis-dan-genetik/): Para Ahli Fiqih dari Indonesia yang tergabung dalam wadah Majma’ Fuqoha Jawa mengadakan Nadwah (pertemuan ilmiyah) di Pesantren Al-Arbain Demak, hari Sabtu, 31 Januari 2026. Masalah yang dibahas dalam Nadwah ke-1 itu tentang nasab Ba’alwi ditinjau dari perspektif Syara, historis dan genetik. Selain itu, di bahas pula tentang adanya dugaan pemlasuan sejarah yang dilakukan oleh oknum-oknum Klan Ba’alwi. Dalam Nadwah tersebut masing-masing para Fuqoha memberikan presentasi ilmiyah dalam Bahasa Arab. Para Fuqoha yang memberikan presentasi dalam Nadwah tersebut adalah: K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (Pesantren NU Cempaka Kresek Tangerang Banten), DR. K.H. Abbas Bili Yachsyi (Pesantren Annadwah Cirebon), Gus Aziz Jazuli,... - [POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA](https://pwils.net/polemik-tambang-nu-nabi-menolak-pbnu-justru-menerima/): وَإِذَا رَأَيْتَ الْعَالِمَ يُحِبُّ الدُّنْيَا فَاعْلَمْ أَنَّهُ لِصٌّ“Jika engkau melihat seorang alim mencintai dunia, maka ketahuilah bahwa ia adalah pencuri (agama).”Ihyâ’ ‘Ulûm al-Dîn, Juz I, Kitâb al-‘Ilm Pendahuluan: Polemik Etik, Bukan Sekadar Administrasi Polemik keterlibatan Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) dalam isu pertambangan bukanlah persoalan teknis semata, melainkan persoalan etik keulamaan, amanah sejarah, dan orientasi moral jam‘iyyah. Reaksi keras yang muncul dari warga Nahdliyyin menunjukkan bahwa isu ini menyentuh fondasi terdalam NU, yaitu kepercayaan jama‘ah kepada ulama.Judul tulisan ini — “Nabi Menolak, NU Justru Menerima” — bukan provokasi, melainkan cermin perenungan :mengapa Rasulullah ﷺ menolak dominasi dunia ketika ditawari kekayaan... - [Sowan CCKI ke Cidahu, Abuya Muhtadi Tegaskan: "Nggak Ada Habib Yang Cucu Nabi"](https://pwils.net/sowan-ccki-ke-cidahu-abuya-muhtadi-tegaskan-nggak-ada-habib-yang-cucu-nabi/): Cidahu, Pandeglang – Tb. Moggi Nurfadhil bersama tim dari Crisis Center Kalinyamat Indonesia (CCKI) berkesempatan sowan ke kediaman Abuya Muhtadi Cidahu, tokoh nasional sekaligus kiai kharismatik Nahdlatul Ulama asal Cidahu, Pandeglang, Banten. Dalam pertemuan tersebut, kembali mengemuka pandangan Abuya Muhtadi terkait persoalan habaib. Jauh sebelum polemik kajian nasab menguat seperti sekarang, beberapa tahun lalu beliau telah menegaskan sikapnya. Di hadapan para kiai yang kerap memohon restu dan nasihat kepadanya, Abuya menyampaikan dengan tegas: “Al-ulama waratsatul anbiya, bukan habaib. Sampaikan! Al-ulama waratsatul anbiya, la habaib. Sampaikan!” Pernyataan serupa juga kembali beliau sampaikan beberapa bulan lalu. Dalam kesempatan itu, Abuya mengatakan: “Ulama... - [DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba'Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?](https://pwils.net/dna-berhaplogroup-g-apakah-klan-baalwi-keturunan-budak-bani-hasyim/): Tulisan ini adalah kelanjutan tulisan saya yang kemarin tentang 11 kemungkinan orang yang mengaku bagian keluarga Bani Hasyim tetapi DNA nya berhaplogroup bukan J1. Lalu ada yang bertanya dari sebelas kemungkinan itu, Klan Baalwi berada di klaster mana. Seiring telah meningkatnya kecerdasan dan system berfikir masyarakat yang kritis, diskusi tentang Klan Ba’alwi dari sisi batalnya nasab mereka secara syar’I memang sudah tidak menarik didskusikan lagi. Nasab Klan Ba’alwi batal secar syar’I karena dari dari tujuh metode penetapan nasab secara syar’I semuanya menyimpulkan hal yang sama yaitu bahwa nasab mereka “Batilun Syar’an” (batal secara syariat). Data historis mereka selama 550 tahun... - [Hikmah Perseteruan Rais Aam & Ketum PBNU: Pelajaran Tentang Husnudzon, Keadilan, dan Sikap Beragama](https://pwils.net/hikmah-perseteruan-rais-aam-ketum-pbnu-pelajaran-tentang-husnudzon-keadilan-dan-sikap-beragama/): Perseteruan antara dua pucuk pimpinan tertinggi PBNU—Rois Aam dan Ketua Umum—menjadi sorotan publik. Keduanya adalah sosok yang dihormati, dikenal sebagai mukhibbin (pecinta) Kabib Ba‘alwy, serta menjadi rujukan jutaan warga Nahdlatul Ulama. Namun dalam dinamika tersebut, muncul pernyataan yang dinilai kurang adil terhadap PWI-LS. Justru karena kedudukan mereka yang tinggi, ketidakharmonisan ini menghadirkan pelajaran penting bagi umat tentang bagaimana prinsip husnudzon, keadilan, dan keteguhan spiritual seharusnya dijalankan dalam kehidupan berorganisasi. 1. Ketika yang Menyeru Husnudzon Justru Tidak Saling Husnudzon Dalam berbagai kesempatan, PBNU kerap menyerukan agar umat Islam “husnudzon saja” terhadap klaim nasab tertentu, termasuk nasab yang dinisbatkan kepada kelompok Ba‘alawi.... - [Mendukung Thesis KH. Imaduddin Utsman Terhadap Nasab Ba’alawi](https://pwils.net/mendukung-thesis-kh-imaduddin-utsman-terhadap-nasab-baalawi/): Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdlulillahirabbil’alamin, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna, dan dengan kejujuran sejarah sebuah peradaban dapat tegak berdiri di atas kebenaran dari segala bentuk distorsi. Selawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, Ahlul Bait beliau, Putra-putri beliau, Istri-istri beliau (Ummahatul Mukminin), Serta seluruh umat Islam yang setia mengikuti jejak langkah beliau dengan jujur dan ikhlas hingga akhir zaman. Secara hakikat, diskursus mengenai validitas nasab Ba’alawi yang dipicu oleh risalah ilmiah K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani bukan sekadar perdebatan silsilah keluarga, melainkan momentum krusial bagi kejujuran sejarah dan penataan ulang peradaban Islam, khususnya di Indonesia. Selama berabad-berabad, klaim... - [Ada Sebelas Kemungkinan Kenapa DNA Bani Hasyim Ada Yang Berhaplogrup Bukan J1](https://pwils.net/ada-sebelas-kemungkinan-kenapa-dna-bani-hasyim-ada-yang-berhaplogrup-bukan-j1/): Setelah ilmu pengetahuan mengungkap secara ilmiyah bahwa keluarga Bani Hasyim, termasuk keturunan Nabi Muhammad SAW dari Sayidina Ali dan Siti Fatimah, berhaplogroup J1, maka kemudian timbul pertanyaan mengapa ada sebagian kecil yang masyhur sebagai Bani Hasyim tetapi haplogroupnya buka J1? Setidaknya ada sebelas kemungkinan mengapa terjadi yang demikian itu: Pertama: Sumpah Setia antar Suku (Tahaluf) Tahaluf secara bahasa berarti sumpah setia atau persekutuan. Dalam konteks sejarah suku-suku, khususnya di tanah Arab, tahaluf adalah kesepakatan formal antara dua kabilah atau lebih untuk saling melindungi, membantu dalam perang, dan bekerja sama dalam urusan sosial-politik. Tahaluf Memberikan perlindungan bagi suku kecil agar tidak... - [21 Januri 2026 Jagat Tangerang Akan Gelar Haul Akbar ke-345 Raden Aria Wangsakara Pahlawan Nasional RI](https://pwils.net/21-januri-2026-jagat-tangerang-akan-gelar-haul-akbar-ke-345-raden-aria-wangsakara-pahlawan-nasional-ri/): Tangerang– Pada 21 Januari 2026, masyarakat Tangerang Raya akan menggelar Haul Akbar ke-345 Raden Aria Wangsakara, tokoh pendiri Tangerang sekaligus Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Tempat Makam Pahlawan (TMP) Raden Aria Wangsakara, Lengkong Kiai, Kabupaten Tangerang, dengan rangkaian kegiatan sejak siang hari hingga puncak acara pada malam hari. Haul Akbar ini insyaAllah akan dihadiri oleh para tokoh dan undangan, termasuk Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Tangerang Raya, Camat, Lurah, Ketua RT/RW, ulama, Para Tokoh, keluarga besar Raden Aria Wangsakara, tamu kehormatan, serta masyarakat dari berbagai lapisan. Kehadiran lintas elemen tersebut menegaskan bahwa haul ini bukan hanya ritual spiritual, tetapi... - [Prof. Peter Carey Geram: Klaim Habib Luthfi soal KRT Sumadiningrat Adalah Fiksi Sejarah dan Pelecehan Terhadap Martabat Mataram](https://pwils.net/prof-peter-carey-geram-klaim-habib-luthfi-soal-krt-sumadiningrat-adalah-fiksi-sejarah-dan-pelecehan-terhadap-martabat-mataram/): Untuk pertama kalinya, sejarawan dunia Prof. Peter Carey, Ph.D. seorang pakar sejarah Jawa, Perang Jawa, dan Mataram Islam—tampak tak mampu menyembunyikan kegusaran akademiknya. Dengan nada tegas dan argumentasi berbasis sumber primer, ia menyebut klaim yang menyatakan KRT Sumadiningrat sebagai “bin Toha bin Yaya” yang selamat dan wafat tenang di Semarang sebagai kebohongan sejarah yang tidak masuk akal. Menurut Prof. Carey, klaim tersebut bukan sekadar kesalahan kecil, melainkan rekayasa narasi yang mencederai: “Tidak masuk akal seorang tokoh militer sepenting KRT Sumadiningrat bisa ‘menghilang’ dari catatan Inggris. Ini pelecehan terhadap sejarawan dan sejarah,” tegas Carey. Siapa KRT Sumadiningrat dalam Sejarah Nyata Prof. Carey menjelaskan bahwa... - [Klaim Habib soal Proklamasi: Prof. Anhar Gonggong Tegaskan Itu Ilusi dan Menista Sejarah Bangsa](https://pwils.net/klaim-habib-soal-proklamasi-prof-anhar-gonggong-tegaskan-itu-ilusi-dan-menista-sejarah-bangsa/): Sejarawan Indonesia Prof. Dr. Anhar Gonggong dengan tegas meminta masyarakat tidak mempercayai klaim-klaim historis palsu yang menyebut adanya peran seorang “Habib” dalam penentuan waktu maupun proses Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, klaim semacam itu tidak memiliki dasar sumber sejarah, tidak bisa dipertanggungjawabkan, dan berpotensi menyesatkan publik. Prof. Anhar menekankan bahwa berbicara sejarah tidak boleh asal bicara, apalagi disampaikan di ruang sakral seperti masjid atau media publik. Sejarah, kata dia, harus berdiri di atas sumber tertulis, arsip, dan kesaksian yang kredibel, bukan cerita lisan tanpa bukti. Ia menegaskan bahwa persoalannya bukan soal etnis atau keturunan seseorang, melainkan kebenaran pernyataannya. Proses Proklamasi: Fakta... - [الحمض النووي يجوز استخدامه لنفي النسب ولا يجوز لإثباته](https://pwils.net/%d8%a7%d9%84%d8%ad%d9%85%d8%b6-%d8%a7%d9%84%d9%86%d9%88%d9%88%d9%8a-%d9%8a%d8%ac%d9%88%d8%b2-%d8%a7%d8%b3%d8%aa%d8%ae%d8%af%d8%a7%d9%85%d9%87-%d9%84%d9%86%d9%81%d9%8a-%d8%a7%d9%84%d9%86%d8%b3%d8%a8/): (مسئلة) اذا مات أحمد وله ثلاثة ابناء ثم جاء عبيد وادعى انه ابنه من أم أخرى وليس له بينة بزوجية امه بأحمد، وبأنه ابنه منها، ثم لم يصدقوه، فاختبروا الحمض النووي الذكوري ( Y-DNA) واختبر هو ايضا كذلك، فخرجت نتائج الحمض النووي منهم على مجموعة السلالة ( J1)، وخرجت نتيجة عبيد على مجموعة السلالة (G ) فلا يقبل شرعا وجينيا ادعائه انه أخوهم وانه ابن احمد لانه يستحيل ان يكون اربعة ابناء من اب واحد خرجت مجموعة سلالتهم الذكورية مختلفة، ولانه يعلم بتلك النتائج ان مجموعة سلالة أحمد الذكورية على ( J1) لانها تورث من اب لابنه ثم الى ابنه... - [الاستفادة من الحمض النووي لنفي نسب الدخلاء على نسب النبي صلى الله عليه وسلم واجبة شرعا: رد الشيخ عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي على بعض قرارات مجلس المجمع الفقهي الاسلامي بمكة المكرمة بشأن البصمة الوراثية](https://pwils.net/%d8%a7%d9%84%d8%a7%d8%b3%d8%aa%d9%81%d8%a7%d8%af%d8%a9-%d9%85%d9%86-%d8%a7%d9%84%d8%ad%d9%85%d8%b6-%d8%a7%d9%84%d9%86%d9%88%d9%88%d9%8a-%d9%84%d9%86%d9%81%d9%8a-%d9%86%d8%b3%d8%a8-%d8%a7%d9%84%d8%af/): في عام 1422 ه، أقيمت الدورة السادسة عشرة عقدها مجلس المجمع الفقهي الإسلامي بمكة المكرمة بشأن البصمة الوراثية ومجالات الاستفادة منها. ومن بين النقاط التي خلصتها الدورة: “أن نتائج البصمة الوراثية تكاد تكون قطعية في إثبات نسبة الأولاد إلى الوالدين، أو نفيهم عنهما، وفي إسناد العينة (من الدم أو المني أو اللعاب) التي توجد في مسرح الحادث إلى صاحبها، فهي أقوى بكثير من القيافة العادية ( التي هي إثبات النسب بوجود الشبه الجسماني بين الأصل والفرع ) وأن الخطأ في البصمة الوراثية ليس واردًا من حيث هي، وإنما الخطأ في الجهد البشري أو عوامل التلوث ونحو ذلك”.انا اوافق بهذا اي... - [Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi](https://pwils.net/tidak-sah-membuktikan-nasab-dengan-ketenaran-dan-penyebaran-jika-terdapat-penentang-tanggapan-syaikh-imaduddin-utsman-al-bantani-terhadap-syaikh-ibrahim-bin-manshur-dari-ulama-kerajaan-arab-saudi/): Di zaman kita ini, banyak terjadi penarikan kembali pernyataan dari seorang ulama terkait nasab, cara pembuktiannya, dan penolakannya. Hal ini disebabkan oleh temuan DNA yang telah membuktikan kebohongan banyak pihak yang mengaku memiliki nasab syarif Hasyimi Nabawi. Sebagai contoh, seseorang yang mengaku sebagai syarif bernama Rizq Syihab Ba’alawi dari Jakarta mendorong orang lain untuk melakukan tes DNA. Namun, ketika hasil tes DNA dari keluarganya menunjukkan sesuatu yang bertentangan dengan nasab Bani Hasyim, ia menarik kembali pernyataannya dan menyatakan bahwa DNA bukanlah cara untuk membuktikan nasab. Demikian pula halnya dengan Ibrahim bin Manshur dari Kerajaan Arab Saudi, yang juga mengaku memiliki... - [لايجوز إثبات النسب بالشهرة والإستفاضة إذا وجد المعارض: رد الشيخ عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي على الشيخ ابراهيم بن منصور من علماء المملكة العربية السعودية](https://pwils.net/%d9%84%d8%a7%d9%8a%d8%ac%d9%88%d8%b2-%d8%a5%d8%ab%d8%a8%d8%a7%d8%aa-%d8%a7%d9%84%d9%86%d8%b3%d8%a8-%d8%a8%d8%a7%d9%84%d8%b4%d9%87%d8%b1%d8%a9-%d9%88%d8%a7%d9%84%d8%a5%d8%b3%d8%aa%d9%81%d8%a7%d8%b6/): [vc_row][vc_column][vc_column_text css=””] قد كثر في زماننا هذا تراجع الكلام من عالم عن اقواله حول النسب وطريق ثبوته ونفيه وذلك بسبب كشف الحمض النووي كذب كثير من المدعين  الشرف الهاشمي النبوي. مثلا، كان واحد ممن ادعى انه من الاشراف  اسمه رزق شهاب باعلوي من جاكرتا  يحث غيره ان يعمل اختبار الحمض النووي ثم لما تبين ان نتائج الحمض النووي من عائلته ظهرت على غير ما عليه بنو هاشم تراجع عن هذا القول، وعنده الآن ان الحمض النووي ليس طريقا لإثبات النسب.وكذا ابراهيم بن منصور من المملكة العربية السعودية وهو ايضا من المدعين الشرف النبوي. قال ابراهيم في كتابه الافاضة بان الشهرة... - [فتوى الشيخ عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي حول عدم ثبوت نسب عائلة باعلوي في تريم الى رسول الله صلى الله عليه وسلم شرعا وتاريخيا وجينيا](https://pwils.net/%d9%81%d8%aa%d9%88%d9%89-%d8%a7%d9%84%d8%b4%d9%8a%d8%ae-%d8%b9%d9%85%d8%a7%d8%af-%d8%a7%d9%84%d8%af%d9%8a%d9%86-%d8%b9%d8%ab%d9%85%d8%a7%d9%86-%d8%a7%d9%84%d8%a8%d9%86%d8%aa%d9%86%d9%8a-%d8%a7%d9%84/): السؤال: بسم الله الرحمن الرحيم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيد المرسلين محمد خاتم النبيين ‌وعلى ‌آله وصحبه الطيبين ‌الطاهرين ورضي الله تعالى عن الصحابة أجمعين وعن التابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين. تحية طيبة مباركة لفضيلة المفتي الأكرم الشيخ عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي أدام الله نفعكم وبارك في عملكم ووقتكم، أتقدم إليكم بمسألتي هذه راجيا منكم تبيان الحكم الشرعي فيها سائلا من الله أن يوفقني وأياكم إلى ما يحبه يرضاه وأن يجزيكم عنا خير الجزاء. المسألة: أنا شخص أعيش في إندونيسيا، ومن المعلوم أنه ينتشر في هذا البلد كثير ممن... - [PERAN PENTING SYEKH USMAN BIN YAHYA BAALWI DALAM MEMBANTU PENJAJAH BELANDA](https://pwils.net/peran-penting-syekh-usman-bin-yahya-baalwi-dalam-membantu-penjajah-belanda/): Laporan C. Snouck Hurgronje yang paling populer terkait konteks sejarah politik dan sosial di Hindia Belanda (Indonesia) terangkum dalam buku karya monumental-nya berjudul “Ambtelijke Adviezen van C. Snouck Hurgronje” (Nasihat-nasihat Jabatan C. Snouck Hurgronje). Dalam menyusun analisis ini, Snouck bekerja sama dengan tokoh Baalwi, Syekh Usman bin Yahya, untuk memastikan kebijakan kolonial tidak memicu pemberontakan berbasis agama. Buku berisi laporan-laporan C. Snouck Hurgronje itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan tersedia untuk public dengan judul “Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya kepada Pemerintah Hindia Belanda (1889-1936)”. Proyek penerjemahan besar ini dilakukan melalui kerja sama studi Islam Indonesia-Belanda (INIS) mulai... - [KISAH KLAN HABIB BA’ALWI MENJADI TEMAN DAN ANTEK PENJAJAH BELANDA MENURUT L.W.C. VAN DEN BERG](https://pwils.net/kisah-klan-habib-baalwi-menjadi-teman-dan-antek-penjajah-belanda-menurut-l-w-c-van-den-berg/): Lodewijk Willem Christiaan (L.W.C.) van den Berg (1845–1927) adalah seorang orientalis, ahli hukum, dan politikus asal Belanda yang memiliki peran signifikan dalam sejarah hukum dan studi Islam di Indonesia pada masa kolonial Hindia Belanda. Lahir di Haarlem, Belanda, 19 Oktober 1845. Meraih gelar doktor dalam ilmu sosial dari Universitas Leiden. Ia merupakan peneliti pertama yang melakukan kajian mendalam dan rinci mengenai keturunan Arab di Nusantara (khususnya keturunan Hadrami). Salah satu karya terkenalnya adalah Le Hadhramout et les colonies arabes dans l’archipel Indien tahun 1886. Buku ini termasuk “Contemporary Record” (rekaman semasa) Ketika Baalwi baru beberapa tahun ada di Nusantara. Buku... - [HASIL DISKUSI DENGAN AI GOOGLE TENTANG BATALNYA NASAB HABIB BA’ALWI](https://pwils.net/hasil-diskusi-dengan-ai-google-tentang-batalnya-nasab-habib-baalwi/): Hari ini tehnologi dan ilmu pengetahuan sudah begitu maju. AI bisa dijadikan alternatif kita untuk mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan terkini. Kita bisa mendapat informasi awal tentang segala hal dari AI, walaupun tentu jika kita ingin mendapatkan informasi dari sumber yang valid, misalnya untuk tulisan ilmiyah, setiap informasi AI harus kita verifikasi kepada sumber yang otoritatif, sebagai referensi utama. Berikut ini diskusi saya dengan AI pada penelusuran Google tentang nasab Baalwi yang dalam penelitian saya, mereka telah absolut bukan sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW: Pertanyaan: Bagaimana menurut anda penelitian K.H. Imaduddin Utsman yang membatalkan nasab Baalwi dengan berlandaskan ilmu DNA, ilmu... - [MUHAMMAD ABUBAKAR BADZIB BONGKAR KEDUSTAAN ZEN BIN SUMET DAN RUMAIL ABBAS TENTANG IBNU HAJAR](https://pwils.net/muhammad-abubakar-badzib-bongkar-kedustaan-zen-bin-sumet-dan-rumail-abbas-tentang-ibnu-hajar/): Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Agaknya Itulah ungkapan yang pantas di berikan untuk nasab dan sejarah klan Ba’alwi. Zaman kini telah bosan tak memberinya celah untuk mengulur waktu lagi. Kasih tak mau lagi mencurah untuk membiarkannya berdusta lagi. Seakan semua mata hanya menatap penuh curiga: alasan apalagi yang hendak kau sampaikan. Seakan semua kesempatan telah menutup tirainya: tiada lagi waktu yang akan aku berikan. Bilakah angin kan berhenti membawa kabar kebenaran; bilakah matahari tetap bersembunyi di balik malam; agar anak-anak bodoh kan tetap dalam genggaman; Dan kedunguan kan tetap menjadi pijakan. Agaknya semua telah sampai pada ujungnya.... - [MBAH HASYIM TIDAK MEMPUNYAI GURU AHMAD BIN HASAN AL-ATHAS BA’ALWI: UNTUK RUMAIL ABBAS](https://pwils.net/mbah-hasyim-tidak-mempunyai-guru-ahmad-bin-hasan-al-athas-baalwi-untuk-rumail-abbas/): Rumail menanggapi tulisan penulis. Seperti biasa ia menanggapi apa yang bisa ia tanggapi, dan mengabaikan apa yang tidak bisa ia tanggapi. Rumail mengabaikan gugatan penulis yang paling penting dalam tulisan itu kepada Asad Syahab Baalwi yang telah melakukan anakronisme sejarah: Ahmad Syahab memasukan Ahmad bin Hasan al-Athas sebagai guru Mbah Hasyim Asy’ari padahal ia tidak berada di Makkah Ketika Mbah Hasyim berada di Makkah. Terjadi ketidaksesuaian kronologis dalam catatan Asad Syahab tentang Ahmad al-Athas. Itu adalah sebuah tuduhan serius untuk integritas Asad dalam reportase berbasis historiografi. Harusnya Rumail membela narasi Asad terlebih dahulu tentang Ahmad al-Athas, sebelum ia berbicara tentang... - [Mbah Hasyim Tidak Mempunyai Guru Klan Habib Ba'Alwi](https://pwils.net/mbah-hasyim-tidak-mempunyai-guru-klan-habib-baalwi/): Hari ini popular (syuhrah dan istifadlah) di kalangan sebagian masyarakat, bahwa Hadratusyaikh Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) mempunyai guru dari kalangan Habib Ba’alwi yaitu Ahmad bin Hasan Al-Athas, Husen Al-Habsyi dan Alawi bin Ahmad Assegaf. Bahkan para kibin (pendukung nasab Habib Baalwi) menggunakan narasi itu untuk menakut-nakuti umat Islam Indonesia bahwa jika mereka tidak mengakui nasab Habib Ba’alwi sebagai cucu Nabi Muhammad SAW berarti mereka telah su’ul adab kepada Mbah Hasyim karena Mbah Hasyim adalah murid dari tiga Habaib Ba’alwi tersebut. Pertanyaanya: Benarkah Mbah Hasyim mempunyai guru dari kalangan Habaib Ba’alwi? Sejak kapan informasi itu muncul? Dari mana cerita itu berasal?... - [Tokoh-Tokoh Fiktif Hadramaut Dalam Penyebutan Sejarah](https://pwils.net/tokoh-tokoh-fiktif-hadramaut-dalam-penyebutan-sejarah/): Penulis: Peneliti dan sejarawan Abdullah bin Shalih bin Ali Al Abu Tal’ah Asy-Syarafi, dari ulama Dammaj di kota Sha‘dah, Yaman Utara  Bismillāhirrahmānirrahīm Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya ﷺ. Amma ba‘d. Karena sejarah Hadhramaut mengalami berbagai problem dan kekurangan besar dalam informasinya akibat ketiadaan sumber-sumber sejarah dan hilangnya sumber-sumber tersebut, maka ketiadaan dan hilangnya sumber itu memberikan kesempatan kepada para pengusik dari kalangan orientalis dan murid-murid mereka untuk membuat sebuah sejarah khayalan dan fiktif bagi mereka, serta membuat kisah-kisah... - [اَلشَّخْصِيَّاتُ الوَهْمِيَّةُ المذكورة في تاريخ حضرموت](https://pwils.net/%d8%a7%d9%8e%d9%84%d8%b4%d9%8e%d9%91%d8%ae%d9%92%d8%b5%d9%90%d9%8a%d9%8e%d9%91%d8%a7%d8%aa%d9%8f-%d8%a7%d9%84%d9%88%d9%8e%d9%87%d9%92%d9%85%d9%90%d9%8a%d9%8e%d9%91%d8%a9%d9%8f-%d8%a7%d9%84%d9%85%d8%b0/): .الكاتب: الباحث والمؤرخ عبدالله بن صالح بن علي آل أبوطلعة الشرفي من علماء دماج في مدينة صعدة بشمال اليمن بسم الله الرحمن الرحيم الحمدلله رب العالمين واشهد أن لا اله الا الله واشهد أن محمدا عبده ورسوله ﷺ وبعد.  لما كان تاريخ حضرموت يعاني من إشكاليات ونقص كبير في معلوماته بسبب غياب مصادر التاريخ وفقدانها فأعطى هذا الفقدان واختفاء المصادر الفرصة للمغرضين من المستشرقين وطلابهم من صنع تاريخ وهمي وخيالي لهم وصنع قصص خيالية وشخصيات وهمية لا حقيقة لها في الوجود الحضرمي فلما لم يكن ما ذكروه تاريخ حقيقي وقعوا في التناقضات التي لم يسلم منها أهل التاريخ الخيالي الوهمي.... - [Hikmah Konflik Rais Aam dan Ketum PBNU: Pelajaran Tentang Husnudzon, Keadilan dan Sikap Beragama](https://pwils.net/hikmah-konflik-rais-aam-dan-ketum-pbnu-pelajaran-tentang-husnudzon-keadilan-dan-sikap-beragama/): Perseteruan antara dua pucuk pimpinan tertinggi PBNU—Rais Aam dan Ketua Umum—telah menjadi sorotan publik. Keduanya adalah sosok yang dihormati, keduanya dikenal sebagai mukhibbin (pecinta) Kabib Ba’alwy dan keduanya menjadi rujukan jutaan warga NU namun ada pernyataan yang kurang adil terhadap PWI-LS Namun justru karena kedudukannya yang tinggi, ketidakharmonisan yang muncul di antara mereka memberikan pelajaran besar bagi kita semua tentang bagaimana seharusnya prinsip husnudzon, keadilan, dan keteguhan spiritual dipraktikkan dalam kehidupan berorganisasi. 1. Ketika yang Menyeru Husnudzon Justru Tidak Saling Husnudzon Dalam berbagai kesempatan, PBNU sering menyerukan agar umat Islam “husnudzon saja” terhadap klaim nasab tertentu, termasuk terhadap nasab yang... - [Keputusan Pleno: Berdarah Kresek-Tanara inilah sosok KH Zulva Mustofa PJ. Ketum PBNU](https://pwils.net/keputusan-pleno-berdarah-kresek-tanara-inilah-sosok-kh-zulva-mustofa-pj-ketum-pbnu/): JAKARTA – KH Zulfa Mustofa ditetapkan sebagai Pj Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) pada Pleno PBNU yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Senin malam (9/12/2025). KH Zulfa menggantikan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang telah diberhentikan oleh Syuriah PBNU. Sebelumnya, Rais Syuriyah PBNU Mohammad Nuh, mendapatkan mandat oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar untuk memimpin Pleno. Mohammad Nuh pun mengatakan bahwa hasil rapat telah memutuskan Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa menjabat sebagai Pj Ketum PBNU. “Yaitu penetapan pejabat Ketua Umum PBNU masa bakti sisa, sisa sekarang ini, yaitu yang mulia beliau Bapak... - [Rumail, Ust. Ajir, Taufiq Assegaf dan Syekh Zen bin Sumet](https://pwils.net/rumail-ust-ajir-taufiq-assegaf-dan-syekh-zen-bin-sumet/): Tanggal 28 Nopember 2025 Saya membuat tulisan almiyah untuk Ustad Ajir Ubaidillah murid Taufiq Assegaf. Tulisan itu terkait kitab Al-Manhajussawi, karya seorang Ba’alwi yang Bernama Syekh Zen bin Sumet. Dalam tulisan itu saya kemukakan data dan fakta bahwa kutipan-kutipan tentang bahwa nasab lebih utama dari ilmu yang katanya dikutip dari ulama-ulama besar adalah kutipan palsu. Tidak terdapat dalam kitab-kitab karya ulama yang dimaksud. sembilan hari berlalu Ajir tidak menjawab tulisan saya tersebut. Ia hanya meroasting malu-malu dalam akun Facebooknya. Dalam akun FB-nya itu Ajir membuat status: “Ada yang menuduh kutipan Habib Zen bin Sumaith ttg Al Ghazali bermasalah, Padahal penuduh... - [Solidaritas untuk Sumatera: Respon Cepat KH Imaduddin Utsman untuk Galang Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Bencana](https://pwils.net/solidaritas-untuk-sumatera-respon-cepat-kh-imaduddin-utsman-untuk-galang-bantuan-bagi-masyarakat-terdampak-bencana/): Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada awal Desember 2025 meninggalkan dampak yang sangat serius. Aceh menjadi salah satu daerah dengan kerusakan paling berat: rumah-rumah terendam lumpur, jalur transportasi terputus, desa-desa terisolasi, dan aktivitas masyarakat lumpuh total. Di tengah situasi kritis tersebut, jaringan masyarakat dan masyarakat bergerak cepat melalui inisiatif donasi darurat yang disalurkan langsung kepada warga terdampak. Laporan Darurat dari Aceh Informasi awal bencana disampaikan oleh Muhammad Iqbal (Bang TIJ), warga Bireuen, Aceh, yang melaporkan kondisi lapangan dalam keadaan serba terbatas. Rusaknya infrastruktur membuat sejumlah desa belum tersentuh bantuan pemerintah. Akses komunikasi terganggu sehingga Bang TIJ... - [Buku Baru KH. Imaduddin: Mengapa Penting Mengetahui Habaib Ba'alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW](https://pwils.net/buku-baru-kh-imaduddin-mengapa-penting-mengetahui-habaib-baalwi-bukan-keturunan-nabi-muhammad-saw/): Dalam tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama, setiap gagasan besar selalu berdiri di atas pijakan: data, nalar, dan adab kepada kebenaran. Karena itu, ketika sebuah karya muncul membawa penelitian sejarah, filologi, dan genetika yang mendalam, ia tak sekadar hadir sebagai buku—tetapi sebagai undangan untuk berpikir jernih, menimbang dengan akal sehat, dan menempatkan fakta di atas glorifikasi. Melalui buku terbarunya, “Mengapa Penting Mengetahui Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW (J-FGC10500 vs. G-Y32613)”, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani bersama Rifky Zulkarnaen J. Baswara kembali menyodorkan satu diskursus serius yang selama ini jarang disentuh secara ilmiah dan terbuka. Buku ini menjadi bagian dari rangkaian kajian... - [Dalam Kitab Al-Manhajussawi Karya Ba’Alwi dan Kutipan Palsu: Pelajaran Untuk Gus Ajir Ubaidillah](https://pwils.net/dalam-kitab-al-manhajussawi-karya-baalwi-dan-kutipan-palsu-pelajaran-untuk-gus-ajir-ubaidillah/): Gus Ajir Ubaidillah, seorang pribumi yang pernah mondok di pesantren Taufiq Assegaf, seorang Ba’alwi di Pasuruan, sering membuat konten di Youtube tentang pembelaannya terhadap nasab gurunya Taufiq Assegaf. Tetapi penulis belum pernah menanggapinya, karena isi pembelaannya tidak menyertakan dalil-dalil ilmiah yang pantas ditanggapi. tetapi hari ini ia membuat konten yang menurut penulis harus ditanggapi karena dapat menyesatkan orang awam. Ia membuat sebuah konten tentang kitab Al-Manhajussawi karya Syekh Zen bin Sumeth, seorang Ba’alwi yang kemungkinan besar Syekh Zen bin Sumet itu masih hidup sampai sekarang. Dalam konten itu Ia menjelaskan bahwa narasi yang terdapat dalam kitab Al-Manhajussawi, tentang bahwa seorang... - [Koreksi Narasi Historiografis Falatehan Sebagai Pimpinan Banten dan Alias M. Hasanudin](https://pwils.net/koreksi-narasi-historiografis-falatehan-sebagai-pimpinan-banten-dan-alias-m-hasanudin/): Oleh: R.Tb. M. Nurfadhil S.Sos., M.A Dalam rekonstruksi sejarah awal Banten sering muncul klaim bahwa João de Barros—sejarawan Portugis—menyebut nama Falatehan (varian: Faletehan, Falatetan) sebagai pemimpin di Banten pada pertengahan 1520-an. Klaim ini perlu dikoreksi secara historiografis. Telaah sumber menunjukkan bahwa João de Barros tidak mencatat nama Falatehan; rujukan Barros dalam karya-karya modern yang membahas ekspedisi Portugis berkaitan dengan perjalanan dan tindakan armada Portugis (mis. kegagalan mendirikan benteng di pelabuhan Sunda), bukan dengan penyebutan tokoh bernama Falatehan.¹ Nama Falatehan memang muncul dalam tradisi penulisan Portugis, tetapi sumber-sumber yang menyebutkannya adalah penulis lain, terutama Gaspar Correia (dalam Lendas da Índia), serta... - [Fakta DNA Teroris Usamah bin Ladin Sebagai Sepupu Ba'Alwi: Kenapa Tidak Mengaku Cucu Nabi](https://pwils.net/fakta-dna-teroris-usamah-bin-ladin-sebagai-sepupu-baalwi-kenapa-tidak-mengaku-cucu-nabi/): Sebuah fakta ketika terungkap kadang memang sangat menyakitkan. Baalwi yang sudah ratusan tahun mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW, hari ini terbongkar kepalsuannya secara ilmiyah dari segala sisi. Tidak ada lagi bagi mereka tempat untuk menghindar kecuali mengharap orang-orang bodoh masih mau mempercayainya. Siapa yang tidak kenal Usamah bin Ladin, seorang teroris internasional yang mengakibatkan ribuan nyawa manusia melayang ini ternyata adalah sepupu jauh klan Ba’alwi. Hasil tes DNA dari Muhammad bin Usamah bin ladin mengungkap fakta genetic adanya kakek Bersama jalur laki-laki antara Usamah bin Ladin dan klan Ba’alwi. Anehnya kedua sepupu garis laki-laki ini tidak kompak. Yang satu mengaku... - [Profil Negatif Para Imigran Yaman Dari Masa Ke Masa](https://pwils.net/profil-negatif-para-imigran-yaman-dari-masa-ke-masa/): Oleh: KRT. Faqih Wirahadiningrat Imigran Yaman datang bergelombang ke Nusantara, namun yang paling massif adalah setelah Perang Diponegoro (1930-an). Mereka didatangkan oleh kolonial, 100% naik kapal kolonial, sebagian besar bekerja untuk kepentingan kolonial mendapat tanah dan gaji dari kolonial. Sebagian kecil dari mereka tersadar dan ikut dalam upaya perjuangan kemerdekaan. Namun sebagian besar tetap ingin mendapatkan fasilitas sebagai warga negara elit yang secara diskriminatif diciptakan kolonial. Bahkan segregasi kelas itu masih ada sisa-sisanya hingga hari ini di alam kemerdekaan. Berikut ini daftar nama Imigran Yaman yang ‘bermasalah’ dari masa ke masa :1. Habib Ibrahim Ba’abud (Klan Ba’alawi). Dikenal sebagai Pengkhianat... - [Warga NU Menyambut Gembira dan Berbondong-Bondong Mendirikan PWI-LS di Daerahnya, Siapa Sebenarnya dan Kenapa?](https://pwils.net/warga-nu-menyambut-gembira-dan-berbondong-bondong-mendirikan-pwi-ls-di-daerahnya-siapa-sebenarnya-dan-kenapa/): Kehadiran PWI-LS disambut gembira para kiai-kia dan warga NU dan para tokoh bangsa karena nilai-nilai yang diusungnya mewakili suara hati warga NU khususnya dan bangsa Indonesia umumnya. Di berbagai daerah warga NU berlomba-lomba mendirikan ormas PWI LS pada tingkatannya masing-masing, mulai tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan bahkan sampai tingkat desa dan kampung. PWI-LS kerap diperbincangkan masyarakat karena usaha-usaha organisasi yang dilakukannya selama ini dinilai bermanfaat bagi masyarakat. Di antara usaha-usaha PWI LS diberbagai daerah adalah melindungi para kiai-kiai dan masyarakat dari ancaman ormas radikal eks FPI yang kerap melakukan persekusi kepada kiai dan warga yang dinilai bersebrangan dengan mereka. Usaha lainnya... - [Mengenal Ormas Islam PWI LS](https://pwils.net/mengenal-ormas-islam-pwi-ls/): Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah atau PWI-LS adalah organisasi keagamaan yang didirikan tahun 2023 di Cirebon oleh para kiai-kiai pesantren dilingkungan Nahdlatul Ulama yang berkomitmen menjaga keutuhan NKRI dan sejarah bangsa berdasar Pancasila dan UUD 1945. Latar Belakang didirikannya PWI-LS adalah keresahan sejumlah tokoh Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama) atas berkembangnya paham Islam transnasional yang dinilai tidak sejalan dengan ajaran Islam Nusantara dan memecahbelah keutuhan bangsa. PWI-LS juga memiliki kepedulian dalam mengembangkan nilai-nilai Islam yang moderat dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. PWI-LS mengajak masyarakat untuk mengarus-utamakan toleransi dan kerukunan antar umat beragama dan saling menghargai antar sesama bangsa, sesama umat Islam, untuk... - [Daftar Klan Pengaku Dzuriyyah Nabi Muhammad SAW Yang Terkonfirmasi Hasil Uji Tes DNA Sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW Yang Sah](https://pwils.net/daftar-klan-pengaku-dzuriyyah-nabi-muhammad-saw-yang-terkonfirmasi-hasil-uji-tes-dna-sebagai-keturunan-nabi-muhammad-saw-yang-sah/): Klan Al-Hasyimi Keluarga Kerajaan Jordan Keluarga Al-Hasyimi Yordania adalah keluarga kerajaan Yordania yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW dari jalur Imam Hasan bin Ali melalui Musa al-Jun. silsilah keluarga ini melalui Qatadah bin Idris leluhur Bani Qatadah dan Bani Aon keluarga para syarif di Makkah. Setelah diadakan tes DNA, ternyata hasil tes DNA mereka menunjukan bahwa mereka positif sebagai keturunan Ibrahim dan Quraisy karena memiliki Haplogroup J1 dan subclade J-L859. Mereka juga terbukti sebagai keturunan Bani Hasyim karena mempunyai tanda genetic subklade FGC8703+. Mereka juga terbukti sebagai keturunan Ali bin Abi Talib karena mempunyai subkalde FGC10500+. Mereka juga terbukti... - [Catatan Bahtsul Masail MWC NU Wanasari Brebes Tentang Batalnya Nasab Ba'Alwi](https://pwils.net/catatan-bahtsul-masail-mwc-nu-wanasari-brebes-tentang-batalnya-nasab-baalwi/): Ketika Bahtsul Masail (BM) tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Batam yang berusaha membela nasab Ba’alwi terbukti dalilnya palsu dan ngawur. Apalagi BM yang dilaksanakan di tingkat Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU). BM PCNU itu mencerminkan cara berfikir tingkat kabupaten, sementara BM MWCNU mencerminkan cara berfikir tingkat kecamatan. Ketika cara berfikir tingkat kabupaten yang berusaha membela nasab Ba’alwi menjadi kacau, maka tentu cara berfikir tingkat kecamatan akan semakin kacau. Pertanyaanya, mengapa bisa demikian? Karena batalnya nasab Ba’alwi itu sudah masuk ke dalam derajat badihiy yang tidak bisa ditolak. Yang menolaknya akan masuk dalam kategori mukabarah (tidak mau menerima... - [Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah](https://pwils.net/kitab-minhajunnassabin-nu-dan-santri-bermasyrab-quburiyah/): Standar santri yang menimba ilmu dari Lembaga bermasyrab quburiyah seperti beberapa Lembaga Pendidikan di Yaman, akan sulit mengungkap hal ndakik tentang skandal pemalsuan nasab seperti dalam kitab Minhajunnassabin, apalagi yang telah berjalan ratusan tahun seperti nasab Ba’alwi. Ia membutuhkan ilmu pesantren Nusantara yang fiqhiy, logis, mendalam, konprehensif, detail, dan penuh keberkahan. Jika ia mau menggunakan ilmunya yang dulu pernah ia pelajari di pesantren Nusantara, mungkin ia bisa untuk menelusuri dan merangkai puzzle-puzle sejarah yang ditemukan sepotong-sepotong dalam berbagai macam sumber lalu mengurut historiografinya sedemikian rupa. tetapi jika standar ilmu masyrab quburiyah yang dikedepankan, yang setiap hari hanya membulak-balik kitab kumpulan... - [Kitab Minhajunnasabin: Membongkar Kepalsuan Nasab Ba’alwi Oleh Imaduddin Utsman Al-Bantani](https://pwils.net/kitb-minhajunnasabin-membongkar-kepalsuan-nasab-baalwi-oleh-imaduddin-utsman-al-bantani/): Pada tanggal 29 Syawal 1446 H. bertepatan dengan 25 April 2025 M. saya menyelesaikan sebuah kitab baru tentang terputusnya nasab Ba’alwi yang saya beri judul Minhajunnassabin Fi Ibthali Nasabi Baalwi Al-Multashiq bil Alawiyyin (Metode para ahli nasab dalam membatalkan nasab Ba’alwi yang menempel di keluarga Sayidina Ali). Kitab Minhajunnassabin berisi tentang dalil dan bukti yang presisi tentang batalnya nasab Ba’alwi dan bahwa mereka hanya ‘al-multasiq’, sang penempel atau penumpang dalam nasab suci Sayidina Ali dan Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab itu saya membuktikan bahwa klaim Baalwi yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW melalu jalur Ahmad bin Isa Al-Abah tidak... - [Sintesis Penciptaan Manusia: Titik Temu Sains dan Agama Islam](https://pwils.net/sintesis-penciptaan-manusia-titik-temu-sains-dan-agama-islam/): PendahuluanPertanyaan klasik manusia yang kerap menjadi perdebatan adalah: Bagaimana manusia pertama diciptakan?Dalam wacana kontemporer, perdebatan ini kembali mengemuka, khususnya terkait polemik nasab Ba‘alwī. KH. Imaduddin Utsman, KRT. Gus Faqih, KRT. Nur Ihyak, Dr. Sugeng dan lain sebagainya, melalui kajian kritis dan pendekatan ilmiah—termasuk analisis DNA—menunjukkan bahwa klaim para habib Ba’alwy muasal Hadhramaut Yaman, sebagai keturunan biologis langsung dari Imam Ali dan Nabi Muhammad SAW tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Temuan ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pengikut (muhibbin), sehingga sebagian mem-framing seolah-olah menerima hasil tes DNA sama saja dengan menerima teori evolusi yang “menyatakan manusia keturunan monyet” dan bukan dari Nabi... - [إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي](https://pwils.net/%d8%a5%d8%ab%d8%a8%d8%a7%d8%aa-%d8%a7%d9%84%d8%b4%d9%8a%d8%ae-%d8%a7%d8%ad%d9%85%d8%af-%d8%a8%d9%86-%d9%85%d8%ad%d9%85%d8%af-%d8%a8%d9%86-%d8%b9%d9%84%d9%88%d9%8a-%d8%a7%d9%84%d9%85%d8%a7%d9%84%d9%83/): الكاتب: عمادالدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي النسب الباطل كنسب باعلوي لايثبت شرعا بمجرد القول انه ثابت او انه قد أثبته أبي، ولكن يحتاج الاثبات الى دليل يعاضده وبينة تؤكده. ولايجوز لنا ان ندعو الناس لتسليم نسب ما بأنه ثابت بعد ظهور الحجة البالغة الدالة على بطلانه مع أننا لا نعلم حقيقته الا بشهرته. لأن الشهرة تستخدم لإثبات النسب حال كونه مجردا عن دليل آخر، فاذا ثبت الدليل مخالفا هذه الشهرة فهي باطلة. هذا الذي قرره الفقهاء والنسابون في كتبهم. مثلا ذكر الامام الرملي في نهاية المحتاج بأنه يجوز لأحد ان يشهد لنسب بطريق التسامع اي الشهرة حيث لم يعارضه دليل... - [Nisan Kuno Di Komplek Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya](https://pwils.net/nisan-kuno-di-komplek-sunan-bonang-menghilang-husein-ba-agil-diduga-terlibat-perusakan-cagar-budaya/): Tuban – Sorotan Berita Viral, Sorotan Publik Viral, Pengikut semua orang Jejak sejarah kembali terkikis. Kawasan Ring 1 Komplek Makam Sunan Bonang yang dahulu dikenal sebagai salah satu situs penting warisan budaya Islam di Nusantara, kini memunculkan tanda tanya besar. Nisan-nisan kuno yang selama ratusan tahun menjadi saksi sejarah di kompleks tersebut, kini telah hilang tanpa jejak, dan digantikan dengan nisan-nisan baru yang menghapus identitas asli kawasan cagar budaya tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran dari berbagai kalangan pemerhati sejarah dan budaya, mengingat kawasan makam tersebut telah lama diidentifikasi sebagai bagian dari situs Cagar Budaya yang seharusnya dilindungi oleh negara berdasarkan... - [Tokoh NU Prof Abdul Hadi Sesalkan Nasarudin Umar Hadir Acara Habib Lutfi di Istiqlal](https://pwils.net/tokoh-nu-prof-abdul-hadi-sesalkan-nasarudin-umar-hadir-acara-habib-lutfi-di-istiqlal/): Perseteruan antara Habib Lutfi dan PBNU mengalami babak baru, kini melibatkan Nasaruddin Umar yang menjabat sebagai Menteri Agama. Sebelumnya Habib Lutfi mendirikan organisasi tarikat baru yang Bernama JATMA ASWAJA. Hal itu dianggap Sebagian warga NU sebagai upaya pecah belah jamaah tarikat di organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Pasalnya di NU sudah lama terbentuk organisasi tarikat yang Bernama Jatman. Jatma Aswaja besutan Habib Lutfi mengadakan acara Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal Minggu (10/08) malam di Masjid Istiqlal. Acara itu mengundang Presiden Prabowo dan Menteri Agama dan sejumlah pejabat lainnya. Presiden Prabowo tidak hadir, namun Menteri Agama Nasarudin Umar hadir dalam acara tersebut.... - [Menghadiri Acara Habib Lutfi di Istiqlal Warganet Serukan Nasaruddin Umar Dicopot Dari Menag](https://pwils.net/menghadiri-acara-habib-lutfi-di-istiqlal-warganet-serukan-nasaruddin-umar-dicopot-dari-menag/): Menteri Agama Nasaruddin Umar kesandung masalah serius. Hanya karena hadir dalam acara Zikir Kebangsaan Bersama Habib Lutfi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat minggu (10/8) malam. sejumlah warganet serukan Nasaruddin dicopot dari Menag. Hal tersebut menyusul perseteruan antara kubu Jatman PBNU dan Jatma Aswaja besutan Habib Lutfi. Sebelumnya Jatman Pekalongan menyerukan warga NU untuk tidak hadir dalam acara Jatma Aswaja yang didirikan oleh Haib Lutfi. Jatman PBNU pun membuat sebuah maklumat agar seluruh pengurus Idarah Wustha dan Idarah Syubiyah di seluruh Indonesia untuk mengadakan kegiatan dzikir dan do’a Bersama secara serentak di seluruh Indonesia. Sejumlah seruan warganet tentang pencopotan Nasaruddin Umar... - [Polemik Klaim Nasab KRT Sumodiningrat Memanas, Peneliti Tantang Dialog Ilmiah Pihak Luthfi bin Yahya](https://pwils.net/polemik-klaim-nasab-krt-sumodiningrat-memanas-peneliti-tantang-dialog-ilmiah-pihak-luthfi-bin-yahya/): Yogyakarta — Polemik klaim nasab KRT Sumodiningrat yang sempat mereda kembali mengemuka. Muhammad Yaser Arafat, peneliti sejarah KRT Sumodiningrat, menantang Rumail Abbas dan pihak Habib Luthfi bin Yahya untuk hadir dalam dialog ilmiah terbuka membahas kebenaran silsilah yang selama hampir satu dekade memicu perdebatan. Tantangan itu disampaikan Yaser melalui akun Facebook pribadinya pada Minggu, 10 Agustus 2025. Ia menegaskan, forum ini bukan sekadar debat, melainkan ajang pembuktian berbasis dokumen resmi Keraton Yogyakarta, Babad Sepehi, serta serat silsilah trah Hamengkubuwanan. Kronologi Polemik Persoalan ini bermula pada 2015, ketika di forum Majelis Taklim Darul Hasyimi beredar klaim yang mengaitkan nama KRT Sumodiningrat... - [Relevansi NU dan Identitas Islam Nusantara Pasca Munculnya PWI-LS](https://pwils.net/relevansi-nu-dan-identitas-islam-nusantara-pasca-munculnya-pwi-ls/): Oleh: Didin Syahbudin Identitas Islam Nusantara yang selama ini melekat untuk Ormas Nahdlatul Ulama (NU) belakang ini tergeser pasca munculnya Ormas Islam baru Bernama Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah (PWI-LS). Para pemerhati sosial budaya dan keagamaan di Indonesia menilai PWI-LS telah mampu memikat kaum Islam Tradisonalis dari mulai ulama dan masyarakatnya untuk bergabung dengan Ormas Islam yang baru berumur dua tahun tersebut. Bahkan kabarnya laskar PWI-LS yang berjumlah ratusan ribu itu banyak di antaranya merupakan mantan anggota Banser dan Pagar Nusa. Awalnya, banyak di antara mereka tetap aktif dikedua Ormas itu, tetapi semenjak PBNU menerbitkan surat yang menyatakan PWI-LS bukan merupakan... - [PWI-LS Desak DPRD Pemalang Bentuk Pansus Bentrokan Pemalang Minta Pertenggungjawaban Bupati](https://pwils.net/pwi-ls-desak-dprd-pemalang-bentuk-pansus-bentrokan-pemalang-minta-pertenggungjawaban-bupati/): Andi Rustono mengumumkan langkah lanjutan PWI-LS usai aksi pengembalian uang bantuan tersebut.“Setelah ini, kami akan menyambangi gedung DPRD Kabupaten Pemalang. Kami akan mendesak agar segera dibentuk Panitia Khusus (Pansus) atas tragedi Pegundan berdarah ini. Kami ingin semua fakta dibuka terang benderang, dan jangan sampai ada lagi nyawa yang jadi korban dari konflik politik dan sektarian,” pungkas Bung Andi Rustono di depan Pendopo Kabupaten Pemalang. Sikap PWI-LS hari ini menegaskan bahwa kehormatan, keadilan, dan keberpihakan pada korban tidak bisa digadaikan hanya dengan sebundel uang atau panggung pencitraan. Di tengah krisis moral dan sosial, suara perlawanan mereka justru menjadi alarm keras bagi... - [PWILS Pemalang Kembalikan Bantuan Korban Bentrok Kepada Bupati Pemalang Karena Hal Ini](https://pwils.net/pwils-pemalang-kembalikan-bantuan-korban-bentrok-kepada-bupati-pemalang-karena-hal-ini/): PEMALANG – Dalam sikap tegas yang memicu perhatian publik, Pimpinan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (DPD PWI-LS) Kabupaten Pemalang mengembalikan dana bantuan sebesar Rp 21.647.000 yang sebelumnya diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang pada Senin, 4 Agustus 2025. Dana tersebut awalnya diberikan sebagai bentuk bantuan pascabentrokan berdarah antara PWI-LS dan organisasi massa FPI yang pecah di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Namun alih-alih disambut sebagai kepedulian pemerintah, PWI-LS justru melihat bantuan itu sebagai bagian dari strategi pencitraan politik di tengah menurunnya kepercayaan publik pasca insiden. Melalui perwakilan Divisi Seni dan Budaya, Andi Rustono, uang bantuan dikembalikan secara simbolis kepada Kasatpol PP... - [Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!](https://pwils.net/houthi-dan-penolakan-nasab-beberapa-hasyimiyin-pemurnian-keturunan-atau-pelunasan-dendam/): Dikatakan bahwa “kelompok Houthi” baru-baru ini telah meninjau ulang nasab beberapa keluarga Hasyimiyah di Yaman. Lalu mereka menolak hubungan beberapa di antaranya—seperti keluarga Ba Alawi, keluarga Al-Nahari, dan keluarga Al-Ahdal—dengan Ahlul Bait! Apa kriterianya?! Memang ada ras Alawi dan keturunan Hasyimiyah. Tapi: Secara ilmiah: Tidak bisa dibedakan. Ras murni adalah mitos. Demikianlah yang dibuktikan oleh biologi molekuler, terkait dengan Bani Israil dan kelompok-kelompok ras modern lainnya yang mengklaim masih murni. Secara praktis: Tidak mungkin seseorang dari antara jutaan manusia yang hidup 1400 tahun lalu memiliki keturunan yang bahkan mewakili 1:1000 dari keturunan mereka yang hidup hari ini. Secara historis: Penyandaran... - [Why the Claim That Habib Ba’alwy from Yemen Is a Descendant of Prophet Muhammad ﷺ Is Scientifically Implausible](https://pwils.net/why-the-claim-that-habib-baalwy-from-yemen-is-a-descendant-of-prophet-muhammad-%ef%b7%ba-is-scientifically-implausible/): Abstract This article critically examines the claim of the Ba’alawi Habaib of Hadhramaut, Yemen, that they are paternal descendants of Prophet Muhammad ﷺ. Through Y‑chromosome (Y‑DNA) data, historical genealogies, sociological analysis, and contemporary Indonesian debates, this paper demonstrates that the claim lacks scientific and historical legitimacy. The study also highlights, from the author’s perspective, the misuse of false lineage in Indonesia for social, political, and economic gain, and its impact on religious and cultural integrity. 1. Introduction The Habib Ba’alawi (Habaib) of Hadhramaut claim direct paternal descent from Prophet Muhammad ﷺ through Ahmad bin Isa al‑Muhajir. Unlike recognized Sayyids in Hijaz,... - [جواب عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي لمقدمة أحمد بن عوض العماني في كتابه الكشف الستار عن الدلائل والآثار](https://pwils.net/%d8%ac%d9%88%d8%a7%d8%a8-%d8%b9%d9%85%d8%a7%d8%af-%d8%a7%d9%84%d8%af%d9%8a%d9%86-%d8%b9%d8%ab%d9%85%d8%a7%d9%86-%d8%a7%d9%84%d8%a8%d9%86%d8%aa%d9%86%d9%8a-%d8%a7%d9%84%d8%ac%d8%a7%d9%88%d9%8a-%d8%a7/): قال أحمد بن عوض: مقدمة المؤلفالحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وآله وصحبه أجمعين، اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلاً وارزقنا اجتنابه، وأما بعد، فقد وصلتني رسالة: (كشف الفضيحة العلمية لتاريخ ونسب باعلوي) لمؤلفها عماد الدين عثمان البنتني، وقرأت ما جاء فيها من دعاوي باطلة سبق أن أثير أكثرها في مقالات متفرقة من مجاهيل الأنساب، وهي في الحقيقة مقالات مستهلكة لا تحمل أي قيمة علمية أو شرعية، وتم اجترارها مراراً وتكراراً، ومع ذلك لم تحدث أي أثر لأنها مخالفة للمنهج العلمي.قلت:اولا، انت كتبت اسمك على غلاف هذا الكتاب بلقب السيد الشريف وهذا مما لا... - [Habib Ali Bin Abdurrahman Kwitang Peraih Tanda Penghargaan Dari Penjajah Belanda](https://pwils.net/habib-ali-bin-abdurrahman-kwitang-peraih-tanda-penghargaan-dari-penjajah-belanda/): Masyarakat mungkin sudah familiar dengan sosok Habib Utsman bin Yahya, keturunan imigran Yaman yang terkenal dengan tanda atau lencana penghargaan yang ia dapatkan dari pemerintah penjajah Belanda. Tetapi banyak yang belum mengetahui bahwa selain Utsman bin Yahya ada seorang habib juga yang mendapatkan lencana tanda penghargaan dari pemerintah penjajah Belanda atas jasa-jasanya terhadap penjajah, ia adalah Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi dari Kwitang Jakarta Pusat. Panggilan habib sendiri berarti bahwa ia adalah seseorang dari marga Ba’alwi Yaman bukan berarti ia adalah keturunan Rasulullah seperti banyak disalah fahami orang. Habib Ali Kwitang, demikian ia lebih di kenal mendapatkan tanda penghargaan dari... ## Pages - [News - List View](https://pwils.net/news-list-view/): [vc_row css=”.vc_custom_1511247202199{margin-bottom: 32px !important;}”][vc_column][vc_custom_heading text=”INFO TERBARU” font_container=”tag:h4|text_align:left” use_theme_fonts=”yes” css=””][stm_separator style=”style_4″ sep_width=”80″ sep_height=”3″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][stm_posts_list pagination_style=”ajax” style=”style_13″ pagination=”true” img_size=”510×330″ num=”-1″][/vc_column][/vc_row] - [News - Grid View](https://pwils.net/news-grid-view/): [vc_row css=”.vc_custom_1511247202199{margin-bottom: 32px !important;}”][vc_column][vc_custom_heading text=”INFO TERBARU” font_container=”tag:h4|text_align:left” use_theme_fonts=”yes” css=””][stm_separator sep_width=”80″ sep_height=”3″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][stm_posts_list orderby=”” pagination_style=”ajax” cols=”3″ style=”style_12″ pagination=”true” num=”6″][/vc_column][/vc_row] - [Front Page](https://pwils.net/): [vc_row full_width=”stretch_row”][vc_column][stm_spacer height=”30″ height_tablet=”60″ height_mobile=”50″][stm_posts_carousel order=”date” show_excerpt=”” number_row_desktop=”4″ number_row_laptop=”3″ number_row_tablet=”2″ style=”style_5″ img_size=”347×347″][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” css_animation=”none” el_class=”tbc contrast” css=”.vc_custom_1513688361564{padding-top: 62px !important;}”][vc_column][vc_custom_heading text=”BANYAK DILIHAT” font_container=”tag:h4|text_align:left|color:%23ffffff” use_theme_fonts=”yes” css=”.vc_custom_1733478301988{margin-bottom: 30px !important;}”][stm_separator style=”style_4″ sep_width=”80″ sep_height=”3″][stm_posts_carousel post_format=”post-format-video” order=”date” show_excerpt=”” show_date=”” number_row_desktop=”4″ number_row_laptop=”3″ number_row_tablet=”2″ arrows=”true” bullets=”false” style=”style_5″][/vc_column][/vc_row][vc_row css_animation=”fadeInUp” css=”.vc_custom_1512458744751{margin-bottom: 25px !important;}”][vc_column][stm_spacer height=”125″ height_tablet=”80″ height_mobile=”60″][stm_separator color=”sbc” style=”style_5″][/vc_column][/vc_row][vc_row css=”.vc_custom_1511851474389{margin-bottom: 40px !important;}”][vc_column css=”.vc_custom_1513754217638{padding-right: 30px !important;}” offset=”vc_col-lg-4 vc_col-md-4″][stm_posts_list show_image=”” show_excerpt=”” orderby=”” show_date=”” style=”style_14″ num=”2″ category=”5″][/vc_column][vc_column offset=”vc_col-lg-8 vc_col-md-8″][stm_posts_list show_date=”” cols=”2″ style=”style_12″ category=”8″ num=”2″ css=”.vc_custom_1511849299404{border-left-width: 1px !important;border-left-color: #d1d1d1 !important;border-left-style: solid !important;}”][/vc_column][/vc_row][vc_row css_animation=”fadeInUp” css=”.vc_custom_1512458792167{margin-bottom: 40px !important;}”][vc_column][vc_custom_heading text=”EKSKLUSIF” font_container=”tag:h3|text_align:left” use_theme_fonts=”yes” css=”.vc_custom_1742480408830{margin-bottom: 30px !important;}”][stm_separator color=”sbc” style=”style_5″][/vc_column][/vc_row][vc_row css_animation=”fadeInUp” css=”.vc_custom_1512458822426{margin-bottom: 80px !important;}”][vc_column css=”.vc_custom_1511933326925{padding-top: 0px !important;}”][stm_post_jumbotron post=”92″ bgc=”rgba(34,34,34,0.5)”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column css_animation=”fadeInLeft” width=”2/3″][stm_categories_tabs... [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)