KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Oleh: Ubaidillah_Tamam Munji Tulisan ini hasil mengkaji dari konstruksi teo-historis dan sosiologis yang berada di balik wacana “karamah” KH. M. Hasyim Asy’ari serta legitimasi kekuatan nilai spiritual Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki kekuatan yang sulit diprediksi secara subjektif, karena baik secara fisika maupun metafisika menguatkan nilai keberlangsungan NU. Di tengah arus modernisasi dan dinamisasi berbasis...

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Jakarta–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz mengumumkan nama pengurus struktur organisasi periode 2026-2031. Ada 210 orang yang menjadi pengurus PBNU periode ini. “Yang sekarang total semuanya 210 orang. Mengalami kenaikan sebesar 21 orang,” kata Ketua Umum (Ketum) PBNU Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam sambutan pengumuman kepengurusan PBNU di...

“Laknat Allah, Malaikat, dan Manusia”: Telaah atas Pemaknaan Hadis dalam Polemik Nasab Ba Alwi

Gus Hasanain Haikal melalui akun youtubenya, Suluk Matan,[1] menuliskan: Rasulullah ﷺ menegaskan ancaman keras bagi pemalsu nasab dalam hadis sahih: قَالَ رَسُولُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنِ ادَّعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ، أَوِ انْتَمَى إِلَى غَيْرِ مَوَالِيهِ، فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللّٰهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ، لَا يَقْبَلُ اللّٰهُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَرْفًا وَلَا عَدْلًا».² Artinya: “Rasulullah ﷺ...

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

Diskursus mengenai nasab dan syarat kafa’ah (kesetaraan/kesepadanan) dalam pernikahan belakangan ini kembali menghangat di tengah masyarakat. Salah satu dinamika yang memicu perhatian adalah peristiwa ketika seorang kiai merestui putrinya dipersunting oleh pria dari klan Ba’alawi, namun mendapat penolakan keras dari kakak-kakaknya (paman si pengantin wanita) yang juga merupakan kiai senior. Alasan penolakan tersebut berpusat pada...

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

​SURABAYA — Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro, M.A., memberikan pernyataan tegas terkait polemik keabsahan nasab habaib di Indonesia. Dalam sebuah cuplikan video, pakar hukum Islam tersebut secara terbuka menyatakan sumpahnya bahwa sosok yang selama ini disapa habib bukanlah keturunan atau cucu dari Nabi Muhammad SAW. ​”Saya...

Mendiagnosa NU

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Penulis tidak mengikuti secara kontinyu dan intensif Muktamar NU dari masa ke masa sehingga mungkin ada banyak detail dinamika organisasi NU yang penulis luput perhatikan. Penulis hanya tahu sekilas-kilas dan makro saja. Umpamanya dulu pernah penulis membaca artikel tentang Muktamar Cipasung di mana Gus Dur tetap terpilih sebagai Ketum PBNU...

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Tahun 2021, saya ingat betul karena saat itu masa Covid-19 dan saya sedang nyervis motor, saya mendapat pertanyaan Gus itu apa? Kyai itu apa? Ulama itu apa? Hadirnya pertanyaan itu mungkin karena memang label-label sosial-keagamaan itu ruwet pemahamannya di tengah masyarakat urban dan generasi yang lebih muda. Serba rancu, ndak...

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, menjadi arena krusial bagi reorientasi arah gerak organisasi keagamaan kemasyarakatan terbesar di Indonesia. Menghadapi lanskap sosial-politik yang kian kompleks, Nahdlatul Ulama diperhadapkan pada krisis kepercayaan internal yang menguji independensi, meritokrasi keilmuan, serta integritas kelembagaannya. Artikel ini menganalisis secara kritis dinamika kepemimpinan...

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Diskursus nasab batalnya nasab Ba’alwi (habaib) di Indonesia yang dimotori ulama Banten K.H. Imaduddin utsman al-Bantani (Kiai Imad), telah membawa perubahan besar dalam dunia ilmu pengetahuan agama di Indonesia. Pengajaran paham keagamaan yang semula hanya berupa doktrin yang harus diterima seperti kewajiban memuliakan keturunan Rasulullah, kini bukan hanya digugat tentang mana dalil yang mewajibkannya tetapi...

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

Oleh: Hamdan Suhaemi Belakangan setelah memperhatikan komentar banyak orang, baik dilakukan setelah wawancara atau obrolan biasa hingga melihat komentar-komentar status di media sosial, baik Facebook, Tiktok, Instagram dan media sosial lainnya itu semua tanggapannya menolak, menghujat dan membenci klan Ba’alwi terutama mereka yahg tinggal di pulau Jawa. Jika dianalisa tentu akarnya adalah tesis ibthal atas...