Penutupan MTQ Banjar Diwarnai House Music: Ketua Komisi Fatwa MUI Banten Tuntut Bupati, dan Kepala Kemenag di Copot

Ketua Komisi Fatwa MUI Banten, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani, menyatakan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) jangan dianggap hanya rutinitas perlombaan dengan menggunakan dana APBD, tapi ia merupakan syi'ar Islam dan salah satu bukti keberpihakan negara terhadap pendidikan bangsa terhadap Kitab suci Al-Qur'an dan ilmu-ilmu yang terkait dengannya.

Sanad Ilmu KH. Syanwani bin Abdul Aziz Hingga Tersambung Kepada Rasulullah SAW

Sanad ilmu KH. Muhammad Syanwani (Wakil Rois Syuriah NU Karesidenan Banten) adalah dari Imam Syafi’i (w. 204 H) kepada Rasulullah Shalla Allahu Alaihi wa Sallam memiliki 2 Jalur, Jalur Imam Malik dan Jalur Imam Abu Hanifah.

Menanggalkan Pengakuan Menguatkan Kemuliaan, Jejak Sejarah Pangeran Gebang Cirebon

Dalam naskah Mertasinga dikisahkan ada salah seorang pangeran, masih cicit Kanjeng Syaikh Syarif Hidayatullah atau Kanjeng Sunan Gunung Jati Cirebon sekitar tahun 1570 hijrah ke Banten

PWNU Apresiasi Fatwa MUI Banten Terkait Baca Al-Qur’an di Trotoar

Sebenarnya tanpa fatwa pun kita faham bahwa aktifitas yang mengganggu fasilitas umum itu tidak boleh. Mungkin untuk mengingatkan yang lupa, MUI Banten mengeluarkan fatwa itu. Kami dari PWNU mengapresiasi fatwa itu, dan memang menurut kami hukumnya memang begitu.

Al Manahijus Shafiyyah Kitab Syarah Alfiyah Berbahasa Arab Karya Ulama Nusantara

Kitab Syarah Nadzam Alfiyah berbahasa Arab itu diberi nama kitab Al Manahijus Shafiyyah Fi Syarhil Alfiyah Lil Badi was Syadi fil Arabiyah

45 Ulama Nusantara Penulis Kitab Kuning Berbahasa Arab Sepanjang Masa

Ulama yang memiliki karya dalam Bahasa Arab merupakan ulama yang dinilai tsiqoh (terpercaya) dalam keilmuannya, karena Al-Qur’an diturunkan dalam Bahasa Arab, begitupula hadits-hadits Nabi dan kitab-kitab utama yurisprudensi dan teologi Islam ditulis dalam Bahasa Arab. Tentunya ulama yang mempunyai karya dalam Bahasa Arab kedalaman pemahamannya akan teks-teks dapat dipertanggungjawabkan dan dapat ditakar ketelitiannya dan kepakarannya dalam Bahasa Arab bahkan walau ia telah lama wafat.

Manaqib Mama Gentur

Syekh Ahmad Syathibi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mama Gentur, beliau adalah ulama dari tanah Pasundan. Di kalangan masyarakat Jawa Barat kata Mama biasanya disematkan kepada Ajengan atau Kiai yang ilmunya tinggi, sehingga sebutannya menjadi Mama Ajengan atau Mama Kiai. Sementara Gentur adalah sebuah Desa yang berada di Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat.

Syekh Ciliwulung, Ulama Senapati Kesultanan Banten

Syekh Ciliwulung adalah putra Raden Kenyep Arya Wangsakara penguasa Tangerang pada zaman Sulthan Abul Mafakhir dan Sulthan Agung Tirtayasa. Ibunya adalah Ratu Maimunah binti Tubagus Idham dari keluarga kesulthanan Banten yang tinggal di Cakung Kresek sekarang masuk wilayah Gunungkaler.

Mengenal Waliyullah

"Barang siapa yang memusuhi waliku maka aku umumkan perang dengannya. Tidaklah hambaku mendekati aku dengan sesuatu yang lebih aku sukai daripada amalan fardlu. Dan apabila hambaku senantiasa mendekati aku dengan amalan sunah sampai aku mencintainya maka apabila aku telah mencintainya aku akan menjadi telinganya yang dia mendengar dengannya; dan aku menjadi matanya yang dia melihat dengannya; dan aku menjadi tangannya yang dia memukul dengannya; dan aku menjadi kakinya yang ia melangkah dengannya; dan apabila ia meminta sesuatu maka aku akan berikan permintaanya itu. Dan apabila ia berlindung kepadaku maka aku akan melindunginya"

KH. Zulfa Mustofa, Penerus Tradisi Menulis Syekh Nawawi al-Bantani

Baru-baru ini, muncul KH. Zulfa Mustofa dengan dua kitabnya yaitu kitab al-fatwa wa Ma La Yanbaghi Li al-Mutafaqqih Jahluhu dan yang kedua kitab Diqqat al Qonnas fi Fahmi Kalam al Imam al-Syafi’i.