Beliau Kyai Imad dengan kesibukannya yang luar biasa tapi mampu disela-sela waktunya mengarang lebih dari 20 kitab yang luar biasa. Dalam dunia akademis tidak berlebihan jika Ini melampaui sebuah desertasi dan layak bergelar di atas profesor dan S3. Beliau juga terpilih menjadi ketua komisi Fatwa MUI prov Banten, artinya dari sekian cendekiawan yang ada Beliau...
Kecintaan KH. Imaduddin Utsman terhadap khazanah ilmu ilmu Agama Islam sangat luar biasa. Beliau yang diberi amanat sebagai Ketua RMI PWNU Banten, Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten merangkap pengurus LBM PBNU, dan Pengasuh Ponpes Nahdlatul Ulum yang santrinya Seribu lebih dan banyak yang mengukir prestasi sebagai juara-juara baca kitab Kuning pada MTQ tingkat kabupaten/kota...
Tangerang–Katim Pencegahan Densus 88 AT Polri Satgaswil Banten, IPDA Hari Mulyono, melakukan silaturahmi ke kediaman KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani, di Ponpes Nahdlatul Ulum, Minggu (16/4/2023). Dalam silaturahmi itu, Hari Mulyono mengungkapkan, pihaknya membangun komunikasi dengan para ulama di Banten untuk bersama memerangi dan mencegah aksi terorisme. “Kami dari Densus 88 Satgaswil Banten bersilaturahmi dan berkomunikasi...
Memahami penelitian nasab habaib oleh KH. Imaduddin Utsman itu didasari niat membersihkan kesucian dzuriyat Rasul yang dikotori oleh tindakan oknum habib-habib yang merasa dirinya superior karena darahnya darah Rasulullah SAW. Perilaku oknum habib yang tidak mencerminkan sebagai dzuriyat justru jadi sorotan publik, ini akan mengantarkan paham ke publik bahwa itu dibenarkan hanya karena dibungkus oleh...
Latar Belakang Awalnya kitab ini Abnau al-Imam fi al-Mishri wa al-Syam al-Hasan wa al-Husein pernah didiskusikan dengan KH. Imaduddin Usman, awal tulisan tentang penelitian ilmiah nasab habib di Indonesia, dan sebelum jadi diskursus hangat sekarang ini. Sebab berkali-kalinya menegaskan bahwa tidak ada yang lebih kuat soal kitab nasab kecuali kitab yang ditulis abad 5, abad...
Tesis penulis tentang terputusnya nasab para habib Ba Alawi Yaman kepada Rasulullah mendapat antitesis dari Muhammad Ludfi Rocman (MLR) kiai asal Purwerejo Jawa tengah. Antithesis beliau termuat dalam dua tulisan. Tulisan pertama dengan judul “MELURUSKAN IMAMUDDIN UTSMAN YANG MENGINGKARI NASAB HABAIB INDONESIA” dimuat dalam media online Faktakini.info pada Jumat, 7 April 2023; tulisan kedua dengan...
Latar Masalah Belakangan Islam sebagai agama ditarik-tarik ke medan politik kekuasaan, dengan menonjolkan klaim identitas paling agamis dan paling merasa suci untuk kemudian memperoleh kekuasaan. Tidak hanya alasan politis, dampaknya pula menyeret ke medan sosiologis, dengan berkeinginan mempertahankan hegemoni keturunan Nabi yang wajib dimuliakan. Seperti yang sering didakwakan “bahwa darah kami adalah darah Rasulillah SAW...
Agama itu diibaratkan jasad manusia, tubuh dan anggota luar maupun dalamnya adalah seperti syari’at, hatinya adalah aqidah sementara darahnya seperti tarekat, semuanya saling berkait dan menguatkan. Karena itulah agama menjadi penting, dan perlu kejelasan. Bukan menguatkan identitas, tetapi lebih bagaimana penerapan substansi agama yang selalu mengarahkan manusia agar selamat dunia akhiratnya. Dalam perspektif madzhab ahli Sunnah...
SERANG-Berita duka datang dari PWNU Banten, KH Sardani Rahman, Wakil Ketua PWNU Banten meninggal dunia Ahad, 9 Oktober 2022 sekitar pukul sembilan pagi. Menurut ketua PWNU Banten, KH Bunyamin Hafidz beliau wafat ketika tengah menghadiri pengajian disebuah majelis ta’lim di Kecamatan Jawilan, “Ki Sardani sedang ditunggu oleh Jafar (pegawai sekretariat PWNU) di kantor PWNU karena...
Pada masa selanjutnya Kresek - Tangerang, yang dahulu lebih dikenal sebagai Cakung dan di Makkah di masukan dalam kategori daerah Tanara, melahirkan para tokoh-tokoh yang setia terhadap faham Islam yang diajarkan Walisongo yaitu ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja).