Untuk paham agama maka belajarlah pada ulama atau kiai yang juga punya ketersambungan (sanad) pada gurunya, hingga gurunya ini pun sampai tersambung ke imam-imam madzhab. Ilmu agama, sekali lagi ditegaskan dicari sekaligus diterapkan untuk kemudian menyempurnakan amal. Tanpa ilmu agama maka amal kita sia-sia (مردودة لا تقبل).