Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Di zaman kita ini, banyak terjadi penarikan kembali pernyataan dari seorang ulama terkait nasab, cara pembuktiannya, dan penolakannya. Hal ini disebabkan oleh temuan DNA yang telah membuktikan kebohongan banyak pihak yang mengaku memiliki nasab syarif Hasyimi Nabawi. Sebagai contoh, seseorang yang mengaku sebagai syarif bernama Rizq Syihab Ba’alawi dari Jakarta mendorong orang lain untuk melakukan...

إثبات الشيخ احمد بن محمد بن علوي المالكى لا يؤثر لبطلان نسب با علوي

الكاتب: عمادالدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي النسب الباطل كنسب باعلوي لايثبت شرعا بمجرد القول انه ثابت او انه قد أثبته أبي، ولكن يحتاج الاثبات الى دليل يعاضده وبينة تؤكده. ولايجوز لنا ان ندعو الناس لتسليم نسب ما بأنه ثابت بعد ظهور الحجة البالغة الدالة على بطلانه مع أننا لا نعلم حقيقته الا بشهرته. لأن الشهرة...

Jawaban KH Imaduddin Utsman Al-Bantani untuk Dr Muhammad bin Abu Bakar Bazdib Tentang Nasab Ba’alwi Yang Batil dan Aneh

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm  Segala puji bagi Allah yang berfirman dalam Kitab-Nya yang mulia:  “Jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah bahwa mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginannya tanpa mendapat petunjuk dari Allah? Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” (QS. Al-Qashash: 50).  Shalawat dan salam semoga tercurah...

Juni 2025 Rumail Kembali Muncul: Al-Jauhar Al-Syafaf Dan Mufti Yaman Lagi

Rumail ingin membuat isu nasab ramai lagi. Agaknya durasi polemik nasab perlu ditambah agar lebih banyak kabain (jamak dari kibin) yang sadar. Ia Kembali membikin narasi yang agak ilmiah, yang laik untuk ditanggapi walau tidak ada yang baru: tidak ada pembelaan darinya tentang manuskrip-manuskrip yang ia tunjukan yang telah penulis bongkar kepalsuannya. Bagi yang penasaran...

Menjawab Tuduhan Hanif Dkk Terhadap Tesis Penulis

Mengabaikan Metode dan Kaidah Ahli Nasab Hanif Alatas dkk. dalam buku Keabsahan Nasab Ba’alwi mengatakan: “Imaduddin secara terang-terangan mengabaikan kaidah-kaidah Ilmu Nasab yang telah lama dirumuskan para ulama nasab. Ilmu nasab yang mempelajari silsilah dan garis keturunan, memiliki metodologi dan kaidah yang ketat dan diakui para ahli sejak berabad-abad.”[1] Benarkah penulis mengabaikan ilmu nasab atau...

Di Rabitah Rumail Menampilkan Manuskrip-Manuskrip Palsu: Hanif Mengutip Wafi Tidak Mengerti

Untuk mempertahankan nasab Ba’alwi, Rumail Abbas berusaha mencari mansukrip abad ke-5 sampai abad ke-8. Namun, tampaknya usaha itu akan sia-sia. Algoritma dari historiografi abad ke-9 Hijriah di Yaman dan wilayah lain yang berkaitan dengan Ahmad bin Isa, mengunci berbagai kemungkinan tersambungnya keluarga Ba’alwi kepada genealogi Ahmad bin Isa. Dengan semua hal itu, Rumail Abbas katanya...

Kedustaan Kitab Al Raddul Mufhim Karya Ba’alwi Dalam Menjawab Murad Syukri Suwaidan

Syekh Murad Syukri Suwaidan menggugat nasab Ba Alwi dan mengatakan bahwa nasab Ba’alwi sebagai nasab yang batil, karena tidak disebut dalam kitab Umdat al-Tolib karya Ibnu Inabah (w. 828 H.). Syekh Murad Syukri Suwaidan, Ia adalah ulama madhab Hambali di Kementerian Wakaf Negara Yordania. Ia banyak menulis kitab dalam ilmu fikih. Di antara kitabnya adalah...

Menanggapi Lora Ismail: Istikharahlah, Agar Mengetahui Apakah Ba’Alwi Cucu Nabi Muhammad SAW Atau Bukan

Sebelumnya penulis memohon maaf kepada pembaca, jika dalam tulisan ini menggunakan kalimat-kalimat yang tidak berstandar kampus-kampus Indonesia yang excellent. Lora Ismail mengatakan: “ Kiai Imad meminta syarat kitab sezaman.” Saya jawab: yang saya minta adalah kitab sezaman jika ada, kalau tidak ada, kitab yang mendekati saja juga boleh. Dan nasab Ba’alwi tidak didukung oleh kitab...

Buku Jawaban Rabitah Alwiyyah Dan Pembela Nasab Ba’alwi Lainnya Mentok Di Abad Ke-9 Hijriah (Kini Baklawi Fokus Membuat Iklan)

Nabawi TV membuat iklan-iklan pembelaan nasab Ba’alwi yang telah terbukti palsu. Memang, setelah mereka angkat tangan tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan penulis tentang dalil-dalil nasab mereka, yang dilakukan mereka sekarang, nampaknya, hanyalah memproduki video iklan-iklan pendek bahwa mereka masih cucu Nabi. Selain memproduksi iklan-iklan, hal yang di lakukan pendukung Ba’alwi adalah bikin meme-meme penghinaan kepada ulama-ulama...

Menjawab Kitab Al-Idzhar Karya Ahmad Bin Aud Bin Alwi Al Ibrahim Dari Kesultanan Oman

Ada sebuah kitab yang menjawab kitab  penulis : “Kasyf al fadihat al ‘Ilmiyyah li  Tarikhi wa Nasab Ba’alwi”. kitab itu bernama: اظهارحقيقة  مدعي كشف الفضيحة العلمية لتاريخ ونسب السادات باعلوي  “Idzhar al Haqiqat li Mudda’I Kasfi al Fadihat al ‘Ilmiyyah li Tarikh wa Nasab al Sadat Ba’alwi” (selanjutnya kita sebut Al-Idzhar). Kitab tersebut ditulis oleh...