Dalam meneliti historiografi nasab dan sejarah Ba’alwi, selain penulis menggunakan metode ilmu nasab yang biasa dipakai para ulama nasab, penulis juga menggunakan pendekatan ilmu sejarah. Dalam pendekatan ilmu sejarah, pertama penulis menempuh “metode penelitian sejarah”, kemudian penulis menggunakan “metodologi penelitian sejarah”. “Metode penelitian sejarah” adalah suatu sistem dari cara-cara yang benar untuk mencapai kebenaran sejarah....
Seorang Kiai yang tinggal di Sumedang yang dikenal sebagai pendukung Anis Baswedan dan murid para Ba’alwi, Kiai Muhyiddin, dalam sebuah video yang beredar nampak berpidato berapi-api sambil sesekali memukulkan tongkatnya ke tiang bangunan sebuah makam. Dalam pidatonya, kiai tersebut menyatakan ia wajib membela Ba’alwi yang nasabnya penulis batalkan. Ia mengatakan: “Buya wajib melawan, wajib melawan,...
Fenomena Masih adanya orang yang percaya bahwa Ba’alwi yang berhaplogroup G adalah keturunan laki-laki Nabi Muhammad SAW yang berhaplogroup J1, itu mirip dengan fenomena “kaum bumi datar” yang masih percaya bahwa bumi itu tidak bulat. Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin tetap percaya bahwa Bumi datar, meskipun mayoritas ilmuwan telah membuktikan bahwa Bumi adalah bulat....
(Jawaban Atas Beberapa Narasi Rumail Abbas Dalam Buku Menakar Dan Beberapa Pernyataan Lainnya) Kitab Al Mawahib dan Al Arbaun dan kitab Palsu Lainnya Masih saja ada orang percaya bahwa ada naskah abad ke-7 yang memuat nasab Ba’alwi. Padahal, telah berulangkali percobaan kedustaan dilakukan Ba’alwi untuk mempertahankan nasab telah terbukti. Mulai dari Al-Burqoh di abad sembilan...
Tertolaknya nasab Ba’alwi sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW secara ilmiyah, masih belum diterima secara legawa oleh para Ba’alwi. DNA mereka yang terbukti bukan DNA orang Arab, berusaha untuk dilawan sekuat tenaga, bahkan untuk para ‘budak’ mereka, mereka mengatakan siapa yang percaya hasil DNA, berarti ia percaya bahwa manusia berasal dari kera, bukan dari Nabi Adam....
Gaya penulisan ulama Ba’alwi dapat dicirikan dengan kebiasaan mereka mengagungkan leluhur mereka dengan luar biasa. Kitab-kitab Ba’alwi awal, seperti Al-Burqoh dan Al-Gurar, penuh dengan puja-puji terhadap leluhur kedua penulisnya. Begitupula dengan kitab Ba’alwi belakangan seperti kitab Raudatul Wildan karya Syekh Salim bin Jindan (w. 1969 M.). Syekh Salim bin Jindan adalah seorang Ba’alwi kelahiran Surabaya...
“Orang yang menyangka dirinya akan selamat karena keshalehan leluhurnya, ibarat orang yang menyangka akan kenyang sebab makanan yang dimakan oleh bapaknya !”(Imam Ghozali, dalam Asnaf Al Maghrurin : 30) PENYIMPANGAN ATAS NAMA NASAB NABI Bangsa ini sedang diuji. Dimana sekitar 200 tahunan ini menderita sebuah penipuan kronis dan dramatis. Dari sekelompok orang yang mengaku KETURUNAN...
DNA adalah akronim (singkatan) dari DeoxyriboNucleic Acid atau asam deoksiribonukleat. DNA memiliki kemampuan untuk mereplikasi dirinya sendiri sehingga dapat menurunkan informasi genetik secara turun temurun. DNA diiliki oleh seluruh mahluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Ada beberapa hewan dan tumbuhan yang memiliki kemiripan DNA dengan manusia, seperti simpanse yang memiliki kemiripan 98% dengan DNA manusia;...
“Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai dengan yang dicintainya !” (Jalaluddin Rumi) KEMULIAAN MANUSIA DAN UTUHNYA JASAD Ada 10 golongan manusia yang jasadnya akan dijaga oleh Allah, utuh dan berbau harum hingga hari Kiamat tiba. Mereka adalah golongan manusia yang ditampakkan kemuliaannya pasca kematiannya. Sebagai bukti Allah mencintainya karena tentu saja mereka adalah...
Nasab Ba’alwi sudah jelas tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia batal ditinjau dari berbagai perspektif. Yang demikian itu dapat difahami oleh ia yang pernah mengenyam mata kuliah “metodologi penelitian”. Sumber-sumber nasab Ba’alwi adalah kitab-kitab nasab dan manuskrip berbahasa Arab “gundul” dari mulai abad ke-3 sampai ke-9 Hijriah. Oleh karena itu, ia yang hanya kuliah dan belajar mata...