Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Posted by: Admin 13-Sep-2026 Tidak ada komentar

JAKARTA – Mantan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD, secara blak-blakan memberikan pandangan tegas terkait polemik keabsahan silsilah klan Ba’alwi yang tengah hangat diperbincangkan publik. Dalam sebuah pernyataan terbarunya, Mahfud secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa klan Ba’alwi bukanlah keturunan dari Nabi Muhammad SAW.

Pandangan tersebut didasarkan pada tiga pendekatan ilmiah yang komprehensif, yakni studi filologi, catatan sejarah (histori), serta hasil pembuktian sains melalui tes DNA yang belakangan ini ramai dilakukan.

“Ba’alwi kalau bagi saya bukan gitu ya, bukan… bukan turunan Nabi. Karena dari filologi jelas ya, kemudian dari histori jelas, kemudian… eh eh juga eh apa, DNA yang terakhir itu,” ujar Prof. Mahfud MD saat memberikan keterangan.

Selain membedah masalah keabsahan nasab dari sisi keilmuan, Mahfud MD juga menyoroti adanya upaya oknum tertentu yang dinilai mencoba membelokkan sejarah kemerdekaan Indonesia.

Beliau meluruskan klaim sepihak mengenai keterlibatan tokoh habib dalam peristiwa krusial seputar proklamasi kemerdekaan.

Mahfud menegaskan bahwa sejarah mencatat secara valid peran Laksamana Maeda—seorang perwira militer Jepang—yang memberikan jaminan keamanan penuh bagi Bung Karno dan para tokoh bangsa untuk merumuskan teks proklamasi di kediamannya, bukan atas andil tokoh dari klan habib.

“Laksamana Maeda itu yang minta Bung Karno: ‘Bung, kalau Anda mau rapat untuk merumuskan proklamasi besok pagi, di rumah saya aja. Aman, saya yang jaga.’ Bukan Habib, gak ada Habib,” tegasnya.

Pernyataan blak-blakan dari tokoh hukum nasional ini dinilai memberikan dukungan moril yang besar bagi barisan para kiai, sejarawan, dan akademisi—termasuk tesis yang diusung KH. Imaduddin Utsman—yang tengah berjuang menjaga kemurnian sejarah bangsa dari penyebaran khurafat dan narasi sejarah palsu di tengah masyarakat.

Sumber link: https://www.youtube.com/watch?v=LrwQPEEvtTE&t=22s