
SURABAYA — Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro, M.A., memberikan pernyataan tegas terkait polemik keabsahan nasab habaib di Indonesia. Dalam sebuah cuplikan video, pakar hukum Islam tersebut secara terbuka menyatakan sumpahnya bahwa sosok yang selama ini disapa habib bukanlah keturunan atau cucu dari Nabi Muhammad SAW.
”Saya sebagai peneliti, sebagai akademisi, berani bersumpah demi Allah bahwa Habib itu bukan cucu Nabi,” ujar Prof. Ahmad Zahro dengan nada tegas.
Ia menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut diambil berdasarkan penelusuran ilmiah serta komparasi berbagai hasil penelitian yang ada.
Menurutnya, langkah ini diambil bukan untuk memojokkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis demi menjaga marwah dan kehormatan nasab Nabi Muhammad SAW.
”Mengapa saya bersumpah begitu? Karena banyaknya penelitian. Demi untuk kesucian dan menjaga kehormatan Nabi Muhammad SAW beserta keturunannya, maka kita tegaskan ini,” lanjutnya.
Pernyataan yang disampaikan oleh tokoh akademisi Jawa Timur ini menjadi bagian dari dinamika serta diskusi publik yang tengah hangat diperbincangkan masyarakat terkait keabsahan silsilah atau nasab keturunan di Indonesia.
Link: https://youtube.com/shorts/1jtorbOKEHM?si=U8EJ_GpvEzHCyk0Z